Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku

Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku
Bab 39


__ADS_3

Keyla masih ada didepan rumah sakit.


"Sial, apa si dia biking didalam, lama banget sudah hampir satu jam saya nungguin ndak keluar-keluar." guman Keyla dengan mata tetap fokus di area parkiran.


15 menit kemudian Cahaya dan Kevin keluar dari rumah sakit Lalu Kevin menaiki mobil disusul Cahaya. Kevin mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


Cahaya menatap Kevin yang tidak ada senyum menghiasi wajahnya.


"Vin.. Vin..." Panggil Cahaya dengan mencolek pipi Kevin.


"ada apa?" Jawabnya namun dia tetap fokus menyetir.


"Maaf kalau saya sudah menyakitimu, jangan marah lagi sama saya. Saya hanya punya kamu, saya tidak punya siapa-siapa lagi." Ujar Cahaya menunduk dengan air mata menetes di pipinya.


Kevin menepihkan mobilnya agak ke pinggir agar tidak mengganggu pengendara yang lain.


Setelah mobilnya berhenti Kevin memeluk Cahaya.


"Iya saya sudah maafkan kamu, tapi jangan ulangi lagi ya, saya tidak suka kamu pegang-pegang laki-laki lain. Kevin memeluk Cahaya untuk menenangkan. Kevin melepas pelukannya dan menatap Cahaya dengan air matanya masih mengalir. Kevin menghpus air matanya Cahaya dan dia mencium Cahaya mulai mata dan turun ke bibir.


"Jadi kan kita pergi ke rumah orang tuaku." Ujar Kevin dan diangguki Cahaya.


Namun tanpa mereka sadari ada seseorang mengikutinya dari belakang.


Mobil yang dikendarai Kevin terus melaju sampai di perumahan elit, perumahan itu tidak sembarang orang masuk.


Kevin berhenti sejenak di pos penjaga, lalu dia membuka kaca mobilnya. "Selamat sore Pak."

__ADS_1


"Selamat sore den, maaf den saya kira siapa, den si pakai mobil baru jadi tidak kenal kan." Ujar penjaga itu sambil menunduk."


"Tidak apa-apa, Jadi boleh ni saya masuk sekarang."


"Iya deng silahkan."


"Kevin hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan pos penjaga. Lalu dia menjalankan mobilnya untuk menuju ke rumah orang tuanya


Sedangkan Keyla tidak bisa masuk karena dihadang oleh pos penjaga. dia hanya mendengus kesal. Dia mencari tempat aman menunggu Cahaya keluar dari perumahan itu.


...****************...


Kevin sudah sampai di depan rumah orang tuanya, lalu dia turun dari mobil bersama dengan Cahaya.


Kevin mengetuk pintu rumah dan tak lama ada seseorang membukakan pintu.


"Sayang... aku kangen kemana ajah si kenapa tidak ada kabar." Ujar Clara dengan memeluk Kevin yang terdiam kaku karena syok. Setelah kesadarannya kembali dia melepaskan pelukan Clara dengan paksa.


Tanpa memperdulikan Clara yang masih berdiri didepan pintu, Kevin melewati begitu saja Clara dengan masuk kedalam rumah yang terus menggandeng tangan Cahaya untuk bertemu kedua orang tuanya yang berada di ruang tamu.


"Kenapa baru pulang, apa segitu marahnya sama bunda sampai kamu tidak pulang kerumah." Ujar Bunda Kevin dengan memeluk anak semata wayangnya.


"Maaf bunda, saya hanya tidak suka bunda menjodohkan ku dengan Clara." Jawab Kevin dengan merasa bersalah karena sudah mengabaikan bundanya.


"Bun, kenalin dia Cahaya calon istriku." Kevin menarik cahaya lembut dan memperkenalkan ke bundanya.


Bunda Kevin kaget mendengar apa yang Kevin ucapkan, Bahkan dia membawa perempuan kerumah dan mengklaimnya sebagai calon istrinya.

__ADS_1


"Kayaknya saya pernah lihat kamu, tapi dimana ya. " Ujar Bunda Kevin memikirkan dimana dia pernah melihat calon istri anaknya.


"Ya jelaslah bunda pernah lihat dia, Karena dia seorang model." Ujar Clara yang berjalan santai dan langsung duduk di samping Fiona yang tak lain bundanya Kevin


"Benar itu Nak, kamu seorang model." Tanya Fiona pada Cahaya dengan tatapan menyelidik.


"Iya Bunda, Cuma itu dulu. saya berhenti jadi model karena ingin meneruskan usaha Alm. orang tua saya."


Bunda Kevin hanya manggut mendengar apa yang dikatakan oleh Cahaya. Namun Clara terus memikirkan Cara supaya Cahaya tidak diterima di keluarga Kevin.


"Bunda tidak taukan, Kalau Cahaya itu janda dia baru bercerai dengan suaminya. Dan dia diceraikan karena dia mandul." Clara berusaha meracuni pikiran Fiona.


"Untung aku mencari tau siapa yang dekat dengan Kevin waktu itu, jadi saya mengetahui identitas asli Cahaya, diceraikan karena mandul." Ujar Clara dalam hati.


"APA.. JADI DIA JANDA VIN." Teriak Fiona syok kalu calon istri anaknya seorang janda.


"Apa masalahnya kalau dia janda, yang penting aku cinta sama dia." Ujar Kevin tenang dengan mengenggam tangan Cahaya untuk menenangkan.


"Bunda sabar, jangan marah-marah, apa kamu mau Kevin pergi dari rumah karena kamu tidak merestui hubungan mereka." Bisik Ayah Delon tepat ditelingah istrinya.


"Saya tidak bisa merestui mereka ya, apalagi calonnya mandul. Kita ini butuh keturunan untuk penerus usaha kita." Jawab Fiona pelan namun masih didengar oleh Cahaya dan Kevin.


"Bun saya akan tetap menikahi Cahaya walaupun tanpa persetujuan bunda." Ujar Kevin tegas.


"Kevin apa begini caramu bicara dengan orang tua, apa karena pengaruh buruk dari dia. Kevin kalau dia mandul siapa yang akan melahirkan anak untuk kamu." Marah bunda Kevin lalu berdiri dan menunjuk Cahaya dengan menyalahkan.


"Bunda Stop, jangan pernah menyalahkan Cahaya. " Bentak Kevin pada bundanya, Yang membuat Bunda Kevin kaget mendengar bentakan Kevin.

__ADS_1


Karena baru kali ini Kevin membentaknya. selama ini Kevin hanya bersikap datar dan dingin kalau dia marah, tapi sekarang Kevin membentaknya hanya karena seorang wanita.


...***Bersambung**"...


__ADS_2