Perjalanan Sang Permaisuri

Perjalanan Sang Permaisuri
39 Diminum


__ADS_3

Mereka mulai meminum cangkir di cawan kecil yang berisi racikan teh milik Yie Er dengan ragu-ragu.


Begitupun dengan Selir Pertama mau tak mau dia harus meminum racikan teh tak enak milik Permaisuri lemah tak berguna itu.


Racikan teh beracun milik Yie Er mulai memenuhi dahaga para Permaisuri dan Selir.Dengan perasaan ragu mereka menelan minuman itu sambil menutup mata mereka kuat.


Alangkah terkejut nya mereka merasakan rasa enak setelah meminum racikan teh beracun milik Yie Er.Bahkan beberapa Permaisuri dan Selir meminum racikan teh beracun itu lagi,memeriksa apakah rasa yang di cecap lidahnya salah.


Setelah meminum racika teh buatan Yie Er,Permaisuri Bai Lu memandang Yie Er intens,Permaisuri ini tahu jika saat ini Yie Er bukanlah Yie Er yang dulu.Permaisuri dihadapannya kini tak mudah untuk ditindas.


Terlebih lagi bagaimana mungkin bila seseorang tak mempunyai bakat bisa membuat teh seenak ini,meskipun tak disengaja.


Melihat beberapa Permaisuri dan Selir meminum racikan teh beracun miliknya lagi,Yie Er tersenyum bangga.Dalam hati ia merasa puas mereka semua telah meminum racikan teh beracun buatannya termasuk Selir Pertama dan juga dirinya.30 menit lagi reaksi racun itu akan terasa di seluruh tubuh,Yie Er harus cepat-cepat pergi kediamannya untuk berbaring di peraduan agar tak banyak bergerak.Sehingga reaksi racun itu tak terlalu menyakitkan ketika dirinya masih berada di luar kediaman dan masih bergerak.Walaupun kadar racun dalam minuman nya hanya sedikit dan terasa tak begitu menyakitkan dari yang lain.


"Permaisuri Yie Er! mengapa racikan teh buatan mu begitu terasa enak? Permaisuri ini tak pernah merasakan teh seperti ini sebelumnya.Rempah apa yang kau gunakan?" tanya Permaisuri Luie Fei memicing kan matanya curiga.


"Ahaha Permaisuri Luie Fei,Permaisuri ini hanya mencampurkan beberapa rempah teh yang di campur kan," ucap Yie Er tertawa pelan.


Yie Er tahu nama Permaisuri Luie Fei ketika Selir Pertama mengucapkan namanya tadi.Yie Er terus memperhatikan mereka berbicara serta menghafal nama-nama mereka,agar mereka tak merasa curiga jika dirinya kehilangan ingatan seperti yang diduga Yu Are dan yang lainnya.Padahal pada kenyataan nya dirinya bukanlah hilang ingatan tetapi dirinya adalah Yie Er dari masa depan.

__ADS_1


"Ah mungkin saja jika Permaisuri mencampurkan rempah-rempah secara acak karena ia tak tahu.Oleh karena itu rasanya enak," cibir Selir Pertama tersenyum mengejek.


Dirinya merasa benci dengan racikan teh buatan Permaisuri lemah tak berguna itu.Rasa dari teh itu terasa lebih enak dibandingkan dengan racikan teh buatannya.Hah lihat saja sebentar lagi Permaisuri lemah tak berguna itu akan meminum racun Xui sehingga dirinya tak dapat mengikuti Zui Qiang.


"Selir Pertama! Permaisuri ini tak mencampurkan rempah-rempah itu secara acak.Permaisuri ini hanya meracik rempah-rempah yang menurut Permaisuri ini akan terasa enak dan berbeda," ucap Yie Er tersenyum menyebalkan.


"Benarkah!? jika menurut Permaisuri seperti itu mari kita meminum teh buatan Selir ini!" ucap Selir Pertama tersenyum menyeringai.


"Ya mari kita meminum racikan teh buatan Selir Pertama Xiou Ying,mungkin akan terasa lebih enak,karena Selir ini tak percaya jika Permaisuri seperti Permaisuri Yie Er tanpa bakat bisa membuat teh seenak ini," cibir Selir Dhau mencemooh Yie Er secara terang-terangan.


"Ah yah Selir Dhau mari kita buktikan! Permaisuri ini juga merasa teh buatan Selir Dhau terasa kurang enak.Oleh karena itu kita harus mencicipi teh enak buatan Selir Pertama" ucap Yie Er balik mencibir.


"Hmm yah,Permaisuri," ucap Selir Dhau menekankan kata Permaisuri.


Pelayan suruhan Faing Yu mulai menuangkan racikan teh buatan Selir Pertama dengan takut.Hingga pada gilira Yie Er air teh itu habis tak tersisa sedikitpun.


"Ah sayang sekali Permaisuri,racikan teh buatan ku habis tak tersisa pada saat giliranmu.Dan sebagai tradisi jika jamuan makan ini seluruh teh haruslah diminum dan meminum,kau minumlah teh di cawan kecil milik Selir ini.Selir ini akan membagi dua teh di cawan Selir ini dengan Permaisuri," ucap Selir Pertama menyeringai sambil menuangkan teh yang terdapat racun Xui kepada cawan Yie Er.


"Hmm terimakasih Selir Pertama,Permaisuri ini merasa tersanjung," ucap Yie Er mengambil cawan itu.

__ADS_1


Semua Permaisuri dan Selir mulai meminum racikan teh buatan Selir Pertama yang tak ada duanya.


Meskipun jika dibandingkan dengan racikan teh buatan Yie Er barusan tetap kalah dengan rasa enaknya.


"Kakak kedua racikan teh buatanmu terasa begitu enak sama seperti dulu,tak ada yang berubah dengan rasa teh nya sedikitpun.Memang bakat Kakak kedua tak ada duanya dibandingkan dengan adik keempat ini," ucap seorang salah satu Selir Yuan yang keempat.


"Ah terimakasih adik keempat,jika kau masih mau Kakak kedua ini akan membuatkannya lagi khusus untukmu," ucap Selir Pertama tersenyum tipis.


Sedari tadi lirikan mata Selir Pertama terus mengarah kepada Yie Er.Dirinya merasa tak sabar melihat Permaisuri lemah tak berguna itu meminum racikan teh nya yang terdapat racun Xui.


"Ahh terimakasih Kakak kedua! tetapi adik keempat ini merasa tak ingin," ucap Selir keempat Yuan menyesal.


"Ya tak apa," ucap Selir Pertama acuh tak acuh.


Dirinya masih menunggu Permaisuri lemah tak berguna itu meminum racikan teh buatannya.Sungguh lama sekali,yang harus Permaisuri lemah tak berguna itu lakukan hanya meminumnya apa susahnya sih?


Jika dia bertanya kapan Permaisuri itu meminum maka semua orang akan merasa curiga.


"Permaisuri Yie Er mengapa kau belum meminum racikan teh buatan Selir Pertama Xiou Ying?" tanya Permaisuri Luie Fei tak suka.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Permaisuri Luie Fei,Selir Pertama merasa senang,saat yang ditunggu nya akan segera tiba.


"Ah ya Permaisuri Luie Fei,Permaisuri ini akan segera meminumnya," ucap Yie Er mulai mendekatkan cawan berisi racikan teh buatan Selir pertama kearah bibirnya.


__ADS_2