
Panglima Agung Zerang berjalan penuh wibawa,mamandang tajam setiap prajurit di lorong koridor Istana.Panglima Agung Zerang harus segera menemukan siapa dalang dibalik kekacauan ini sebenarnya,jika itu Selir Pertama dia harus mempunyai bukti jika Selir Pertama adalah dalang dari kekacauan ini.Dia akan membalaskan rasa sakit putrinya kepada orang dibalik ini semua meskipun orang itu adalah Permaisuri dan Selir dari Dinasti dan kerajaan lain.
Terlihat beberapa puluh meter lagi Panglima Agung Zerang sampai di Huimian.Tempat dimana Kaisar dan Menteri-Menteri Kerajaan mendiskusikan sesuatu tentang Kekaisaran Dinasti Han serta apapun yang berkaitan dengan Istana.
Dia harus cepat-cepat menemui Kaisar Diansti Han, yang menjabat sebagai menantu biadabnya.Mengatakan Yuan adalah menantunya memang agak menggelikan,jika sikap Yuan kepadanya tak pernah seperti menantu,melainkan seorang Kaisar kepada Panglima Agung nya.
Sungguh mengapa nasibnya begitu buruk mendapatkan menantu seperti Yuan.
Panglima Agung Zerang tiba di depan pintu Huimian,dihadapannya kini terlihat dua prajurit di bawah asuhannya.
"Buka pintunya! Panglima ini ingin memasuki ruangan," perintah Panglima Agung Zerang penuh ketegasan.
"Ba..baik Panglima Agung Zerang," ucap kedua prajurit itu menunduk dalam takut berhadapan dengan atasan mereka.
Panglima Agung Zerang melangkahkan kakinya tanpa ragu kedalam Huimian.Di ruangan ini Panglima
Agung Zerang tak menemukan siapapun.Dirinya kira jika Menteri-Menteri dan Yuan serta keenam Kaisar lainnya berada di sini membicarakan tentang kekacauan yang terjadi saat ini.
Pastilah Kaisar-Kaisar itu merasa cemas mengetahui jika Permaisuri dan Selir nya berteriak kesakitan tanpa sebab.
Panglima Agung Zerang akan mengutuk Selir Pertama jika terbukti meracuni Yie Er putrinya.Dirinya akan ikut andil memberikan hukuman karena ini menyangkut dengan keamanan Istana.Panglima Agung Zerang ingin sekali memberi pelajaran yang setimpal kepada Selir Pertama.
Sekarang Panglima Agung Zerang berdiri di ruangan Huimian seorang diri dengan keadaan hening,dia akan menunggu Kaisar-Kaisar serta Menteri-Menteri itu seorang diri.Panglima Agung Zerang akan tetap menunggu sampai kapanpun.
"Panglima Agung Zerang! mengapa kau disini?" tanya Yuan membuyarkan lamunan Panglima Agung Zerang.
__ADS_1
Yuan dan ke 6 Kaisar lainnya berdiri tepat di depan pintu ruangan Huimian.Mereka memandangi Panglima Agung Zerang heran dengan rahang mengeras.Kaisar-Kaisar itu merasa marah sekaligus cemas ketika melihat Permaisuri dan Selir nya berteriak kesakitan tanpa sebab.Mereka semua akan membicarakan ini di Huimian dengan Menteri-Menteri Istana mengenai siapa yang membuat kekacauan ini terjadi.
"Yang Mulia,Panglima ini kemari dikarenakan ada sesuatu yang ingin Panglima ini sampaikan," ucap Panglima Agung Zerang tegas dengan wajah datar tanpa ekspresi miliknya.
"Baguslah,karena Zhen sendiri membutuhkan Panglima Agung Zerang di sini," ucap Yuan balas berwajah datar.
"Ya,Panglima ini juga akan kemari dengan sendiri nya ke Huimian jika ada sesuatu yang menyangkut dengan Kekaisaran Dinasti Han ini.Karena Panglima ini adalah sorang Panglima Agung yang bertugas menjaga keamanan Dinasti Han ini dari orang lain ataupun orang Dinasti Han itu sendiri," ucap Panglima Agung Zerang tersenyum tipis,sedikit menyinggung Yuan.
"Ahh ya Panglima Agung Zerang,mari silahkan duduk!," ucap Yuan mengeraskan rahangnya merasa tersinggung dengan apa yang Panglima Agung Zerang ucapkan.
Yuan melangkahkan kakinya ke kursi kebesaran miliknya,dengan Kaisar-Kaisar lainnya mendudukkan diri di samping kursi kebesaran Yuan.Begitupun dengan Panglima Agung Zerang mendudukkan dirinya di samping kanan kursi tempatnya.
Menteri-Menteri mulai berdatangan memasuki Huimian dengan wajah khawatir mereka.Mereka belum mengetahui apa yang terjadi dengan kekacauan yang terjadi di Istana Dinasti Han.
"Maafkan Menteri ini Yang Mulia! Menteri ini terlambat datang ke Huimian.Jika Yang Mulia berkenan hukumlah Menteri ini!" ucap Menteri-Menteri serempak membungkan tubuh mereka dengan pakaian berbeda warna.Warna pakaian mereka berbeda beda terdapat dua warna pakaian,merah dan hijau merah berada di sebelah kanan sementara hijau berada di sebelah kiri.
"Terimakasih Yang Mulia,"ucap Menteri-Menteri itu serempak.
Mereka kini duduk di kursi nya masing-masing,menghadap langsung kepada ke 7 Kaisar dari 3 Dinasti dan 7 kerajaan.
"Zhen dan ke 6 Kaisar lainnya memanggil Menteri-Menteri semua dikarenakan ada kekacauan di Istana ini.Para Permaisuri dan Selir semua berteriak kesakitan tanpa sebab," ucap Yuan dengan aura mengintimidasi nya,sama seperti Kaisar-Kaisar yang lain melakukan apa yang Yuan lakukan,mereka mengeluarkan aura mengintimidasi khas mereka.
"Dan Kaisar ini menginginkan pelaku dari kekacauan ini ditemukan secepatnya.Permaisuri dan Selir,Kaisar ini masih berteriak kesakitan tanpa sebab yang jelas," desis seorang Kaisar lebih muda dari Yuan,dia bernama Kaisar Faing dari Dinasti Ying Yang.
"Maaf Yang Mulia,tetapi apa kekacauan yang tengah terjadi ini?" tanya seorang Menteri takut-takut.
__ADS_1
"Apa ini?! mengapa Menteri ini tak tahu apa yang terjadi? sungguh Menteri tak berguna," ucap seorang Kaisar lebih tua dari Yuan,dia bernama Kaisar Ming dari Dinasti Ying Yang,sama dengan Kaisar Faing hanya saja mereka memimpin kerajaan mereka masing-masing dengan dua wilayah sama luasnya.
"Maafkan Menteri tak berguna Zhen ini Kaisar Ming!" ucap Yuan mengeraskan rahangnya.
Dia akan memberi pelajaran kepada Menteri dihadapannya ini.Karena Menteri itu dirinya merasa dihina sebagai seorang Kaisar.
"Ya Kaisar ini maafkan Kaisar Yuan,Kaisar ini hanya terbawa emosi semata saja," ucap Kaisar Ming sedikit menyesal.
"Sudahlah,kembalilah ke pembicaraan awal!" ucap seorang Kaisar seumuran Yuan tak suka.
"Ekhmm! biarkan Panglima ini yang menjelaskan Yang Mulia! Panglima ini mengetahui apa yang terjadi," ucap Panglima Agung Zerang berdehem cukup keras.
"Ya,jelaskanlah!" ucap Yuan masih mengeraskan rahangnya merasa tak peduli dengan Panglima Agung Zerang.
"Semuanya,terjadi kekacauan di Istana Dinasti Han ini,kekacauan ini sebabkan oleh semua Permaisuri dan Selir yang berteriak kesakitan ketika menggerakkan tubuh mereka walau hanya sedikit saja.Semua tabib Istana telah memeriksa para Permaisuri dan Selir,namun mereka tak menemukan sesuatu yang salah,semua tabib Istana mengatakan jika tubuh Permaisuri dan Selir baik-baik saja.
Para Permaisuri dan Selir mulai merasakan rasa sakit itu ketika mereka kembali dari jamuan makan khusus Permaisuri dan Selir.Jadi kesimpulan dari yang Panglima ini katakan adalah salah satu dari Permaisuri dan Selir yang menghadiri jamuan makan itu adalah dalang dibalik kekacauan ini," ucap Panglima Agung Zerang penuh ketenangan menyeringai samar.
"Jadi salah satu Permaisuri dan Selir dari kami adalah dalang dibalik semua ini?" ucap Kaisar Faing tak percaya begitupun dengan Kaisar-Kaisar yang lain terkecuali Yuan.
"Ya Kaisar Faing,percaya ataupun tidak ini adalah kenyataannya.Anda janganlah terkejut Kaisar Faing jika salah satu dari Permaisuri dan Selir Anda dan Kaisar yang lainnya adalah dalang dibalik semua ini." ucap Panglima Agung Zerang tersenyum tipis.
"Jadi bagaimana Panglima Agung Zerang? sebagai seorang Panglima Agung,Anda seharusnya tahu langkah pertama apa yang harus dilakukan?" tanya Yuan menyeringai samar.
"Ya Yang Mulia,sebagia seorang Panglima Agung yang bertanggung jawab dengan keamanan,tentunya Panglima ini akan mengambil langkah selanjutnya dan ikut andil dalam hukuman yang diberikan." Panglima Agung Zerang tersenyum samar,dalam hatinya sebentar lagi pastilah Yuan akan mengiyakan ucapannya itu.
__ADS_1
"Ya,Panglima Agung Zerang Anda berhak ikut andil dalam semua yang berkaitan dengan keamanan dan pertahanan Dinasti Han ini," ucap Yuan sedikit memicingkan matanya merasa curiga mengapa tiba-tiba Panglima Agung Zerang mengatakan seperti itu.
"Jadi langkah pertama adalah kita harus memeriksa Gazebo Barat tempat dimana pera Permaisuri dan Selir mengadakan jamuan makan itu," ucap Panglima Agung Zerang penuh keyakinan seorang Panglima Agung.