
Prajurit sekali lagi memanggil Yie Er agar segera masuk ke tanah gersang Yiguan.
"Diharap Permaisuri Yie Er memasuki arena....!" teriak prajurit berteriak keras.
Yie Er masih belum muncul,merasa jengkel dengan Yie Er yang tak kunjung datang Yuan dengan segera bangkit dari duduknya.
Semua orang melihat Yuan terkejut,keluarga Kemiliteran dan Panglima Agung Zerang semakin resah ditambah dengan keluarga Sierui yang tambah memanas-manasi.
Yuan diam memandang semua orang yang menghadiri Zui Qiang,Yuan menarik nafas dengan perlahan-lahan,melihat itu semua orang tahu bila Yuan akan menghapus nama Yie Er dari pertarungan Zui Qiang.Ketika Yuan akan berbicara dan mulai membuka mulut....tiba-tiba dari arah berlawanan dengan Permaisuri Luie Fei muncullah Yie Er dengan baju Jirah hitamnya tanpa membawa senjata apapun.
Melenggang dengan santai tanpa mempedulikan semua orang di Yiguan yang menatap Yie Er terkejut.
Mereka menatap Yie Er cengo,Yuan yang pada awalnya akan berbicara kembali mendudukkan dirinya dengan rahang mengeras.Keluarga Kemiliteran tersenyum bahagia,orang yang mereka tunggu-tunggu pada akhirnya tiba di tengah-tengah tanah gersang Yiguan.
Mereka sempat melihat Yie Er heran,Yie Er yang terlihat sekarang seperti berbeda dari Yie Er yang mereka kenal selama ini.Tapi untuk apa memikirkan itu yang terpenting sekarang adalah Yie Er telah tiba di Yiguan.
Gong pun terdengar tanda pertarungan sesi ke 5 akan dimulai.Permaisuri Luie Fei memandang Yie Er remeh,sekarang dalam genggaman Permaisuri Luie Fei terdapat pedang perak dengan pegangan berwarna merah.
Yiguan kini hening tanpa ada suara apapun yang terdengar.Yie Er memandang Permaisuri Luie Fei remeh,begitupun sebaliknya.
Mereka baru menyadari jika saat ini Yie Er terlihat tak memegang senjata apapun.Berbeda dengan Panglima Agung Zerang yang melihat terdapat sebuah pedang di pinggang kanan Yie Er tertutupi penutup pedang berwarna hitam pas dengan baju Jirah nya hingga tak terlihat dari kejauhan.
Panglima Agung Zerang merasa khawatir karena yang ia tahu bila Yie Er sama sekali tak dapat menggunakan pedang.Begitupun dengan keempat wanita yang sekarang tengah memandang Yie Er khawatir di seberang lorong Yiguan tempat dimana Yie Er keluar.
Permaisuri Luie Fei mulai melangkah maju dengan tenang,dalam pikiran Permaisuri Luie Fei dia akan sedikit bermain-main dengan Permaisuri lemah dihadapannya kini.
__ADS_1
Yie Er melihat Permaisuri Luie Fei berjalan dengan santai nya kearahnya yang hanya dibalas dengan diam santainya pula.
Lama Permaisuri Luie Fei berjalan hingga pada saat beberapa meter lagi akan sampai dihadapan Yie Er,Permaisuri Luie Fei segera berlari dan Yie Er masih diam dengan santai nya.
Semua orang memandang itu tanpa minat sedikitpun,mereka tahu bila Permaisuri dihadapan mereka kini akan kalah dengan tanpa adilnya.
Itu sudah biasa terjadi selama bertahun-tahun lamanya,kejadian seperti sekarang ini biasa terjadi.
Permaisuri Luie Fei mengayunkan pedangnya kearah Yie Er dengan kuat-kuat.Semua orang yang menyayangi Yie Er terlihat menutup matanya kuat-kuat.
Criinggg....!
Terdengar suara pedang dengan pedang beradu.Semua orang melihat itu terkejut saking terkejut nya Kaisar-Kaisar memandang kejadian itu cengo.Kaisar Faing bahkan mengedipkan matanya berkali-kali takut bila dirinya salah melihat,bahwa
Panglima Agung Zerang menelan ludahnya pabit-pahit dia seperti melihat dirinya di dalam putrinya kini.Dengan baju Jirah hitam dan pandangan yang mengintimidasi.
Permaisuri Luie Fei terkejut,melihat itu Yie Er menyeringai.Permaisuri Luie Fei mulai menyerang Yie Er dengan bertubi-tubi,yang berhasil di tangkis dengan mudahnya oleh Yie Er.
Merasa pedangnya dengan mudah ditangkis Permaisuri Luie Fei terlihat mulai tak sabar,terlihat dalam raut wajah Permaisuri Luie Fei ketakutan takut jika dirinya akan kalah.
Semua orang yang pada awalnya mengira jika pertarungan sesi ke 5 tak akan seru,kini berbalik.Mereka menatap tanah gersang Yiguan tak sabar ingin cepat-cepat tahu siapa yang akan menang pada sesi ke 5.
Pertarungan sesi ke 5 masih berlanjut,tak ada tanda-tanda yang akan menang.Permaisuri Luie Fei dengan nafas memburu nya,selalu mengayunkan pedang dan selalu berhasil ditangkis dengan mudah oleh Yie Er.Sementara Yie Er tampak tenang bahkan sesekali Yie Er menguap dengan santai nya.
Yie Er merasa bosan,dirinya ingin cepat-cepat mengakhiri sesi ke 5.Yie Er yakini jika sekarang semuanya tengah terkejut melihat dirinya,kejutan kepada orang-orang yang menyayangi dirinya telah ia berikan dan akan semakin berkesan jika ia segera mengakhiri sesi ke 5.
__ADS_1
Sringggg....!
Sringggg....!
Yie Er mulai menyerang secara cepat dan tanpa henti,Permaisuri Luie Fei menerima serangan Yie Er tanpa henti mulai kewalahan.Melihat itu Yie Er dengan segara menangkis kaki Permaisuri Luie Fei dengan satu kakinya.
Permaisuri Luie Fei jatuh dengan keras,semua orang terkejut jantung mereka seakan-akan berpacu seperti pacuan kuda.Bahkan Ibu Suri Agung dan Ibu Suri mengeluarkan keringat dingin mereka.
Yiguan yang pada awalnya hening kini menggema dengan teriakan rakyat.Para Permaisuri dan Selir memandang itu terkejut bahkan diantara mereka berekspresi cengo dengan mulut terbuka.
Mereka tak akan mengira jika Permaisuri lemah tak berguna itu bisa mengalahkan Permaisuri Luie Fei yang sulit dikalahkan.Pada awalnya mereka kira jika Yie Er bisa menangkis serangan Permaisuri Luie Fei karena kebetulan belaka,tapi sekarang tidak dihadapan mereka kini adalah nyata.
Permaisuri Luie Fei menggerang sakit,dirinya mencoba bangkit.Dia tak mau jika dirinya kalah dengan Permaisuri lemah tak berguna itu,apapun yang terjadi dirinya haruslah menang.
Dengan perlahan-lahan Permaisuri Luie Fei bangkit,memandang Yie Er menyeringai menutupi wajah kesakitan nya.Permaisuri Luie Fei menyerang Yie Er dengan sekuat tenaga namun terkesan lemah.
Melihat itu Yie Er berpikir jika Permaisuri dihadapannya kini sangat amat keras kepala.Akan dirinya hilangkan kekerasan kepala itu dengan pedang nya.
Yie Er mengayunkan pedangnya kearah kepala Permaisuri Luie Fei.
Crasss!
Semua orang terkejut,mereka takut bila Yie Er akan menebas kepala Permaisuri Luie Fei.Namun perkiraan mereka salah Yie Er berniat menebas rambut panjang indah yang dibanggakan Permaisuri Luie Fei.Kini rambut panjang itu berjatuhan ketanah gersang Yiguan.Permaisuri Luie Fei menjatuhkan dirinya seiring dengan jatuhnya rambut berharganya.
Menurut Permaisuri Luie Fei rambut nya adalah segalanya.
__ADS_1