
Btw, nama ibunya Selir Rong gue ganti ya biar ingetnya enak hehe.
Ibu dari Selir Rong ikut menangis meminta belas kasih, lain hal dengan Jendral Lin ia justru mengambil kesempatan ini untuk menceraikan wanita busuk yang kini terduduk sambil menyembah kaki Janda Permaisuri yang tentu tak digubris sedikitpun.
"Tuanku tolonglah putrimu itu!" ucap Yuan Rong, ibu tiri Lin Xiumei.
Jendral Lin menatap jijik wanita yang kini malah menyembah kakinya, apa - apaan wanita ini sangat memalukan!! pikir semua orang.
***********
Jendral Lin tidak peduli bahkan ia meninggalkan Yuan Rong begitu saja ditengah aula.
"Berdirilah dan jangan memperlakukan keluarga Lin karena kebodohanmu itu!" bentak Lin Fuqing, tidak asing lagi jika Jenderal maupun putranya sangat membenci Yuan Rong maupun Lin Murong namun mereka tetap tak menyangka ternyata rumor itu benar.
Tak lama kedatangan para pangeran dari Akademi menghebohkan setiap orang, belasan tahun semenjak kepergian pangeran pertama, pangeran kedua, pangeran ketiga, pangeran ke-empat, pangeran kelima, dan pangeran ke-enam.
Kaisar terdahulu tidak memiliki seorang putri, namun ia begitu menyayangi Lin Xiumei jauh sebelum gadis itu menjadi Permaisuri.
Pangeran Ketiga cukup terkejut dan merasa sangat familiar dengan Permaisuri, ia merasa pernah melihat gadis itu baru - baru ini namun entah dimana.
Matanya menatap intens Permaisuri yang tak luput dari tatapan Kaisar pula, jika Pangeran ketiga menatap Permaisuri maka Kaisar melotot pada Pangeran Ketiga dan yang menjadi objek justru tengah asik berbincang dengan seorang putri dari Kekaisaran Barat, bernama Ling Yue.
"Kau tau aku telah terlempar disini belasan tahun dan lebih parahnya aku kemari tak membawa apapun seperti dirimu!" ucap Ling Yue kesal, ia juga sama seperti Lin Xiumie, mereka adalah jiwa modern yang memiliki keberuntungan dan bertransmigrasi kedunia kuno ini.
"Sungguh malang dirimu hahaha, tapi kau enak tau ditubuh seorang putri sedangkan aku malah ditubuh Permaisuri yang tak diinginkan!" rajuk Lin Xiumei lalu keduanya tertawa seolah hanya ada mereka berdua diruangan itu.
Dari kejauhan banyak para gadis termasuk para selir yang menatap keduanya dengan kesal, mereka menganggap perlakuan keduanya tidaklah mencerminkan bangsawan, para pria justru kebalikan dari para wanita, mereka menatap Lin Xiumei dan Ling Yue penuh damba meski saat ini Lin Xiumei menggunakan cadarnya namun aura kecantikan dan penuh wibawa tetap terpancar kuat.
__ADS_1
"Kau belum memiliki beast, sungguh?" tanya Ling Yue terkejut, ia tak menyangka seorang Permaisuri belum memliki Beast.
"Jangan terkejut, tubuh ini begitu lemah hingga dulunya ia tak mampu mengikat kontrak dengan beast terlemah sekalipun bahkan ditubuhnya penuh racun dari kedua wanita busuk yang memohon tadi!" jawab Lin Xiumei.
Keduanya terlibat obrolan seru, hingga sebuah suara menghentikan kegiatan mereka.
"Kedua nona sangat sibuk berbincang, bolehkah saya bergabung?" ucap seorang pria yang ternyata Putra Mahkota dari Kekasiran Timur bernama Xiao Long.
"Dengan senang hati," jawab Lin Xiumei, hey ia tak akam menolak pria tampan terlebih pria itu tak memiliki niat jahat. Lin Xiumei tidak menyadari Kaisar yang begitu marah melihat keakraban mereka. Ah iya saat ini acara bebas, jadi para orang tua akan berkumpul ditaman Anggrek milik mendiang Kaisar terdahulu.
Sedangkan yang muda berkumpul di taman sakura, taman milik kekaisaran yang boleh dikunjungi siapapun asal mendapatkan izin tentunya.
Kaisar mengepalkan tangannya kuat, tidak hanya pangeran pertama kini seluruh pangeran dari berbagai kekaisaran bahkan adik - adiknya juga memilih untuk berkumpul bersama Lin Xiumei dan temannya.
Tak tahan dengan permandangan dihadapannya, Kaisar mendatangi Lin Xiumei dan menarik tangannya untuk menjauhi sekumpulan orang bodoh menurut Kaisar.
Kaisar tak memperdulikan teriakan Lin Xiumei justru kini ia menggendong Lin Xiumei seperti membawa karung beras.
"Sialan Kaisar ******** turunkan aku *******!!!" teriak Lin Xiumei yang masih dapat didengar para tamu bahkan para orang tua juga mendengar sumpah serapah Permaisuri yang kini melintasi tempat berkumpul mereka.
Permandangan yang sangat romantis bagi mereka, namun tidak bagi Lin Xiumei yang semakin kesal dan malu.
"Setan, sinting, ********, ******* kau Kaisar biadab!!!" teriak Lin Xiumei menarik jubah Kaisar dengan keras.
Kaisar hanya terdiam sesekali ia terkekeh mendengar ucapan Permaisuri kecilnya itu, sungguh memiliki mulut yang sangat tajam untung sayang, eh.
Kaisar menggelengkan kepalanya untuk menepis perasaan yang melingkupi hatinya, saat ini yang terluka harga dirinya bukan hatinya karna melihat keakraban Permaisuri bersama para pria itu.
__ADS_1
Permaisuri berhenti meronta karena tenaganya benar - benar terkuras. Ia merutuki kelakuan Kaisar yang seperti anak kecil dan sangat tak tau malu berperilaku seperti itu.
Keduanya sampai dikediaman Naga meninggalkan pesta yang masih berjalan dengan meriah dan meninggalkan sejuta tanda tanya atas apa yang terjadi.
"Kau tau apa kesalahanmu?" tanya Kaisar mendudukan Lin Xiumei dipangkuannya tanpa memperdulikan tangan kanan dan beberapa pelayan yang melintas menatap keduanya dengan malu.
Posisi mereka saat ini begitu intim, bahkan Kaisar tak pernah seintim ini dengan para Selirnya jika berada diluar.
"Kau begitu jahat, tidak bisakah menggendongku dengan lembut hah?!! Kepalaku sungguh sakit hikss!!" ucap Lin Xiumei menangis kesal dan malu, Kaisar tersenyum menatap gadis yang saat ini berada dipelukannya, rasa hangat menjalar keseluruh tubuhnya bahkan hingga membuat debaran jantungnya berdetak cepat.
Perlu diketahui, selama ini Kaisar sengaja menyebarkan rumor jika ia pernah bermalam dengan para selirnya, namun itu hanyalah rumor bahkan Selir Rong yang dikatakan sangat dicintai Kaisar juga tak pernah diposisi seintim sekarang, Kaisar memiliki alasan sendiri untuk membuat rumor tersebut, ia juga tak pernah menolak hadiah - hadiah berupa selir itupun ia lakukan hanya sekedar formalitas.
Jadi selama ini Kaisar tidak pernah meniduri wanita manapun, ia masih belum melakukan malam penyatuan dengan siapapun makanya tidak ada satupun selir yang mengandung hingga kini.
"Kau ******** cepat kembalikan aku ke pesta itu, kita pasti ditunggu terlebih seharusnya kau sebagai Kaisar menunjukkan sikap yang baik sekarang malah berperilaku buruk seperti ini!" bentak Lin Xiumei mencoba untuk melepaskan pelukan Kaisar yang begitu erat.
"Kau sangat harum dan memabukkan!" ucapan Kaisar begitu melenceng dengan apa yang diharapkan Lin Xiumei.
Tangan besar Kaisar mengelus rambut Permaisuri yang begitu halus dan harum, sebelah tangannya terus membelai hingga kepinggang ramping gadis itu, keduanya bahkan tak sadar posisi mereka tidak memiliki jarak lagi.
Kaisar diam - diam memerintahkan pengawalnya untuk menjaga kediaman Naga dan tidak memperbolehkan siapapan bertamu, ia juga berpesan untuk melakukan pesta tanpa dirinya sebagai gantinya pesta akan diadakan selama tujuh hari penuh ditambah dengan acara berburu yang tentu disambut sangat antusias.
Selir Rong terus memaksa masuk hingga Li Gong Ye murka dan menyeret paksa Selir Rong atas izin Kaisar, mereka melakukan pembicaraan melalui pikiran yang tentunya Lin Xiumei tidak dapat mendengar.
Aku up lagi ah buat stock baca kalian, agak maleman ya guys hehe soalnya ini aku nulis satu persatu tiap harinya, dan maaf untuk Jianheng dan Li Meilan belum aku lanjutin soalnya like menurun banget jadi kalo udah nyampe target baru aku lanjut hehe, thankyou🖤
__ADS_1