Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku

Penghianatan Suamiku Dan Sahabatku
Bab 21


__ADS_3

Di markas Warior.


"Ayo Bos lagi mikirin siapa?" Dengan Jailnya Nathan menepuk pundak Kevin yang membuat dia terjingkat kaget.


"Astaghfirullah" Kevin menatap tajam Nathan sambil mengelus dadanya. bukannya takut dia malah cenggesan.


"Astaga bos, ternyata lo masih ingat Allah." ujar Nathan pura-pura kaget yang membuat Kevin semakin menatapnya dengan tajam.


"NATHAN.... " Ujar Kevin geram.


"Pis bos, Bercanda" ujar Nathan cenggesan.


Kevin mengambil kunci motornya dimeja dan bersiap untuk pergi.


"Bos lo mau kemana?"


"Pulang"


"Cepat amat."


"Ada urasan."


Tanpa mendengar ucapan teman-temannya, dia langsung keluar menaiki motornya. Dia mengendarai motornya dengan kecepatan sedang. Namun di pertengahan jalan dia dihadang dengan geng Srigala yang diketuai oleh Chandra.


"Sial... " Ujarnya kesal.


Kevin dikelilingi beberapa motor yang berbentuk lingkaran dan kevin ditengah yang menatap tajam Chandra dan anggota nya.


"Kevin... kevin.. Sekarang kamu tidak bisa berbuat apa-apa, kamu sendiri."


"Ha.. ha.. ha.. Chandra kamu tidak pernah berubah, kamu selamanya akan tetap pecundang, sukanya main keroyokan dan tidak berani lawan satu lawan satu."

__ADS_1


"saya tidak peduli katamu yang penting saya bisa menghaniaimu."


"Hajar dia sampai mampus." Perintah Chandra ke anggotanya.


perkelahian pun terjadi kevin hanya seorang diri melawan sekitar 10 yang mempunyai belah diri cukup bagus.


Namun disisi lain Arga dan Cahaya baru selesai meting. Arga mengendari mobilnya dengan kecepatan sedang untuk menemui kliennya.


"Ar, apa kamu tidak salah jalan." Tanya Cahaya menatap sekeliling.


"Tidak Nona Ini jalan pintas supaya cepat sampai, kalau kita lewat jalan yang biasa kita lewati macet Nona."


"Iya juga si, Cuma disini sepi ga, Bagaimana kalau ada begal atau.. " Ujar Cahaya ngeri.


"Nona bisa ajah, Bukan Nona yang takut malah penjahat begal yang lari ketika melihat aksi Nona." Ujar Arga menggelengkan kepala melihat kelakuan Nonanya tidak berubah.


"Mana kita tau, siapa tau kemampuan belah diriku berkurang, bisa jadi kan." Ujarnya terkekeh.


"Suka-suka Nona saja." Ujarnya Pasrah.


"Kurang tau Nona."


"Ar, agak mendekat sedikit."


"Kayaknya orang berkelahi didepan nona."


"Astaga Arga dia kroyokan, Ayo bantu." Kaget.


"Nona... "


"Jadi penonton."

__ADS_1


Arga turun dari mobil dan membantu Kevin yang dikeroyok oleh Geng Srigala. Kevin sudah babak belur dan lemas karena tenaganya terkuras menghadapi seorang diri.


"Siapa kamu, Kalau kamu masih sayang nyawamu pergi dari sini." Ujar salah satu anggota geng Srigala sambil menunjuk Arga.


"kamu itu pengecut, Bukan lelaki sejati. beraninya keroyokan." Ujarnya mengejek.


"Bacot."


Mereka langsung menyerang Arga dengan membabi buta. sedangkan Cahaya menatap asisten yang sedang bertarung. Cahaya bersiap mau turun untuk membantu asiatennya yang kewalahan melawan geng srigala itu. namun dia menganti roknya dengan celana supaya dia mudah bergerak untuk melawan musuh-musuhnya.


"ARGAAA... CEPAT BERSKAN MEREKA." Teriak Cahaya yang baru keluar dari mobil.


"Wau... ternyata ada cewek cantik bro."


"Lo jangan dekati dia, kalau Lo masih sayang nyawamu." Ujar Arga.


"WA... ternyata kamu bisa juga bahasa gaul. Saya kira hanya bisa berbicara formal." Heboh Cahaya sambil bertepuk tangan dan membuat Arga memutar bola matanya malas melihat kelakuan Cahaya seperti dulu waktu remaja..


Cahaya maju mendekati segerombolan pria itu.


"Minggir.. " Cahaya menendang laki-laki yang menghalang jalannya.


"Aduu.. sialan. "


Cahaya tidak memperdulikan omelan orang yang ia tendang. dia terus melangkah menuju orang yang terkapar. orang-orang itu mau menghadannya, namun Arga dengan gesit menghadang yang ingin menyentuh Cahaya.


Cahaya membalikan badan orang itu, dia kaget ternyata orang yang terluka adalah Kevin. Kevin yang bisa membuatnya tersenyum dan melupakan masalahnya.


"Kevin.. Vin.. Bangun Vin.." Cahaya meneteskan air matanya melihat Kevin terluka cukup parah. dia sendiri bingung mengapa hatinya merasakan sakit melihatnya terluka.


"M... b.. a.. ini bu.... ka.. n.. Mim.. pi... " Kevin kembali pingsang dan membuat Cahaya kaget. Cahaya terus menggoyangkan badan Kevin. Namun tetap Kevin tidak sadar.

__ADS_1


Cahaya berbalik dan menatap tajam segerombolan pemuda itu. dan membuat pemuda itu bergidik ngeri melihat tatapan Cahaya.


...***Bersambung***...


__ADS_2