
Pagi hari datang dengan cepatnya,Yiguan mulai penuh oleh rakyat Dinasti Han yang mulai berdatangan.
Para Permaisuri dan Selir yang memenangkan sesi kemarin terlihat menduduki tempat duduk urutan mereka masing-masing.Sementara Permaisuri dan Selir yang kalah terlihat mendudukkan diri mereka di kursi khusus kerajaan.
Jumlah pemenang sesi kemarin berjumlah 13 orang Permaisuri dan Selir.Lebih tepatnya Permaisuri berjumlah 4 dan 9 Selir lainnya termasuk Yie Er dan Selir Pertama.
Hari ini adalah penyisihan untuk menemukan pemenang dari Zui Qiang.
Kaisar-Kaisar dan keluarga besar serta para Panglima pun telah hadir di Yiguan.Hanya tinggal satu orang lagi dia adalah Yie Er.
Kemarin Yie Er bertemu dengan keluarga Kemiliteran,Yie Er pikir keluarga kemiliteran tak sebaik yang dirinya kira.Tetapi mereka terlihat sangat baik ketika mereka menemui dirinya di kediaman Xauli.
Suara gong terdengar dan Yie Er masih belum pergi ke Yiguan.Ibu Suri Agung dan keempat wanita lainnya resah seperti kemarin ketika Yie Er terlambat ke Yiguan.
Kini pertarungan sesi pertama pun dimulai, dengan Permaisuri Lu Maimaii dan Selir Doung dari Kaisar Sares.Yiguan menggema beserta teriakan rakyat yang tak sabar dengan melihat pertarungan.
Dalam lapangan gersang Yiguan kini berhadapan lah Permaisuri Lu Maimai dengan Selir Doung.Mereka berhadapan hanya dengan belati kecil saja,Permaisuri Lu Maimai menyerang terlebih dahulu dengan bela diri nya.
Tak ada satupun yang menyerang menggunakan belatinya,mereka berdua sama-sama menggunakan bela diri saja.
Pertarungan kali ini terlihat seru dan berbeda,semua orang di Yiguan terdiam memandang pertarungan sesi pertama dengan serius.
Kini kedua wanita di tanah gersang Yiguan sama-sama babak belur.
Selir Doung terlihat mengeluarkan belati di pinggiran baju Jirahnya.Melihat itu Permaisuri Lu Maimai tak ingin kalah sehingga diapun mengeluarkan belati yang sama seperti Selir Doung.
Mereka memegang belati kecil itu kuat-kuat,berjalan memutar saling mengintai.
Sringgg...!
kedua belati kecil itu saling beradu,Selir Doung mencoba melangkah kan kakinya menjadi tumpuan kuat.Menyadari apa yang dilakukan Selir Doung,Permaisuri Lu Maimai menangkis kaki kanan Selir Dong dengan kakinya.
Brukk...!
Tubuh Selir Doung terjatuh dengan Permaisuri Lu Maimai di atas nya.Rakyat Yiguan bergemuruh begitupun dengan Kaisar Ming,diantara yang lain Kaisar Ming lah yang terlihat sangat serius.
Permaisuri Lu Maimai mendorong belati ditangannya yang juga dicoba didorong oleh Selir Doung.Beberapa waktu terlewati dan mereka masih diposisi yang sama.Hingga... Sretttt....!
Belati Permaisuri Lu Maimai mengenai telapak tangan Selir Doung.Darah segara merembas keluar,Selir Doung menahan rasa sakit di telapak tangannya.
Permaisuri Lu Maimai semakin menusukan belati ke telapak tangan Selir Doung.Darah segar semakin banyak keluar,semua orang melihat itu tak kalah nyeri serasa mereka yang ditusuk belati.
__ADS_1
Dengan perlahan Permaisuri Lu Maimai mendudukkan tubuhnya diatas tubuh Selir Doung.Permaisuri Lu Maimai melepaskan satu tangannya dan kemudian.... bughhh! Permaisuri Lu Miamai memukul Selir Doung sedikit kencang.
Menerima pukulan cukup kencang Selir Doung semakin kehilangan banyak tenaganya,hingga tak bisa melawan serangan Permaisuri Lu Maimai lagi.
Permaisuri Lu Maimai bangkit dari tubuh Selir Dong yang sudah terlihat kehilangan tenaganya.
Para rakyat Dinasti Han bergemuruh mendapatkan kemenangan Permaisuri Lu Maimai.Beserta dengan
Gong tanda pertarungan selesai berbunyi,prajurit segera mengumumkan siapa yang menjadi pemenang pada sesi pertama kali ini.Selesai pertandingan dan akan diumumkannya pertarungan sesi ke 2,Yie Er terlihat baru tiba di Yiguan dengan kelima wanita berbeda usia itu,termasuk dengan tabib Chau Ci.
Yie Er mendudukkan dirinya bergabung dengan Permaisuri dan Selir yang lain yang menunggu giliran mereka bertarung.Sementara Ibu Suri Agung dan Ibu Suri mendudukkan diri mereka di kursi khusus kerajaan dengan Yi Are,Rei Rei,dan tabib Chau Ci berdiri dibelakang Ibu Suri Agung dan Ibu Suri.
Yie Er tak tahu dirinya akan bertarung di sesi ke berapa? dan dengan siapa? dia hanya menunggu dengan tenang berbeda dengan Permaisuri dan Selir lainnya yang terlihat resah.
Selir Pertama memandang Yie Er mencemooh,tepat hari ini dirinya akan mengalahkan Permaisuri Lemah tak berguna itu.
Pertarungan sesi ke 2 pun berlanjut dengan Permaisuri Bai Lu dan Selir Dhau yang saling berhadapan.Pertarungan sesi ke 2 dimenangkan oleh Permaisuri Bai Lu,dengan Selir Dhau yang cukup terluka dengan parahnya.
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat sesi pertama sampai sesi ke 5 telah selesai.Menyisakan Selir Pertama,Selir Dhau,Permaisuri Bai Lu,Permaisuri Lu Maimai,dan Selir Xian'er.Hingga sesi ke 6 pun berlanjut dengan Yie Er dan kedua Selir lainnya yang tersisa.Prajurit berteriak dengan keras...bahwa Yie Er bertarung melawan Selir Reun Fei.
Rakyat Dinasti Han berteriak menyemangati Selir Reun Fei dari kerajaan lain.Yie Er tak peduli nama siapa yang diteriaki oleh rakyat Dinasti Han,yang terpenting adalah orang-orang tersayang nya meneriaki namanya.Yie Er berjalan penuh aura mengintimidasi ke lapangan gersang Yiguan.
Tanpa berbasa basi Yie Ee mulai menyerang Selir Reun Fei di hadapannya.Yie Er terlihat tak memegang senjata apapun ditangannya yang Yie Er gunakan hanya kehebatan bela diri nya.
Yie Er bertarung dengan cepat,dirinya tak boleh membuang tenaga terlalu banyak.Yie Er menduga jika dia akan bertarung lagi dengan Selir yang tersisa di atas sana.
Yie Er memukul tepat diperut Selir Reun Wei secara berulang-ulang.Selir Reun Fei terlihat menjatuhkan belati ditangannya ketanah gersang Yiguan,Yie Er dengan segera menendang belati itu cukup jauh dari jangkaun Selir Reun Fei.
Bughhh...!
Bughhh...!
Dughhh...!
Yie Er memukul Selir Reun Fei di segala anggota tubuhnya tanpa henti.Semua orang terdiam Yiguan yang awalnya bergemuruh dengan teriakan rakyat Dinasti Han kini senyap.Panglima Agung Zerang,serata Panglima,dan Kaisar-Kaisar yang lainnya menatap horor Yie Er.Dihadapan mereka terpanggang Yie Er yang memukuli Selir Reun Fei yang sudah babak belur tanpa henti dengan darah segara yang keluar dari hidungnya.
Selir Reun Fei terbaring lemah di tanah gersang Yiguan sambil memegang perutnya.Melihat itu Yie Er segera melangkah mundur dan meninggalkan Selir Reun Fei seorang diri.
Prajurit segera mengumumkan siapa pemenang
pada pertarungan sesi ke 6.Mendengar pengumuman itu semua orang tersadar,rakyat Dinasti Han kembali bergemuruh.
__ADS_1
Ibu Suri Agung dan yang lain segera menghampiri Yie Er di lorong Yiguan.Setelah Yie Er berjalan meninggalkan Selir Reun Fei mereka dengan segera pergi ke lorong Yiguan.
"Yie Er apa kau baik-baik saja?" seru Ibu Suri Agung mendudukkan Yie Er di kursi panjang yang tersedia.
"Ya aku baik-baik saja Ibu Suri Agung,kalian tak perlu khawatir.Oh yah tabib Chau Ci apakah kau mempunyai obat seperti penambah stamina?" tanya Yie Er.
Tabib Chau Ci dan yang lainnya memandang Yie Er khawatir,Yu Are dan Rei Rei merasa ada yang salah dengan Jungjungan mereka.
"Ya,saya mempunyainya Permaisuri," ucap tabib Chau Ci menyerahkan sebuah serbuk.
Yie Er dengan segera menelan serbuk itu dengan air yang dibawa Yu Are.Mereka memandang Yie Er penuh kecemasan semoga saja tak ada apapun yang terjadi.
"Yie Er apa ada sesuatu yang terjadi?" tanya Ibu Suri.
"Ahh ya,Permaisuri ini merasa jika satu Selir tersisa akan bertarungan dengan Permaisuri ini," ucap Yie Er menerawang.
"Bagaimana bisa?!" mereka secara sepontan bertanya dengan bola mata hampir keluar.
"Itu bisa,dan dengarlah prajurit mengumumkan pertarungan selanjutnya," ucap Yie Er mengangkat jari telunjuknya,bersamaan dengan prajurit pengumuman pertarungan selanjutnya dan memukul gong.
"Tapi mengapa bisa?!" seru Yu Are kebingungan.
"Tak ada yang tak menjadi mungkin,dan Ibu Suri Agung,Ibu Suri tunggul disini Permaisuri ini akan segera ke lapangan Yiguan! Dan untuk Rei Rei bisakah kau mengambilkan aku makanan untukku bila pertarungan selesai!" pinta Yie Er berjalan memasuki lapangan gersang Yiguan.
Mereka hanya memandang kepergian Yie Er dengan beribu perasaan khawatir.
Yie Er kini berhadapan dengan Selir Liuer,ketika mendengar pertarungan selanjutnya hampir semua orang di Yiguan terkejut mendengar itu.Mereka tak akan mengira jika Yie Er akan bertarung lagi setelah pertarungan sesi ke 6 selesai.Yie Er mulai bertarung dengan Selir Liuer dengan tangan kosong sama seperti tadi.
Mereka memastikan jika Yie Er akan kalah di pertarungan kali ini,karena sudah seharusnya Permaisuri yang dikenal tak mempunyai bakat itu kalah dalam Zui Qiang.
Tetapi perkiraan mereka salah besar,Yue Er terlihat memukuli Selir Liuer sama seperti Selir Reun Fei bahkan lebih ganas dari sebelum nya.
Bughhh...!
Krekkk...!/Akkhhhh...!
Terdengar suara patahan dan teriakan dari Selir Liuer,mereka terbengong semua orang memandang Yie Er ngeri.Terlihat Yie Er memegang tangan Selir Liuer yang tengah merintih kesakitan,Yie Er dengan segera melepaskan tangan Selir Liuer.
Para Kaisar dan Panglima memandang mereka kagum termasuk dengan Kaisar Xun dia seolah melupakan bahwa Selirnya lah yang tengah kesakitan disana.
Yuan termenung lagi dan lagi perasaan aneh seperti melingkupi hatinya ketika dia melihat ka arah di mana Yie Er berada.
__ADS_1
Suara gong terdengar menggema tanda pertarungan sesi ke 7 usai.Yie Er berjalan menghampiri Ibu Suri Agung dan yang lainnya dengan senyuman.Mereka pun terlihat sama,Rei Rei dengan makanan di tangannya segera berlari ke arah Yie Er.Mereka terlihat sangat bahagia,Yie Er dan yang lain berjalan meninggalkan Yiguan menuju kediaman Xauli.
Sekarang beberapa langkah lagi menuju kemenangan Zui Qiang.Tak terasa waktu yang pada awalnya diawali pagi hari kini berubah menjadi siang hari.Kini hanya tinggal 3 sesi pertarungan lagi,selagi menunggu pertarungan yang akan berlanjut Yie Er menyempatkan diri untuk beristirahat di kediaman Xuali agar kekuatan nya saat bertarung dengan Selir Pertama penuh.