
Yuan pergi dengan perasaan marah,saat ini dirinya tak ingin menemui siapapun termasuk dengaan Selir Pertama.Yuan mengurung dirinya di Kediaman Valium Emas,seorang diri tanpa kasim-kasim yang setia menemani dirinya.
Yuan tak percaya jika Selir Pertama yang meracuni Yie Er,terlebih lagi Selir Pertama sangat amat baik tak mungkin bila Selir Pertama melakukan hal kotor seperti itu.Dirinya tak bisa berbuat apa-apa terlebih lagi Kaisar-Kaisar itu juga membela Panglima Agung Zerang,mertua yang tak pernah diharapkan olehnya.
Kabar mengenai dihukumnya Selir Pertama menyebar ke seluruh Istana Dinasti Han.Ketika berita Selir Pertama yang membuat kekacauan yang terjadi para Permaisuri dan Selir terkejut bukan main.Permaisuri dan Selir itu tak menduga jika Selir Pertama dihukum bukan karena mereka melainkan karena Yie Er.
Berita itu juga sampai ditelinga Selir Pertama sendiri,Selir Pertama merasa marah,seisi ruangan Kediamannya berantakan seperti kapal pecah.Faing Yu dan pelayan-pelayan lainnya mencoba menenangkan Selir Pertama,namun usaha mereka berkali-kali gagal.
Mereka saling menggerutu ditengah kesakitannya,walaupun tak sesakit tadi jika menggerakkan tubuh sedikit saja akan langsung terasa sangat sakit.Ngomong-ngomong dengan Yie Er,dia terlihat telah membaik pada saat Panglima Agung Zerang datang ke kediaman Xauli dan menceritakan semua yang terjadi termasuk mengenai hukuman yang diberikan kepada Selir Pertama.Ketika Yie Er mendengar jika Selir Pertama akan dihukum pada saat malam hari tiba dirinya sangat merasa senang,apa yang direncanakan Yie Er berhasil dengan sukses.
Dirinya hanya akan menunggu itu sempurna sebentar lagi,sang surya sudah mulai turun menyembunyikan diri di belahan bumi lainnya.
"Ahh Murong Tan aku ingin menyaksikan saat-saat Selir Pertama menjalani hukumannya!" ucap Selir Dhau menggerutu sesekali merengek.
"Tidak Selir Dhau,Yang Mulia menyuruh semua Permaisuri dan Selir nya tetap berada didalam ruangan," tolak Murong Tan sabar.
"Tidak,aku akan tetap menghadiri hukuman Selir Pertama! Aku ingin melihat saat-saat dimana Selir Pertama menghampiri penderitaan nya.Selir ini tak percaya jika Selir ini kesakitan karena terlalu banyak meminum racikan teh.
Coba Murong Tan kau berpikir bagaimana mungkin Selir ini baru merasa kesakitan saat ini? Jika setiap tahunnya Selir ini selalu meminum racikan teh," ucap Selir Dhau tak habis pikir.
"Ya Selir Dhau,saya mengerti dengan apa yang Anda rasakan.Karena itu diamlah dikediaman ini dengan tenang,Yang Mulia melarang anda untuk keluar dari Kediaman ini," ucap Murong Tan mencoba lebih sabar.
"Murong Tan aku adalah Jungjunganmu bukan Yang Mulia," gerutu Selir Dhau.
__ADS_1
"Ya Selir Dhau,tapi Yang Mulia lah yang mimpin di kerajaan," ucap Murong Tan.
"Tetap saja Kaisar itu bukan Jungjungan mu," gerutu Selir Dhau semakin keras.
"Terserah pada Selir Dhau saja," ucap Murong Tan tersenyum pasrah,menyerah akan Jungjungannya.
Malam hari pun tiba,Selir Pertama terlihat keluar dari kediamannya dengan hanya menggunakan pakaian serba putih tanpa adanya riasan atau apapun itu.Wajah Selir Pertama terlihat pucat dengan lingkaran hitam disekitar matanya,dia berjalan kearah Gazebo Timur dengan pelan.
Perlahan-lahan semua orang pun ikut keluar dari masing-masing kediamannya dengan pakaian biasa mereka tanpa pakaian putih seperti Selir Pertama kenakan.Mereka berjalan ke Gazebo Timur begitupun dengan Yuan terlihat telah berdiri dihadapan Selir Pertama dengan wajah datar nya,terlihat kaku enggan melihat wajah pucat perihatin dari Selir Pertama.
Dalam hati Selir Pertama begitu mengutuk Yie Er,dirinya yakin ini semua terjadi karena Permaisuri lemah tak berguna itu.Dia akan mengingat rasa sakit ini sampai akhir hidupnya,dia akan membalas Permaisuri tak berguna itu melebihi apapun lewat orang-orang tercintanya.Perlahan-lahan dirinya akan membuat Permaisuri lemah tak berguna itu kehilangan orang-orang yang menyayanginya.
"Dengan ini Zhen putuskan jika Selir Pertama Xiou Ying akan menjalankan hukuman di Gazebo Timur!" ucap Yuan menggelegar di setiap penjuru Istana.
Terlihat pula para Permaisuri dan Selir ada yang memandang Selir Pertama mencemooh,ada pula yang memandang Selir Pertama kasihan.
Selir Pertama terlihat mengepalkan tangannya kuat-kuat dengan setetes air mata jatuh dipelupuk matanya.Hatinya sungguh terasa seperti di tikam ribuan belati,dua orang prajurit menuntun Selir Pertama kedalam Gazebo Timur yang terlihat tanpa adannya setitik cahaya sedikit pun didalamnya.
Faing Yu melihat itu ikut meneteskan air mata dengan pelayan-pelayan Selir Pertama yang lain.Faing Yu memandang Yie Er penuh benci dari kejauhan,dirinya berjanji akan membalas kan ini semua kepada Yie Er.
Semua orang perlahan-lahan bubar dari sekitar Gazebo Timur,termasuk Faing Yu dan pelayan-pelayan Selir Pertama yang lainnya,menyisakan Gazebo Timur yang terlihat gelap gulita dengan Selir Pertama didalamnya serta terlihat beberapa penjaga di sekitar Gazebo Timur.
"Ayo Murong Tan lebih cepat!" gerutu Selir Dhau berjalan ke Gazebo Timur.
__ADS_1
"Ya Selir Dhau," ucap Murong Tan berjalan lebih cepat.
Dari kejauhan Murong Tan seperti melihat orang-orang menjauh dari Gazebo Timur,entah apa itu? Murong Tan tak tahu.Tapi sepertinya hukuman Selir Pertama masuk kedalam Gazebo Timur telah usai,dalam diamnya Murong Tan sesekali melihat Selir Dhau geli.
"Murong Tan! mengapa di sini sangat sepi?" twnya Sekir Dhau penasaran.
"Selir Dhau acaranya sudah selesai.Apa Anda tak melihat saat kita berjalan dari jauh semua orang terlihat menjauhi Gazebo Timur," ucap Murong Tan tenang.
"Apa!? sialan mengapa aku bisa terlambat,ini semua gara-gara kau dan Kaisar Faing," gerutu Selir Dhau marah memaki-maki.
Berjalan dengan cepat menjauhi Gazebo Barat dan Murong Tan dibelakannya.Murong Tan terseyum maklum,kadang ia merasa seperti mempunyai Jungjungan dengan kepribadian ganda.
Kini Istana terasa lebih hening tanpa terdengar pembicaraan apapun dari setiap kediaman yang ada.Mengingat apa yang terjadi tak mungkin mereka asik tertawa sementara fisik mereka terlihat kelelahan.
Malam hari yang awalnya gelap gulita kini terlihat sedikit cerah dengan sang surya yang muncul menampakkan diri kepermukaan,disertai lolongan Burung-burung berkicau an.
Tak terasa kini satu hari lagi Zui Qiang akan berlangsung,dan tepat hari ini Selir Pertama melewati hari gelapnya.
Yie Er pun telah menceritakan apa yang terjadi tempo hari lalu mengenai hukuman Yuan kepada Ibu Suri Agung dan yang lainnya.
Tepat hari ini Yie Er mulai beraktivitas kembali,dirinya mempelajari semua peraturan di Zui Qiang,dan apapun mengenai Zui Qiang.Yie Er berlatih dengan sangat keras dalam satu hari itu mempelajari semuanya secara rinci.
Saat esok hari tiba Yie Er tak lebih dulu bersiap-siap, dia masih berada didalam kediamannya.Karena tepat hari ini belum diadakan pertarungan resmi,tepat hari ini hanya mengumumkan urutan-urutan pertarungan saja.
__ADS_1