Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku

Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku
Bab 20


__ADS_3

BRUUMMM...


BRUUMMM....


BRUUMMM....


Kedatangan geng Warior di arena balap liar, membuat para cewek-cewek berteriak histeris, Siapa yang tidak kenal Geng Warior yang diketuai Kevin yang terkenal bringasnya dijalanan. Kevin adalah king recing yang belum terkalahkan di arena balapan.


Kevin memasuki arena balap, membuat cewek-cewek mensoraki namanya.


KEVIN...


KEVIN...


"Lo akan kalah malam ini, dan gue akan jadi pemenangnya." ujarnya angku.


Kevin hanya tersenyum sinis di balik helmnya. dia malas menanggapi omong kosong Rivalnya. Dia lebih suka bukti ketimbang bualan.


Seorang wanita mudah berpakaian seksi berjalan ketengah-tengah mereka. Bendera merah dia kibarkan keatas sebelum akhirnya suara tembakan terdengar pertanda perlombaan dimulai.


READY....


Tiga. ..


Dua. ..


Satu...


GO.....


Suara motor yang beradu diaspal, dan saling mendahului tidak ada mau kalah. Chandra terus melajukan motornya dengan kecepatan tinggi untuk mendahului Kevin yang dijuluki king recing tak terkalahkan.


Kevin juga tidak mau kalah dia semakin melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


"Gue pastikan lo akan kalah malam ini."


Kevin tidak merespon ucapan Chandra, dia hanya fokus didepan karena sebentar lagi dia mencapai garis finish.


BUGH.


Chandra menendang motor Kevin yang hampir kevin terjatuh. Namun Kevin berhasil menjaga keseimbangannya agar dia tidak terjatuh.


Tanpa membuang waktu Kevin menambah kecepatan motornya untuk mencapai garis finish sebagai pemenang lalu disusul oleh Chandra.


Kevin menoleh kearah Chandra mengejek dan menunjukan jari jempolnya kebawah.


"Aaahhh..., Sial." Teriak Chandra menggusar rambutnya dengan kesal dan menatap nyalang ke arah gen Warior.


"Kamu Cari tau kelemahannya. saya akan menjatuhkan melalui itu." Perintah Candra kepada anggotanya.


"Baik Bos."


Sedangkan Di geng Warior.


"Dasar Bocil" Guman Lucas namun masih didenagr Nathan.


"Kita ini seumuran, kalau saya bocil kamu juga bocil."


"Enak ajah saya lebih tua dari kamu"


"Hanya beda 1 bulan doang"


"Ya ya ya suka-suka kamu ajah."


Geng Warior meninggalkan Arena balapan dan kembali kemarkaanya untuk mengistirahatkan tubuhnya.


...****************...

__ADS_1


Pagi harinya Di kantor, cahaya disibukkan dengan berkas-berkas yang ada diatas mejanya. Kerjaannya menumpuk gara-gara dia terlalu lama libur.


Tok... Tok... Tok...


"Masuk" Ujar Cahaya dari dalam.


Ceklek


"Ada apa?" Tanyanya tanpa meenoleh ke arah sekretatisnya.


"Maaf bu, Jam 10 ibu ada pertemuan mengenai pembangunan hotel bu." Ujar sekretaris itu menunduk. Lalu Cahaya menatap Jam tangan mahalnya sudah menunjukkan jam 9.Satu jam lagi dia akan pergi bertemu kliennya.


"Siapkan semua berkas yang diperlukan, saya mau berkasnya sudah ada diatas meja ku sebelum jam 9.30. mengerti." Ujarnya tegas.


"Baik bu" Ujar sekretarisnya menunduk. lalu keluar dari ruangan Cahaya untuk mempersiapkan berkas yang diminta Bosnya selaku pemilik perusahaan Aditama.


Setelah berkasnya sudah siap Cahaya pun pergi bertemu dengan kliennya didampingi dengan Arga menuju ke restoran bintang 5.


Sesampainya di restoran Cahaya dan Arga langsung menuju ruang VIP Untuk ketemu dengan kliennya.


Ceklek


"Maaf Pak atas keterlambatan kami." Ujar Arga lalu mengulurkan tangannya untuk berjabat lalu disusul Cahaya. Cahaya kaget melihat kliennya. Kliennya adalah Arsen.Arsen yang mengajaknya ngobrol di bali. Arsen yang tengil dan kayak brandal. ternyata dia seorang pengusaha.


"Saya juga baru datang." Ujarnya tanpa mengalihkan pandangannya dari Cahaya. "Silahkan duduk dulu."


"Iya Pak" Arga dan Cahaya menjawab bersamaan dan menarik kursi untuk mereka duduki.


"Perkenalkan Ini Bu Cahaya pemilik perusahaan Aditama sekaligus Ceo."


"Saya sudah mengenalnya pak Arga, Kita pernah ketemu di bali, betulkan bu Cahaya."


"Bagaimana kalau kita pesan makanan dulu. baru membahas mengenai proyek."

__ADS_1


"Maaf Pak Arsen, kita langsung saja membahas mengenai pembangunan hotel, karena saya masih ada pertemuan setelah ini." Ujar Cahaya.


...***Bersambung***...


__ADS_2