Perjalanan Sang Permaisuri

Perjalanan Sang Permaisuri
74 Bermalam


__ADS_3

Pintu kediaman Selir Pertama terbuka,Yie Er dan Yuan masuk dengan santai nya,apalagi Yie Er yang terus menempel kepada Yuan.


Selir Pertama mengangah terkejut melihat Yuan datang bersama Yie Er.


Faing Yu menatap tajam Yie Er,berani sekali Permaisuri itu menempel kepada Yang Mulia yang hanya milik Jungjungannya.


Tapi tenang saja setelah kebahagiaan akan ada penderitaan,saat waktunya tiba dirinya akan tertawa dengan kemenangan Selir Pertama.


Yie Er bergerak sedikit menjauhi Yuan,akan dirinya buat Selir Ular itu kepanasan.


"Selir Pertama! apakah keadaan mu baik? Permaisuri ini sengaja berkunjung untuk melihat keadaan Selir Pertama." Yie Er berjalan mendekati peraduan Selir Pertama sedikit menyenggol Faing Yu yang masih berdiri disamping peraduan.


"Ahh ya Selir ini baik,hanya saja Selir ini sedang beristirahat.Dan kedatangan Permaisuri ini tak begitu diharapkan oleh Selir ini!" ucap Selir Pertama tersenyum mengejek.


Yuan hanya terdiam,mungkin Yuan tak tahu apa yang harus dirinya lakukan jika Selir Pertama melihatnya dengan Yie Er.


"Begitu," ucap Yie Er meletakkan jari telunjuknya didagu. "Ahh Yang Mulia,Selir Pertama bilang dia tak mengharapkan kedatangan kita." Yie Er memperlihatkan wajah sedihnya,menarik tangan Yuan kepintu kediaman.


"Ahh tidak-tidak Selir ini hanya bercanda!" teriak spontan Selir Pertama menghentikan Yuan dan Yie Er.


"Benarkah?" tanya Yie Er berpura-pura tak percaya.


"Ahh ya benar," ucap Selir Pertama sedikit terdengar desisan tak suka.


"Selir Pertama,Zhen dan Permaisuri Yie Er membawa ramuan agar kau lekas sembuh," ucap Yuan menyerah kan dua buah botol kepada Faing Yu.


"Ahh terimakasih Yang Mulia,Selir tercinta mu ini akan meminumnya," ucap Selir Pertama melirik Yie Er sinis.

__ADS_1


"Jika begitu minumlah! Zhen tak ingin jika Selir Zhen sakit," ucap Yuan menghampiri Selir Pertama,bersama Yie Er dibelakangnya.


"Baiklah Selir ini akan meminumnya,tetapi Selir ini hanya ingin meminum ramuan dari tangan Yang Mulia," ucap Selir Pertama penuh kelembutan.


"Dengan tangan Zhen?" beo Yuan.


"Ya dengan tangan Yang Mulia,apa Yang Mulia tak menginginkan itu? Apakah karena Selir ini di kalahkan oleh Permaisuri yang tiba-tiba kuat di Zui Qiang?" ucap Selir Pertama berpura-pura sedih dengan sedikit senyum miring di bibirnya.


Yie Er melihat senyuman itu jengkel,lihat saja Selir Ular dirinya akan buat kau termakan oleh ucapan mu sendiri.


"Yang Mulia suapilah ramuan itu kepada Selir Pertama yang tengah sakit! Dan Selir Pertama,Permaisuri ini memang selalu kuat hanya saja Permaisuri ini merasa enggan menunjukkan semua itu," ucap Yie Er tersenyum penuh kesopanan.


Tangan Selir Pertama mengepal kuat,Yuan hanya diam pura-pura tak mendengar apa yang diucapkan Yie Er.


"Baiklah Selir Pertama minumlah ramuan ini!" ucap Yuan menyodorkan sendok kecil dari kayu.


"Baiklah sekarang minumlah ramuan dari Permaisuri Yie Er!" ucap Yuan kembali menyodorkan sendok kecil dari kayu.


Mendengar itu Selir Pertama hanya diam,jika ramuan yang sekarang tengah disodorkan kepadanya adalah dari Yie Er dalam pikiran Selir Pertama bahwa ramuan itu adalah racun.Permaisuri yang sekarang itu penuh kelicikan bukan seperti dulu yang lugu tak berguna serta tak berakal.


"Mengapa Selir Pertama tak meminum ramuan yang dibawa Permaisuri ini? Selir Pertama tenang saja dalam ramuan itu tak ada racunnya," ucap Yie Er tersenyum tersenyum mengejek.


"Jika ada bagaimana?" ucap Selir Pertama refleks memandang Yie Er tak suka.


Yuan memandang Sekir Pertama tajam,dirinya tak suka melihat Selir Pertama berkata seperti itu,Selir yang dulu bersikap lemah lembut kini menunjukkan sifat aslinya.Bahkan mungkin seluruh rakyatnya merasa kecewa ketika melihat sifat Selir Pertama di Zui Qiang.


"Berhenti Selir Pertama,sekarang minumlah ramuan ini! jangan pernah bersikap seperti itu ketika berbicara dengan orang yang kastanya lebih tinggi dari mu!" ucap Yuan penuh penekanan memandang tajam Selir Pertama.

__ADS_1


Selir Pertama diam menahan amarah,Faing Yu serta pelayan lainnya memandang Yie Er tajam.Yie Er yang ditatap tajam oleh banyak orang bersikap santai,toh dirinya tak merasa takut.


"Selir Pertama apakah kau merasa sesuatu mulai bereaksi? kau mengatakan jika ramuan yang dibawa Permaisuri ini racun.Jika terbukti benar,mengapa sekarang kau baik-baik saja?" tanya Yie Er tersenyum mengejek.


"Selir ini baik,terimakasih telah mengunjungi Selir ini! akan lebih baik jika Permaisuri bisa meninggalkan Yang Mulia di ruangan ini berdua dengan Selir ini!" ucap Selir Pertama mengibaskan tangannya.


"Yang Mulia,lihatlah apa yang dilakukan Selir tercintamu ini!" ucap Yie Er berkaca-kaca menarik tangan Yuan santai.


"Selir Pertama jaga sikapmu! lagi pula Zhen pun enggan berduaan denganmu yang bersikap seperti itu," gertak Yuan terpancing emosi.


"Yang Mulia,maafkan Selir ini! Selir ini hanya ingin berdua dengan Yang Mulia." Selir Pertama mulai mengeluarkan air mata palsu nya.


Yuan melihat itu merasa bersalah,bagaimanapun juga Selir Pertama adalah wanita yang dicintainya.Dirinya hanya merasa kecewa saja dengan sikap Selir Pertama akhir-akhir ini.Jika kalian berpikir Yuan mencintai dua wanita di satu waktu,itu benar.Yuan berpikir tak salah bukan bila seorang Kaisar mencintai Permaisuri dan Selir-Selir nya.


"Hikss...! dan lagi pula Selir ini bersikap seperti ini hanya agar menarik perhatian Yang Mulia.Dan hiksss...! saat di Zui Qiang Selir ini hanya terbawa emosi saja," ucap Selir Pertama berderai air mata kebohongan.


Yie Er jengkel,saking jengkelnya Yie Er memutar bola mata terang-terangan.Lain halnya dengan Faing Yu dan pelayan lainnya menyeringai penuh kemenangan.


"Selir Pertama,Kaisar ini hanya terpancing emosi saja.Maafkan Kaisar ini yang bersikap seperti itu kepadamu!" ucap Yuan sedikit lembut.


Jika dibandingkan saat berbicara dengan Yie Er,Yuan terkesan begitu penuh kelembutan.


"Ekhmmm...! dan Permaisuri bisakah kau meninggalkan Zhen dengan Selir Pertama!" pinta Yuan memandang tepat di kedua netra Yie Er yang tengah menahan marah.


Sementara Selir Pertama tersenyum penuh kemenangan,memandang Yie Er mencemooh.


"Maafkan Zhen! dan sebagia ganti dari hari ini saat malam tiba Zhen akan bermalam di kediaman mu," ucap Yuan melanjutkan ucapannya sedikit tersenyum lembut.

__ADS_1


Yuan memegang bahu Yie Er lembut,Yie Er kali ini tersenyum menang.Yie Er segera memeluk Yuan dihadapan Selir Pertama.


__ADS_2