Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku

Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku
SEASON 2 BAB 8


__ADS_3

"DADDY..... " teriak Tari lalu memeluk Chandrick yang masih sibuk berkutak berkas-berkas yang ada di atas mejahnya.


"Ada apa sayang, tidak seperti biasanya kamu kekantor Daddy." Ucap Chandrick membalas pelukan putrinya dengan sayang.


"bosan dirumah Dad, aku kesini siapa tahu ketemu sama om- om ganteng." Ucap Tari sambil membayangkan seseorang yang ia tabrak di loby kantor Daddynya.


"Ayyo, lagi mikirin siapa?" Tanya Chandrick dengan mencolek hidung Tari.


"Lagi mikirin Cogang Dad" Ucap Tari berjalan kesofa yang diikuti Chandrick.


"Apa putri cantik Daddy sekarang mau belajar bisnis dan ambil alih perusahaan Daddy atau perusahaan Mommy kamu."


"Bukankah perusahaan Mommy om Arga yang kelola, biarlah mereka yang kelola Dad."


"Terserah kamu saja sayang, oh iya Daddy lanjut kerja ya sayang, Mau disini atau mau bantu Daddy sekalian belajar sebelum kamu menggantikan Daddy di perusahaan." Ucap Chandrick dan berharap putrinya mau belajar bisnis.


"Baiklah aku akan belajar bisnis, Tapi tidak sekarang." Ucap Tari. "Dad aku pergi dulu ya, aku mau kemarkas." Ucap Tari lagi dan keluar dari ruangan Daddynya.


DI MARKAS TIGER


Semua anak Tiger berkumpul di markas. karena mereka akan membahas mengenai balapan motor yang akan diadakan sebentar malam.

__ADS_1


"gue denger-denger nih bakalan ada gen baru akan ikut balapan ntar malam." Ujar Charlie.


"Bi, apa lo mau ikut balapan?" Tanya Daniel pada Bintang.


"Daftarin" Ucap Bintang datar.


Drrrrrttt... Drrrrrttt....


Handphone Bintang berdering dan ia melihat nama yang tertera di layar handphonenya.


"Mommy" Guman Bintang. Iapun menjauh dari teman-temannya untuk mengangkat telpon dari mommynya.


Bintang : Hallo Mom.


Bintang : Biasa mi ngumpul sama temen-temen.


Mommy Ratna : Pulang kerumah sebelum jam 7.


Bintang : Baiklah mom


Bintang kembali duduk bersama teman-temannya setelah ia selesai bicara pada mommynya.

__ADS_1


Sementara dirumah Mewah sedang sibuk mempersiapkan makan malam.


"Mommy, apa kamu serius mau menjodohkan Bintang dengan anak temanmu." Ujar Daddy Alex pada istrinya.


"Iya aku serius Dad, apalagi kita sudah berteman lama dan aku tahu mereka seperti apa Dad" Ujar Mommy Ratna dengan wajah serius.


"Mom seharusnya kamu tanya dulu sama Bintang, apa dia mau di jodohkan. Bagaimana kalau Bintang tidak mau." Ujar Daddy Alex dan ia berharap istrinya mau mendengarnya agar tidak pertikaian anak dan istrinya. Karena Daddy Alex sangat sifat anaknya.


"Dad aku yakin Bintang akan menerima perjodohan ini, apalagi aku sudah kenal anaknya."


"Terserah Mommy ajah, Tapi kalau ada apa-apa daddy tidak akan ikut campur." Ujar Daddy Alex kesel dengan sikap keras kepala istrinya. Daddy Alex pergi ke ruang kerja untuk menyelesaikan pekerjaannya. Daddy Alex memeng selalu membawa pekerjaannya pulang.


Mommy Ratna tidak menghiraukan Daddy Alex yang pergi dengan perasaan kesel. Ia tetap memerintahkan pelayan untuk memasak makanan yang enak untuk tamunya dan ada juga pelayan yang menyapu dan mengepel begitupun bagian tukang kebun sesuai arahan Nyonya rumah.


"Gorden ganti semua dengan yang baru" Titah Mommy Ratna pada salah satu pelayan rumahnya.


"Baik Nyonya." Ucap pelayan itu menunduk.


Mommy Ratna kembali memeriksa setiap pekerjaan pelayan rumahnya karena ia tidak mau ada kesalahan sedikitpun. Ia juga tak lupa memeriksa tukan kebun.


"Mang potong rumput-rumput yang sudah panjang."

__ADS_1


"Baik Nyonya."


Setelah Mommy Ratna sudah memeriksa semua pekerjaan pelayan, ia pun duduk diruang keluarga dengan membaca majalah di tangannya.


__ADS_2