Perjalanan Sang Permaisuri

Perjalanan Sang Permaisuri
29 Menggoda


__ADS_3

Yie Er terpaku,sialan Kaisar bedebah itu,sekarang Yie Ee harus segera pergi dari kediaman Valium Emas. Jika dia di sini terus-menerus Kaisar bedebah itu akan selalu membalas ucapanya.


Bukannya Yie Er merasa takut dengan Yuan,tetapi dirinya hanya tak ingin perdebatan ini terus berlanjut.Mau ditaruh dimana wajah cantiknya jika ia takut kepada Kaisar bedebah itu?


Dia harus memikirkan cara mudah agar bisa keluar dari kediaman Valium Emas.Yie Er terus berpikir tanpa mengalihkan pupilnya ke arah lain,pandangannya mengarah kepada Yuan yang tengah menyeringai penuh kemenangan.


Yie Er tahu,sekarang dalam pikiran kotor Yuan,dia tengah berpikir bahwa dirinya tak bisa membalas ucapan Yuan.


Ahh sialan,otak nya terasa buntu.Awas saja Kaisar bedebah itu membuatnya berpikir dengan keras.Lama Yie Er berpikir dirinya merasa tak ada jalan lain,selain melakukan sesuatu pada Kaisar bedebah itu.


"Yang Mulia! jika Permaisuri ini adalah benalu,untuk apa Kaisar seperti Yang Mulia,mempertahankan Permaisuri benalu ini?" ucap Yie Er dengan tatapan menggoda khas dirinya dulu ketika dia menipu musuh-musuh nya.


Dalam hati Yie Er sungguh merasa ingin muntah,melihat dirinya berlagak seperti penggoda.Sungguh Yie Er merasa ini bukan dirinya,tetapi semua itu terbalaskan dengan Yuan yang seketika berekspresi menelan ludah masih dengan tatapan tajam nya.


Yie Er juga melihat Selir Pertama langsung memelototkan matanya,melihat bagaimana Yie Er memberikan tatapan menggoda untuk Yuan.


Ughhh ini akan sangat seru,pikir Yie Er.


Selir Pertama tak menyangka jika Permaisuri lemah tak berguna itu bisa menggoda Yuan.Dan apa ini, Yuan terlihat menelan ludah,rasanya ia ingin sekali memberi pelajaran jika tak ada Yuan disini.


"Yang Mulia mengapa anda terdiam? apakah pertanyaan Permaisuri ini salah?" ucap Yie Er memajukan langkah nya lebih dekat ke arah Yuan dengan tatapan sayu nya.


Yuan menggeram,melihat Yie Er seperti menatapnya pasrah.Argghhh sialah Permaisuri menjijikan ini,dirinya tak mengira jika Yie Er berani menggodanya.Hingga sesuatu dalam dirinya bangun,hanya dengan melihat tatapan sayu Yie Er.Sungguh ini sangatlah menyiksa dirinya harus segera mengambil keputusan.

__ADS_1


"Jawabanmu tidak salah Permaisuri! Zhen mempertahankan mu karena janji yang dibuat Zhen dengan mendiang Kaisar terdahulu," ucap Yuan datar.


"Ohh tapi mengapa Yang mulia masih menahan Permaisuri ini di kediaman Yang Mulia? Apa jangan-jangan, Yang Mulia tak ingin berjauhan dengan Permaisuri ini?" tanya Yie Er disertai kekehan kecilnya.


"Sialan,Permaisuri tak berguna itu,beraninya dia mengatakan itu kepada Yang Mulia" ucap Selir Pertama dalam hati.


Melihat semua itu rasanya semua amarah dalam diri Selir Pertama seakan-akan membuncah.Kedua tangan nya mengepal kuat mencoba menahan amarahnya,yang ingin sekali memberi pelajaran kepada Yie Er.


Sama dengan Selir Pertama,Yuan semakin geram.Ternyata Permaisuri menjijikan itu mempermainkan dirinya,hingga membuat sesuatu dalam dirinya bangun.


Sungguh dirinya harus segera mengusir Yie Er keluar dari kediaman nya Valium Emas.


"Cihhhh Zhen sama sekali tak pernah berpikir tak mau berjauhan denganmu.Karena disisi Zhen telah ada wanita baik hati,yang lebih segala-galanya dibandingkan dirimu yang tak berguna ini,apa itu benar Selir Pertama?" decih Yuan berdesis tak suka.


"Benar Yang Mulia,Selir ini juga telah mempunyai seseorang di sampingnya dan itu adalah Yang Mulia," ucap Selir Pertama menghampiri Yuan dan Yie Er.


"Ahh jika begitu ijinkan Permaisuri ini untuk pergi dari Kediaman Yang Mulia! jika Yang Mulia tak ingin berdekatan dengan Permaisuri ini," ucap Yie Er.


"Pergilah! karena kau sama sekali tak berguna untuk Zhen," ucap Yuan datar.


"Sialan mengapa hatiku sakit mendengar Kaisar bedebah itu menyuruh ku pergi? Argghhh apa jangan-jangan rasa yang dulu pernah dirasakan Yie Er juga dirasakan olehku? Mengapa rasa ini harus muncul?" ucap Yie Er frustasi dalam hati.


Yie Er mendengar itu merasa senang,namun dalam kesenangan itu Yie Er merasa perasaan perih dan sakit bercampur menjadi satu.Dirinya merasa tak rela ketika Kaisar bedebah itu menyuruh nya pergi.

__ADS_1


Sungguh bila perasaan itu benar-benar ada entah akan seperti apa hatinya ini.


"Ehemm...! baiklah Yang Mulia,Permaisuri ini akan undur diri.Semoga Yang Mulia benar-benar tak merindukan Permaisuri ini nanti!" ucap Yie Er melangkahkan kaki mungil nya.Sebelum pergi Yie Er menyempatkan diri menyentuh dada bidang Yuan menggunakan telunjuknya.


Yuan menahan nafas,saat jari telunjuk lentik Yie Er menyentuh dada bidang nya.Sesuatu dalam dirinya berdesir terbangun bangun lagi.


"Sialan...!!" geram Yuan dalam hari.


Yuan mencoba menahan nafasnya sebentar,dia benar-benar merasa kepayang dengan efek barusan.Dirinya harus menenangkan diri dengan berendam tanpa ada orang lain di kediaman nya.


Yie Er pergi melangkahkan kakinya keluar dari kediaman Yuan.Dia mendorong pintu kediaman Yuan cukup kuat,melampiaskan perasaan dihatinya.Di sana,Yie Er melihat keempat orang berbeda jenis terjatuh tepat di hadapannya.


Segera Yie Er menutup pintu besar kediaman Valium Emas,dia tahu bila keempat orang dihadapannya menguping percakapan nya di dalam kediaman Yuan.Yie Er tak ingin bila Yuan mengetahui mereka menguping,dan akan menghukum Yu Are dan Rei Rei.


"Apa kalian menguping pembicaraan Permaisuri ini?" tanya Yie Er dengan garang.


"Ehmm itu_itu kami memang menguping pembicaraan Permaisuri.Tapi kami hanya menguping sedikit saja,ya hanya sedikit," ucap takut-takut Yu Are dan Rei Rei setelah bangun dari jatuhnya,saling menatap.


Yie Er menyadari kedua prajurit penjaga pintu menatap dirinya dengan tak enak sekaligus takut,mungkin mereka takut bila dirinya mengadukan acara menguping mereka kepada Yuan.


"Hmm sudahlah,aku tak akan memberi tahu Yang Mulia,tapi Permaisuri ini ingin kalian berempat tak mengulangi nya lagi," ucap Yie Er menglena nafasnya pelan.


Mendengar itu mereka berempat bernafas lega.Kedua prajurit itu begitu tak menyangka jika Permaisuri yang selama ini mereka hina,dan tak dihormati begitu baik.Memang Permaisuri Dinasti Han ini begitu baik dari dulu,hanya saja mata mereka baru terbuka sekarang.

__ADS_1


__ADS_2