
"Baik Yang Mulia," ucap kedua prajurit penjaga pintu itu bergegas pergi melaksanakan perintah Yuan.
Ruangan Huimian kembali hening tanpa adanya suara yang keluar sedikitpun.Kaisar Faing merasa tak tahan ingin sekali dirinya mencairkan suasana yang menurut dirinya membosankan.Jika saja kejadian barusan tak pernah terjadi,pastilah dirinya akan mencairkan suasana tak mengenakan ini,kejadian barusan serasa akan terus berbekas di dalam ingatannya.
Panglima Agung Zerang merasa tak sabar,dirinya ingin segera membongkar jika Selir Pertama lah yang meracuni semua Permaisuri dan Selir.Pandangan matanya tak sengaja mengarah kepada Kaisar Yeun yang juga tengah menatapnya Intens.
Kaisar Yeun terus memandangi Panglima Agung Zerang,sekarang ia tak lagi mempedulikan kejadian barusan seperti Kaisar Faing yang terlihat masih memikirkan nya.Kaisar Yeun merasa aneh dengan Panglima Agung Zerang,dirinya tahu jika Panglima Agung Zerang mengetahui sesuatu tentang kejadian di mana para Permaisuri dan Selir kesakitan.
Dirinya pun merasa penasaran,karena reaksi racun Xui bukanlah seperti yang dialami para Permaisuri dan Selir.Rasa penasaran nya akan hilang jika ia mengetahui apa yang diketahui oleh Panglima Agung Zerang.
Kaisar Yeun dan Panglima Agung Zerang masih saling tatap menatap dengan pemikiran mereka masing-masing.Para Kaisar dan Menteri-menteri mereka juga sibuk dengan pemikiran masing-masing.
Brak!
Terdengar suara pintu Huimian dibuka cukup keras membuyarkan pemikiran masing-masing dari setiap Kaisar,dan Menteri-menteri,serta Panglima Agung Zerang.
"Berani sekali kau melakukan itu!" teriak Yuan sedikit keras.
Semua orang merasa kaget mendengar suara pintu dibuka cukup keras,termasuk Yuan.Dia merasa kaget,karena itu secara spontan Yuan berteriak kepada kedua prajurit di hadapan pintu yang membuka pintu cukup keras.
"Ma..maafkan hamba Ya..Yang Mulia! hamba menyampaikan jika Permaisuri Bai Lu tak lagi berteriak kesakitan.Namun Permaisuri Bai Lu terlihat begitu lemas,dan maafkan hamba Yang Mulia! Permaisuri Bai Lu bersikeras ingin kemari," ucap salah satu prajurit menunduk takut dengan satu prajurit lainnya yang juga sama ketakutan.
"Apa!" teriak Kaisar Sares spontan berdiri dari duduknya,ketika prajurit di depannya mengatakan jika Permaisuri nya bersikeras ingin kemari.
Kaisar yang lainnya dan Panglima Agung Zerang memaklumi teriakan dari Kaisar Sares.Memang begitulah bila seseorang merasa khawatir dengan orang yang di sayangi nya.
__ADS_1
"Di mana Permaisuri Bai Lu sekarang?" tanya Kaisar Sares dengan wajah sangar bercampur khawatir nya.
"Permaisuri ini disini Yang Mulia," terdengar suara lemah dari belakang kedua prajurit itu.
"Permaisuri ku mengapa kau bersikeras ingin kemari?" tanya Kaisar Sares khawatir berjalan kearah dimana Permaisuri Bai Lu berdiri ditopang kedua pelayan Setianya.
Meskipun Kaisar Sares adalah Kaisar yang tak bersahabat kepada orang lain,dia sebenarnya merasa begitu mencintai Permaisuri Bai Lu melebihi dirinya sendiri.Dia akan sangat terlihat lemah lembut ketika berhadapan dengan Permaisuri Bai Lu.
"Maafkan Permaisuri mu ini Yang Mulia,hanya saja Permaisuri ini ingin ikut andil dalam mencari siapa dalang dibalik kekacauan yang membuat Permaisuri ini merasa begitu kesakitan," ucap Permaisuri Bai Lu menyesal terdengar suara lemahnya.
"Ya tak apa Zhen mengerti," ucap Kaisar Sares memeluk Permaisuri Bai Lu dengan satu tangan membelai sayang rambut Permaisuri Bai Lu.
"Terimakasih Yang Mulia!"
"Baiklah mari ikut dengan Zhen!" ajak Kaisar Sares menuntun Permaisuri Bai Lu ke tempat duduknya.
Kedua pelayan setia yang dibawa Permaisuri Bai Lu dari kerajaannya,hengkang keluar dari ruangan Huimian sambil terus memandangi Permaisuri Bai Lu khawatir.
"Semuanya maafkan Kaisar ini mendudukkan Permaisuri Bai Lu dipangkuan Kaisar ini! karena fisik Permaisuri Bai Lu masih terlihat sangat lemah," ucap Kaisar Sares sedikit menyesal di raut wajah dinginnya.
"Ya kami memaklumi itu semua Kaisar Sares,dan tenanglah kami tak akan merasa cemburu dengan kalian berdua," ucap Kaisar Faing disertai tawa kecilnya.
"Ya terimakasih Kaisar Faing!" ucap Kaisar Sares sedikit menundukkan kepalanya disamping kepala Permaisuri Bai Lu,karena sekarang Permaisuri Bai Lu telah berada di pangkuan nya.
"Kalian pergilah!" perintah Yuan datar mengibaskan tangannya.
__ADS_1
"Terimakasih Yang Mulia! jika seperti itu hamba undur diri," ucap kedua prajurit itu membungkukan tubuh mereka lalu pergi meninggalkan ruangan Huimian yang terasa sedikit tegang,mungkin ketegangan itu muncul karena sebentar lagi pelaku dari kekacauan yang terjadi akan segera diketahui.
"Baiklah semuanya,Permaisuri Bai Lu ada disini,ia adalah salah satu dari Permaisuri yang menghadiri jamuan makan.Dan pastilah Permaisuri Bai Lu mengetahui apa yang terjadi di dalam Gazebo Barat selama jamuan makan berlangsung," ucap Yuan datar memandang Permaisuri Bai Lu.
Permaisuri Bai Lu yang merasa tengah dipandang oleh Yuan seketika langsung berbicara. "Benar Kaisar Yuan,Permaisuri ini mengetahui apa yang terjadi di Gazebo Barat," ucap Permaisuri Bai Lu.
"Jika seperti itu,Panglima Agung Zerang silahkan bertanya apa yang ingin kau tanyakan kepada Permaisuri Bai Lu!" ucap Yuan datar.
Panglima Agung Zerang yang sedari tadi tak sabar menunggu tersenyum lebar,kini dirinya akan membongkar jika Selir Pertama lah yang meracuni semua Permaisuri dan Selir.Karena semua bukti yang ada mengarah kepada Selir Pertama.
"Baiklah Yang Mulia,terimakasih atas kepercayaan Yang Mulia kepada Panglima ini! Panglima ini akan berusaha semaksimal mungkin untuk menguak siapa dalang dibalik kekacauan yang terjadi," ucap Panglima Agung Zerang menundukkan sedikit kepalanya.
Mereka semua yang ada dalam ruangan Huimian memandangi Panglima Agung Zerang intens.Menteri-menteri yang awalnya memandang Panglima Agung Zerang sinis kini tergantikan dengan wajah penasaran.
"Ya,jika begitu mulailah penyelidikan mu segera Panglima Agung Zerang!" ucap Yuan tenang.
Kaisar Faing dan Kaisar Yeun memandangi Panglima Agung Zerang intens.Sekarang mereka akan mengetahui apa yang Panglima Agung Zerang ketahui.
"Yang Mulia,saya bilang jika saya mempunyai tiga bukti,termasuk bukti yang ditemukan Kaisar Faing yang kini berada ditangan Kaisar Yeun.Bukti yang Panglima ini miliki adalah cawan ini!" ucap Panglima Agung Zerang menunjukkan cawan yang ditemukan di Gazebo Barat.
Semua orang menatap cawan dalam genggaman Panglima Agung Zerang penasaran,mereka menunggu dengan tak sabar apa yang akan Panglima Agung Zerang katakan lagi.
Permaisuri Bai Lu menatap cawan ditangan Panglima Agung Zerang aneh,dirinya seperti pernah melihat cawan itu tapi entah dimana? Permaisuri Bai Lu merasa lupa.
"Para Kaisar semuanya jika kalian bertanya dari mana Panglima ini menemukan cawan ini? maka jawabannya adalah,Panglima ini menemukan cawan ini Gazebo Barat tepat di meja tempat Selir Pertama Xiou Ying duduk meracik tehnya.Bukan begitu Permaisuri Bai Lu?" tanya Panglima Agung Zerang sedikit menyeringai.
__ADS_1