Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku

Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku
Bab 84


__ADS_3

Ayo kita turun makan, saya ingin makan bakso buatan Koki Hubby.' Ujar Cahaya lalu menarik tangan Chandrick turun ke lantai satu sedangkan Chandrick hanya pasrah tangannya ditarik oleh kesayangannya.


Cahaya sudah duduk dengan semangkuk bakso didepannya.


"Mau Hubby." Menyodorkan bakso kearah Chandrick. "Buka mulutmu Hubby." Rengek Cahaya pada Chandrick.


Sedangkan Chandrick hanya pasrah mengikuti keinginan Cahaya walaupun ia baru pertama sekali makan bakso, ia tetap menikmatinya.


"Sayang kamu belum kenyang." Ucap Chandrick melihat nafsu makan Cahaya meningkat.


"Tidak, ini enak Hubby" Ucap Cahaya penuh makanan di mulutnya.


"Telan dulu baru bicara." Balas Chandrick dengan mengusap kepala Cahaya.


Lisa yang berdiri agak jauh memandang dengan penuh rasa iri pada Cahaya yang dinikahi dengan majikannya. Pada hal ia diam-diam mencintai tuannya.


"Ayo kita berangkat Hubby." Ajak Cahaya lalu mengulurkan tangannya dan Chandrick menerima uluran tangan Cahaya. Lalu Cahaya menoleh kebelakang dan tersenyum Smirk.


"Tak akan saya biarkan seorang pelakor masuk dalam rumah tangga ku lagi, cukup dulu saya kehilangan mas Aditya gara-gara pelakor." Ucap Cahaya dalam hati sambil berjalan dengan Chandrick menuju ke mobilnya.


"Kenapa sayang?" Tanya Chandrick yang sudah duduk di bagian kemudi mobil dan Cahaya duduk disampingnya.


"Tidak apa-apa Hubby." Ucap Cahaya tersenyum.


Chandrick menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang karena ia bersama Cahaya dengan calon bayinya.


Mobil yang dilendarai Chandrick sudah sampai dikantor. Chandrick turun dengan cahaya ketika ia sudah memperkirakan mobilnya.

__ADS_1


"Selamat pagi Tuan, Nona." Sapa Karyawan itu menunduk.


Chandrick hanya berdehem dan tetap memasang wajah datarnya.


"Pagi juga." Jawab Cahaya senyum dengan menggandeng tangan Chandrick.


"Hei." ucap Resepsionis baru itu dengan menyenggol temannya disamping.


"Dia itu istrinya Bos, Cuma dia orang Indonesia. Ia juga dulu pernah jadi sekretarisnya Ceo." Jawab temannya. "Jangan bikin ulah sama istri bos kalau kamu masih mau kerja disini."


"Siapa juga mau bikin masalah, Cuma nanya." Ucapnya ketus.


"Hubby... " Panggil Cahaya dengan manja.


"Apa sayang." Jawab Chandrick menghentikan pekerjaannya lalu menghampiri Cahaya yang duduk disofa.


"Kesayanganku mau apa?" Tanya Chandrick mengelus kepala Cahaya dengan sayang.


"Cari makan, saya mau makan seafood Hubby." Ucap Cahaya memonyongkan mulutnya.


"Baiklah, tunggu dulu ya, saya hubungi hans dulu." Ucapnya yang diangguki Cahaya.


Chandrick mengambil handphonenya yang ada di atas mejah kerjanya.


"Hans selesaikan kerjaanku yang belum selesai." Ucapnya pada sebrang telpon.


"Baik Tuan"

__ADS_1


Telpon dimatikan.


"Ayo sayang" Ajak Chandrick lalu menggenggam tangan Cahaya.


Mereka sudah sampai diparkiran. Dan Chandrick membawa Cahaya ke restoran Seafood sesuai keinginan Cahaya.


...****************...


Keyla sudah jadi primadona Bar milik Madam Ros.


Seorang lelaki tampan memasuki Bar dengan seorang temannya.


"Dit ayolah, kamukan sekarang berduit banyak ******-****** disini bersedia naik diranjangmu."


Ya lelaki tampan yang memasuki Bar adalah Aditya.


Tanpa sengaja pandangan Aditya tertuju dengan seorang wanita yang ia kenal. Aditya menghampiri wanita itu.


"Oh rupanya kamu sekarang jadi seorang ******" Ucap Aditya dengan mencemooh.


"Mas.. Mas Aditya." Kaget Keyla dan mata melotot


"Kamu tau, saya menyesal pernah suka sama kamu bahkan membuang istriku hanya demi wanita sampah sepertimu." Ucap Aditya pedas.


Plak


...***Bersambung***...

__ADS_1


Jangan lupa Like, Coment dan Vote.


__ADS_2