
Ahh ternyata perkiraan Ibu Suri Agung dan Ibu Suri benar,sungguh Permaisuri berbakat menantunya ini.
"Malam hari? Bubu tidak tahu tentang itu.Maafkan Bubu mu ini Yie Er,Bubu terlalu sibuk dengan peperangan," ucap Panglima Agung Zerang tertunduk.
"Ahh Bubu,jangan seperti itu Permaisuri ini tahu jika Bubu berperang karena membela Dinasti Han ini," ucap Yie Er bijak memeluk Panglima Agung Zerang.
"Terimakasih Permaisuri!" ucap Panglima Agung Zerang tersenyum jenaka.
"Ahhh Bubu!" rengek Yie Er.
Mereka semua tertawa mendengar rengekan Yie Er yang jarang mereka dengar.Ahh Yu Are dan Rei Rei serasa telah menemukan kebahagiaan mereka dengan Yie Er sebagai sumber kebahagia.
Yie Er pun sama,dia merasa ini bukan dirinya dengan merengek kepada seseorang,tetapi Yie Er suka, dirinya menyukai dia yang sekarang bebas merengek kepada Ayah kandungnya.
"Ekhhmmm sudahlah,yang terpenting sekarang Yie Er kita adalah Permaisuri yang kuat!" seru Ibu Suri berdeham cukup keras.
"Ahaha kau benar Ibu Suri," ucap Yu Are tertawa pelan dengan setetes air mata dipelupuk matanya.
"Ya,dan Yie Er sekarang kau beristirahat lah! nanti malam akan ada sebuah perayaan di sepanjang rumah-rumah rakyat Dinasti Han," ucap Ibu Suri Agung menepuk pelan pundak Yie Er.
"Perayaan?!"
"Ya perayaan,dimana rakyat merayakan bahwa Zui Qiang telah selesai dan merayakan bahwa Permaisuri ataupun Selir dari Dinasti ini yang menang.Dan lebih baiknya sekarang anggota kerajaan seperti Permaisuri bisa keluar kerajaan dan membeli apapun yang Permaisuri mau," ucap Rei Rei semangat membayangkan perayaan nanti malam.
"Benarkah?!" seru Yie Er tak percaya,dirinya akan melihat dunia luar kerajaan ini.
Yu Are terdiam tak berniat menjawab,dulu Jungjugannya ini selalu tak menginginkan datang ke perayaan kerena cemoohan semua orang,tapi sekarang dirinya tak tahu.
"Ya benar,jika Permaisuri tak ingin datang tak apa kami mengerti," ucap Rei Rei memandang Yu Are sendu.
"Ahh tidak aku ingin datang,aku ingin melihat seperti apa perayaan itu," ucap Yie Er bersemangat.
__ADS_1
Mendengar itu mereka tersenyum senang,Yu Are akan menyiapkan Jungjungannya secantik mungkin.
"Jika begitu Permaisuri harus segera bersiap!" seru Yu Are berbinar-binar memandang semua orang satu persatu.
"Yie Er,Ibu Suri Agung rasa kita akan pergi agar kau bisa bersiap lagi pula kami pun akan bersiap.Nanti malam Ibu Suri dan Ibu Suri Agung akan menjemput mu!" ucap Ibu Suri Agung.
Yie Er mengangguk,Ibu Suri Agung dan Ibu Suri melihat anggukan Yie Er segera pergi dari Kediaman Xauli.
Panglima Agung Zerang menatap Yie Er,ia pun harus berpamitan kepada putrinya itu.
"Bubu juga akan pergi,jaga diri baik-baik saat di perayaan itu!" ucap Panglima Agung Zerang menepuk pelan puncak kepala Yie Er.
Berlalu pergi meninggalkan Yie Er dan ketiga wanita lainnya.
"Tabib Chau Ci bisakah kau memeriksa luka dipunggung ku!" pinta Yie Er.
"Ya Permaisuri kenapa tidak,sekarang Permaisuri adalah Jungjungan saya," seru tabib Chau Ci.
"Permaisuri kami berdua akan mempersiapkan keperluan Anda," ucap Yu Are dan Rei Rei.
Mereka mempersiapkan keperluan Yie Er,sementara tabib Chau Ci asik memeriksa punggu Yie Er.
"Permaisuri,luka Anda terlihat lecet mungkin bergesekan dengan baju Jirah yang dikenakan Anda," ucap tabib Chau Ci melihat luka lecet pada punggung Yie Er.
"Benarkah?! bisakah kau menyembuhkan nya?" tanya Yie Er khawatir.
"Ya saya bisa Permaisuri," tabib Chau Ci mulai mengoleskan obat yang dibuatnya.
Tabib Chau Ci,Yu Are dan Rei Rei asik menyiapkan kebutuhan Yie Er dan membersihkan diri mereka sendiri.Hingga waktu kini sudah menjelang malam Yie Er terlihat cantik dengan pakaian berwarna biru langitnya dengan rambut yang hanya digerai.Tabib Chau Ci,Yu Are dan Rei Rei pun juga memakai pakaian berwarna biru langit sama seperti Yie Er.Mereka kini berada diluar kediaman menunggu Ibu Suri Agung dan Ibu Suri yang akan menjemput Yie Er.
Cukup lama Yie Er menunggu terlihat Ibu Suri Agung dan Ibu Suri berjalan bersama para pelayan setia mereka.
__ADS_1
"Yie Er apakah kau telah lama menunggu?" tanya Ibu Suri Agung.
"Ahh tidak Ibu Suri Agung kami baru saja keluar dari Kediaman," ucap Yie Er melirik Yu Are,Rei Rei,dan tabib Chau Ci penuh arti.
Seolah mengerti dengan lirikan Yie Er,mereka terdiam mengalihkan pandangan kemana-mana.
"Syukurlah Ibu Suri Agung kira kalian menunggu lama,jika seperti itu mari kita pergi ke perayaan!" ajak Ibu Suri Agung melangkahkan kakinya berserta yang lain.
Yie Er melihat-lihat Istana yang terasa sunyi,hanya ada prajurit-prajurit yang berjaga disepanjang lorong.Mungkin Permaisuri dan Selir dari kerajaan lain telah pergi ke perayaan itu meskipun dari mereka mendapatkan sebuah luka.Entahlah dengan Selir Pertama apakah dia menghadiri perayaan itu atau tidak? Yie Er yakin keluar dari kediamannya saja Selir ular itu akan malu apalagi jika menghadiri perayaan itu.
Lama Yie Er berjalan keluar dari gerbang Istana Diansti Han,Yie Er dihadapkan dengan pemandangan yang tak pernah ia lihat sebelum nya.
Perayaan ini seperti pasar malam di dunianya dulu tetapi di sini terasa lebih meriah Permaisuri dan Selir terlihat berbaur dengan rakyat biasa tanpa memandang kasta.Perayaan ini penuh warna,para pedangang saling bejejeran disepanjang jalanan,bahkan ada sebuah pertunjukan,ini semua sangat wow,dia tak akan pernah melupakan keindahan ini.
Yie Er heran kepada rakyat Dinasti Han bagaimana mereka bisa mempersiapkan perayaan ini dalam waktu singkat dan sangat meriah.
"Yie Er,ayo kenapa kau terdiam?" Ibu Suri menarik tangan Yie Er.
"Ahh tidak Ibu Suri,Permaisuri ini hanya mengagumi perayaan ini," decak Yie Er penuh kagum tanpa melihat Ibu Suri.
"Nikmatilah Yie Er,jika kau ingin lebih menikmatinya Ibu Suri Agung dan Ibu Suri akan pergi! tetapi ingat jangan pernah berjauhan dengan Yu Are,Rei Rei dan tabib Chau Ci!" peringat Ibu Suri Agung tegas.
"Ya Ibu Suri Agung,Permaisuri ini mengerti," ucap Yie Er pelan.
Ibu Suri Agung dan Ibu Suri pergi lebih dalam ke perayaan,sementara Yie Er masih belum beranjak dari tempatnya berdiri.
"Permaisuri apakah Anda ingin melihat-lihat atau ada sesuatu yabg ingin anda beli?" tanya Yu Are.
"Ahhh ya,mari kita melihat-lihat dan untuk kalian belilah sesuatu juga! belilah apapun yang menurut kalian bagus!" ucap Yie Ee tersenyum lebar.
"Ya kami akan membeli nya,tetapi sekarang kami hanya akan melayani Permaisuri saja," ucap Rei Rei memandang Yu Are dan tabib Chau Ci silih berganti.
__ADS_1