
Esok harinya dikantor, Cahaya duduk dikursi kebesarannya sambil mengatuk-atuk kecil dimeja sambil menunggu seseorang.
Tok... Tok... Tok...
"Masuk" Ujar Cahaya dari dalam dan. masih posisi yang sama. "Bagaimana?" Tanya Cahaya pada Arga dan dianggukinya tanda dia mendapatkan apa yang diinginkan bosnya.
"Ini flashdisk Nona, semua bukti ada disini dan hasil percakapan mertuamu dan suamimu terekem disini Nona" Jawab Arga sambil memberikan flashdisk itu pada Cahaya.
"Bagaimana bisa kamu dapat rekaman Mas Aditya sama ibu mertuaku?" Tanya Cahaya heran.
Argapun menjelaskan ke Cahaya mulai awal dia bisa mengikuti mobil Aditya sampai kerumah orang tuanya dan menguping pembicaraan mereka.
Cahayapun mengambil flashdisk itu dan memutar rekaman suara melalui laptopnya.
"Ma Cahaya Sudah mengetahui perselingkuhanku dengan Keyla ma, bahkan Kayla sudah dipecat dikantor tempat kerjanya" Ucap Aditya kepada mamanya.
"Apa, kamu jangan bercanda Aditya" Teriak Mama Aditya syok.
"Saya serius ma, bahkan sekarang saya tidak bisa masuk diperusahaan Aditama lagi ma" Ujar Aditya lesu.
"Bujuk Cahaya dit, bukankah Cahaya sangat mencintaimu" Ucap Sang Mama.
"Nanti saya coba membujuknya lagi ma" Ucap Aditya lesu tidak ada tenaga lalu dia berlalu pergi kekamarnya.
"Dasar anak itu, membuat kita susah aja, aduh bahaimana ini kalau menantuku yang kaya raya itu bercerai dengan adit bisa-bisa saya jatuhmiskin lagi, ini tidak boleh terjadi, saya harus cari cara supa bisa bujuk menantuku yang kaya itu. Walaupun mereka bercerai setidak saya dapat Harta gono gini" guman Mama Aditya dengan ide licik di otaknya.
Deg
Detak jantung Cahaya seakan berhenti mendengar rekaman itu, ternyata mereka sudah tau hubungan Aditya dengan Keyla.
Arga memegan pundak Cahaya agar kuat menghadapi semua ini.
"Kita harus cari cukup bukti supaya kamu bisa bercerai dengan sibrengsek itu" Ucap Arga geram dengan mengepalkan tangannya.
__ADS_1
"Bukti saya sudah cukup punya bukti untuk menggugatnya, saya punya video ketika mereka berhubungan dikamar kami" Jawab Cahaya sambil menatap datar kedepan.
"Bagus, berarti bukti kamu punya sudah cukup" Ucap Arga Sambil memandang Cahaya Iba.
"Ar saya mau keluar dulu mau ketemu sama Risa, Kamu bisakan hendel kerjaan saya" Ucap Cahaya yang diangguki Arga.
...****************...
Restaurant Sea food
Sesampainya Cahaya direstoran, diapun celingak celinguk mencari tempat duduk Risa, setelah dia menemukan Risa dimana dia duduk. Cahaya langsung menghampirinya dan duduk pas dihadapan Tika.
"Hai, udah lama nunggu ya? maaf ya di jalan agak macet! "
"Santai ajah, kita juga baru sampai 5 menit kok, kita juga belum pesan apa-apa."
"Tika kenalin ini Cahaya yang pernah saya ceritakan, Aya ini Tika, seorang pengacara sekaligus juga temanku."
"Hai salam kenal ya. " Cahaya menyalami Tika dengan senyuma ramah, begitu juga dengan Tika.
"Santai saja, Hari ini jadwalku sudah dihandel sama Arga"
"Mbak" Panggil Tika pada salah seorang pelayan untuk memesan makanan.
"Saya pesan nasi goreng seafood dan minumnya Jus jeruk" Kalau kalian mau pesan apa?"
"Samain ajah Tik"
"Saya nasi ayam Rica-Rica kalau minumnya Jus alpukat"
"Saya bacakan ulang pesanan mbak ya, Nasi goreng seafood 2, jus jeruk2, Nasi ayam Rica-Rica 1dan Jus alpukat" Ucap pelayang. "hanya itu saja" Sambungnya.
"Itu saja dulu kalau ada tambahan, nanti Saya panggil lagi"
__ADS_1
"Baik mohon ditunggu ya..! kami proses pesenanya dulu ya bu.. permisi"
Setelah pelayan itu pergi mereka pun melanjutkan obrolannya.
"Jadi apa yang bisa saya bantu?" Tika memulai percakapan inti dari pertemuan mereka.
"Gini Mbak Tika, saya ingin manggugat cerai suami saya mbak, Mungkin Risa sudah menceritakan permasalahan yang sedang saya hadapi sama mbak Tika?"
"Secara garis besar, Risa sudah menceritakan ke saya inti permasalahan. Tapi sebelumnya saya ingin bertanya, saya harap mbak Cahaya jawab dengan jujur. Apa ibu yakin mau menceraikan suami ibu? Maaf saya bertanya begini bukan maksud membela suami Ibu atau apa, tapi agar nanti tidak ada penyesalan di hati bu Cahaya setelah ada putusan cerai."
"Iya saya yakin bu, saya akan tetap menggugat cerai suami saya" Ucap Cahaya tegas.
"kalau gitu bisa saya lihat berkas-berkasnya"
Cahaya menyerahkan berkas berkasnya kepada Tika, kemudian Tika mulai melihat dan meneliti berkas-berkas yang dibawa Cahaya, apakah sudah lengkap atau masih ada yang kurang.
"Berkasnya sudah lengkap bu, besok saya akan mendaftarkan gugatan ibu ke pengadilan, apa ada tuntutan lain seperti harta gono gini atau gak asu anak"
"Tidak ada bu, saya hanya ingin secepatnya bercerai, dan masalah anak kami belum dikarunai anak dalam pernikahan kami"
"Jika tidak ada tuntutan harta gono gini dan hak asu anak biasanya putusan dari pengadilan akan cepat selesai"
"Tapi bu mungkin suami saya akan persulit perceraian kami"
"Itu tidak masalah yang penting kamu ada bukti kuat, Apa saya boleh lihat bukti yang ibu miliki"
"boleh bu, saya mempunyai bukti suami yang sedang memadu kasih di kamar kami"
"bisa bu, boleh saya lihat videonya? apa ibu membawanya? "
"Ada bu sebentar" Cahaya mengeluarkan Videonya yang sempat ia Video waktu dia memergoki suaminya yang berada dalam kamar bersama selingkugannya.
Cahaya menunjuka rekaman video kepada Tika , pengacara cahaya mulai menonton rekaman yang berada di HP Cahaya. Total ada 2 video dia tonton yang pertama video waktu suaminya memadu kasih sama sahabatnya Kayla sedangkan yang kedua Video ketika suaminya bicara dengan mertuanya mengenai perselingkuhannya.
__ADS_1
...***Bersambung***...