Pengantin Yang Ditukar

Pengantin Yang Ditukar
Persidangan


__ADS_3

Hari ini sidang perdana kasus kejahatan Harsya dan Laras akan di gelar. Banyak sekali media yang meliput secara siaran langsung karena ini memang berita gempar. Banyak sekali tautan berita yang bermunculan di media social.


**Harsya Pramana melakukan pembunuhan terhadap keluarga Alexander dan adik kandungnya sendiri.


Demi harta, Harsya Pramana rela menghabisi nyawa sahabat dan adik kandungnya sendiri.


Haira dan Resya ternyata anak yang diambil dari kedua adik Harsya.


Nenek Aiden Alexander ternyata masih hidup dan selama ini bersembunyi demi mengungkap pelaku pembunuhan saudari kembar dan alm anak dan menantunya**.


Sedangkan perusahaan Harsya sedang berada di ujung tanduk. Semua klien memutuskan kerja sama sepihak karena kasus ini. Bahkan banyak yang menuntut ganti rugi karena masalah ini membuat perusahaan lain yang bekerja sama dengannya terkena imbas. Omset menurun dan permintaan pasar juga anjlok.

__ADS_1


Ruangan sidang tampak ramai begitu juga dengan halaman gedung pengadilan tersebut. Sepertinya semua orang ingin melihat dengan jelas seperti apa jalannya persidangan. Mereka juga penasaran ingin melihat langsung wajah sang pembunuh berdarah dingin tersebut.


Tampak Sarah dan kedua orang tua Resya akan menjadi saksi dalam persidangan tersebut. Tampak pengacara yang dipakai keluarga Alexander adalah pengacara terkenal di negeri ini. Sedangkan Harsya dan Laras tidak memiliki pengacara karena semua pengacara mereka memilih mundur dan tidak berani menghadapi kasus sebesar itu. Dari semua bukti yang ada pun sudah jelas mereka akan kalah.


Maka sidang perdana pun digelar. Disana jaksa penuntut umum membacakan dakwaan yang layangkan terhadap Harsya dan Laras sebagai terdakwa.


Saat ditanya apakah punya eksepsi atau tidak. Dan ternyata tidak ada. Maka sidang dilanjutkan dengan bukti-bukti yang ada dan juga kesaksian dari Sarah dan orang tua Resya.


Dalam persidangan tersebut, Harsya juga akhirnya mengakui bahwa dia jugalah yang menyebabkan kecelakaan kembaran Grandma Aiden. Dan penyebab orang tua Aiden tidak membawa pengawal saat itu adalah karena Harsya sendiri yang menyarankan mereka tidak membawanya karena itu acara piknik keluarga. Agar tidak terlihat terlalu mencolok.


Maka sidang pun ditutup dan akan dilanjutkan dengan bermacam-macam tema di minggu-minggu berikutnya. Hingga pada saat minggu terakhir yaitu putusan hakim.

__ADS_1


"Menyatakan terdakwa Harsya Pramana alias Harsya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Turut serta melakukan beberapa perbuatan pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu sebagaimana diatur dalam dakwaan Alternatif Kesatu Primair. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana MATI."


"Menyatakan terdakwa Laras terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Turut serta melakukan beberapa perbuatan pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu sebagaimana diatur dalam dakwaan Alternatif Kesatu Primair. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana MATI."


Seketika Laras pingsan dan Harsya syok. Dia menangis sambil memeluk Laras. Semua orang mensyukuri putusan yang diberikan pada mereka. Itu masih belum ada apa-apanya dibanding dengan kejahatan yang telah mereka lakukan selama ini. Mereka banyak membunuh orang-orang tak berdosa hanya karena harta.


Haira melihat wajah kedua pembunuh orang tuanya. Dia menatap mereka dengan rasa menyesal. Bukan menyesal karena mereka mendapat hukuman mati, melainkan karena penyebab hukuman mati itu terjadi. Kenapa hanya karena harta mereka tega menghilangkan nyawa orang lain? Sebegitu penting kah harta di dunia ini sehingga adik dan sahabat sendiri menjadi korban keserakahan mereka?


"Seandainya kalian tidak ada di dunia ini, pasti saat ini kami masih mempunyai orang tua. Pasti saat ini aku bisa memeluk orang tuaku, bertukar ide dengan ayahku, dangdutan bersama ibuku!" ucap Haira disela tangisan sesal nya.


Aiden yang duduk disampingnya langsung memeluknya dan membiarkan Haira menumpahkan segala rasa sakitnya dalam tangisan.

__ADS_1


__ADS_2