
Dokter Masuk keruangan Keyla.
"Selamat Siang, periksa dulu ya?' Ucap dokter itu dengan ramah.
Dokter mulai memeriksa Kayla Mulai dari tekanan darah dan menggunakan alat fetal doppler untuk mendengar jantung bayi yang ada di dalam kandungan Keyla.
" Bagaimana dok?" Tanyanya dengan cemas."
"Ibu Keyla sudah tidak apa-apa dan sudah diperbolehkan pulang hari ini."
"Terimakasih dok."
Aditya pergi mengurus Administrasi selama Keyla di rawat rumah sakit. Setelah itu mereka bersiap-siap pulang.
Sedangkan disisi Cahaya yang sedang menjaga Kevin yang sudah sadar dari stengah jam yang lalu. Sedangkan Arga sudah pergi untuk meting dengan kolega bisnisnya untuk menggantikan Cahaya.
"Vin makan dulu ya?" Ujar Cahaya bersiap menyuapi Kevin.
"Mba saya tidak mau makan, makanan dari rumah sakit. Tolaknya dengan mendorong pelang sendok yang ada di tangan Cahaya.
" Vin kalau tidak makan, bagaimana kamu bisa sembuh." Ujarnya lembut agar Kevin mau makan.
"Mba saya betul-betul tidak bisa, tidak enak rasanya hambar." Rengek Kevin.
Cahaya menarik napas panjang, karena dia begitu susah membujuk Kevin supaya mau makan.
"Terus Kamu mau makan apa?" Tanyanya lembut.
__ADS_1
Kevin berfikir sebentar setelah dia tau apa yang dia mau makan dia langsung menjentikkan jarinya membuat Cahaya Kaget.
"He he he maaf mba kalau ngagetin." Ujar Kevin cengengesan.
"iya ndak apa-apa. Jadi kamu mau makan apa?" Tanyanya lagi.
"Bubur ayam mba"
"Tunggu ya saya pergi belikan dulu." Cahaya bersiap berdiri untuk membelikan makanan yang Kevin inginkan.
"Mba tunggu." Panggil Kevin dan Cahaya berhenti melangkah dan menoleh ke arah Kevin.
"Ya vin Kenapa?" Tanyanya dan menatap Kevin bingung.
"Mba mau kemana?" Ujarnya polos.
"Nda usah Mba, nanti saya suruh temanku saja membawanya kesini. Mba disini saja temani saya. " Ujarnya dan diangguki Cahaya. Lalu Cahaya kembali duduk disofa yang tersedia di ruang rawat Kevin.
"Mba lihat hpku." Tanyanya sambil Melihat kesana sini."
"Sebentar saya ambil dulu." Ujarnya sambil mencari HP Kevin ditasnya. "Ini hpmu." Sambungnya dengan menyerahkan HP Kevin.
Kevin mengambil HPnya ditangan Cahaya dan dia mencari No temannya.
"Hallo Vin?" Sapa Kevin disebrang telpon.
"Ndre, belikankah bubur ayam, Dan bawa segerah dirumah sakit Medika."
__ADS_1
"Ha... Siapa yang sakit?" Tanyanya Kaget dan langsung bangung dari kasurnya.
"saya masuk rumah sakit, dan saya tunggu, 15 menit bubur itu sudah ada." Ujarnya dengan mematikan telponnya secara sepihak tanpa mendengar jawaban Andre.
"Dasar, Untung bos, kalau tidak sudah ku bejat bejat." Ujarnya dan mengomel dengan kelakuan bosnya yang tidak ada akhlak.
"Andre langsung bangun dari Kasur king sizenya dan dia mencuci mukanya tanpa mandi. Walaupun dia tidak mandi ketampanannya tetap tidak berkurang malah dia semakin tampan.
...****************...
" Akhirnya sampai juga dirumah." Ujar Keyla sambil memasuki Apartemennya dan duduk disofa untuk mengistirahatkan badannya.
"Key, mulai sekarang kamu harus hati-hati dan jangan kandungan kamu baik-baik."
"Iya Dit, tapi kamu harus menikahi ku secepatnya."
"Iya sayang, kita akan menikah minggu depan." Ujarnya sambil mengelus kepalah Keyla dengan sayang.
"Bener mas, kita akan menikah." Ujarnya senang dan diangguki Aditya.
Keyla langsung memeluk Aditya dan Aditya membalas pelukan Keyla. Aditya mencium kening Keyla dengan sayang. Ciuman Aditya turung ke hidung sampai dibibir merah Keyla dan ******* bibirnya dan Keyla membalas ciuman Aditya. Namun Aditya menghentikan ciumannya karena dia ingat, Keyla baru keluar dari rumah sakit, Keyla butuh istirahat.
"Kok berhenti mas" Ujarnya cemberut.
"Kamu baru sembuh sayang, kita harus menjaga dedek bayi yang ada di dalam perutmu." Ujarnya sambil mengelus perut Keyla dengan Sayang.
...***Bersambung***...
__ADS_1