Perjalanan Sang Permaisuri

Perjalanan Sang Permaisuri
35 Mendekati


__ADS_3

"Ehmn Permaisuri akankah lebih baik anda tak perlu pergi kesana," ucap Yu Are ragu tak berani melihat pantulan Yie Er di hadapannya.


"Mengapa Yu Are? biarkan aku pergi ke jamuan makan khusus Permaisuri dan Selir itu.Aku ingin lebih mengenal tentang Dinasti dan kerajaan lain melewati


para Permaisuri dan Selir," ucap Yie Er bertanya heran.


Dalam hati Yie Er tahu bila Yu Are tengah mengkhawatirkan dirinya.Dia memaklumi itu semua terlebih lagi dulu Yu Are dan Rei Rei lah yang menjadi saksi dimana Yie Er yang dulu di cemooh oleh Permaisuri dan para Selir itu.


"Yu Are,tenanglah lagi pula aku sekarang ini berbeda.Kau melihat perbedaan ku sekarang bukan?


Permaisuri yang dulu dan sekarang berbeda," ucap Yie Er menatap pantulan Yu Are dari cermin dihadapannya yang juga tengah menatapnya.


Yu Are mengingat bila Jungjungan nya yang sekarang berbeda dari dulu.Kenapa dengan hal yang satu ini ia kerap kali lupa? Seharusnya ia lebih mengingat mengenai hal ini.Bahwa Jungjungan nya sekarang terlihat kuat tanpa mau di tindas lagi.


"Maaf Permaisuri! saya lupa,tetapi hari ini adalah pelatihan Anda dengan Panglima Agung Zerang," ucap Yu Are tersenyum heran dengan menampakkan gigi putihnya.


"Sudahlah tak apa,kau tak perlu meminta maaf,Permaisuri ini memaklumi itu semua.Dan untuk pelatihan itu,seseorang tak akan bisa melatihku dan aku pun tak akan bisa mengikuti pelatihan di Valium Timur," ucap Yie Er tetap tersenyum hangat mengatakan itu semua.


"Jika seperti itu waktu 3 hari ini Anda tak akan bisa berlatih dengan Panglima Agung Zerang? bagaimana dengan Zui Qiang? tapi mengapa ini bisa terjadi Permaisuri?" tanya Yu Are khawatir terus bertanya.


Yu Are berpikir apakah ini adalah alasan mengapa Yang Mulia memanggil Permaisuri untuk pergi ke kediamannya.Jika seperti itu sungguh malang nya nasib Jungjungannya ini selalu mendapatkan rintangan ketika ia akan melangkah.

__ADS_1


"Sudahlah tak perlu dipikirkan,aku akan menceritakan semuanya nanti tentang apa yang terjadi,yang harus dilakukan sekarang antarakan aku ke jamuan khusus Permaisuri dan Selir pagi ini," ucap Yie Er tersenyum bersemangat.


"Baik Permaisuri,tapi disana saya dan Rei Rei tak akan mendampingi Permaisuri," ucap Yu Are terlihat kecewa.


"Rei Rei! ohh aku lupa mengapa Rei Rei tak disini?" ucap Yie Er menpuk pelan jidatnya.


Melihat itu Yu Are tertawa,pagi ini Jungjungan nya terlihat berbeda dari hari-hari biasanya.Pagi ini Jungjungannya terlihat lebih tenang,anggun,bijakaana,tentunya juga cantik sangat amat cantik,dan terlihat lebih penyayang seperti dewi.Sungguh Yu Are merasa kagum melihat Yie Er bagaikan bak dewi.


"Permaisuri Rei Rei pergi kekediaman Chau," ucap Yu Are.


"Kediaman Chau!?"


"Ya Permaisuri,kediaman Chau adalah dimana semua pelayan Istana tinggal," ucap Yu Are sedikit menjelaskan kepada Jungjungannya karena Yu Are tahu bila Yie Er pastilah tak tahu tentang itu.


"Ayo sekarang kita pergi ke jamua makan khusus Permaisuri dan Selir!" ucap Yie Er kemudian,tak enak melihat wajah menyesal dari Yu Are.


"Baik Permaisuri," ucap Yu Are kembali bersemangat.


"Permaisuri!" panggil Rei Rei di depan pintu kediaman Yie Er.


"Ahh Rei Rei kau sudah kembali?" ucap Yu Are.

__ADS_1


"Rei Rei,kenapa kau pergi ke kediaman Chau?" tanya Yie Er sepontan.


"Saya pergi untuk mengambil sesuatu Permaisuri,maafkan saya," ucap Rei Rei menyesal.


"Sudahlah tak apa,ayo kita pergi aku tak ingin terlambat," ucap Yie Er tersenyum hangat.


Mereka bertiga berjalan beriringan menuju tempat jamuan makan khusus Permaisuri dan Selir.Sesekali Yie Er berpapasan dengan Permaisuri dan Selir dari Dinasti dan kerajaan lain yang memandang dirinya mencemooh,yang di respon dengan sifat acuh tak acuh Yie Er.


Dalam hati Yie Er seperti di perhatikan oleh seseorang,instingnya tak akan pernah salah.Seseorang itu terus mengikuti dirinya dari pertama ia keluar kediaman Xauli.Yie Er tersenyum menyeringai ia tahu seseorang itu memata-matainya dia adalah seorang pelayan dilihat dari pakaiannya,pada saat jamuan makan ia akan tahu siapa yang menyuruh pelayan itu memata-matai dirinya.Meskipun dirinya sekarang terlihat lemah lembut,jangan salahkan dirinya jika tak bersikap seperti itu kepada semua orang.


Dia akan bersikap seperti itu hanya kepada seseorang yang menurut nya baik,bukan kepada seseorang yang menindasnya.


Selir Pertama terlihat tengah berias diri,dengan Faing Yu di kediaman nya dan keenam pelayan-pelayan nya yang lain.Selir Pertama terlihat mewah dari semua yang ia kenakan,tetapi bukannya terlihat lebih cantik tapi malah terlihat berlebihan.


"Faing Yu,apakah Permaisuri lemah tak berguna itu akan hadir di jamuan makan khusus Permaisuri dan Selir?" tanya Selir Pertama tanpa melihat kearah Faing Yu sedikit pun.


"Ya Selir Pertama,saya telah menyuruh seseorang memata-matai Permaisuri,menurut orang itu Permaisuri akan datang ke jamuan makan khusus Permaisuri dan Selir," ucap Faing Yu penuh keyakinan.


"Bagus,dan apakah kau telah menyiapkan racun itu agar di minum oleh Permaisuri lemah tak berguna itu?" tanya Selir Pertama menyeringai.


"Ya Selir Pertama,saya sudah menyiapkan semuanya secara sempurna dan rapih.Saya jamin seseorang tak akan menyadari itu semua," ucap Faing Yu tersenyum bangga.

__ADS_1


Mendengar itu semua Selir Pertama merasa tak sabar menyaksikan dimana saat-saat Yie Er meminum racun Xui.Kehancuran Permaisuri lemah tak berguna itu ada ditangannya,dalam hati Selir Pertama merasa senang tiada tara meskipun Yie Er belum meminum itu,kesenangan itu akan bertambah berkali-kali lipat dari sekarang jika Yie Er meminum racun Xui.


"Jika seperti itu mari kita pergi sekarang,Selir ini merasa sangat tak sabar menyaksikan Permaisuri lemah tak berguna itu meminum racun Xui," ucap Selir Pertama menyeringai.


__ADS_2