
Tepat hari ini dimana Selir Pertama tengah berdiri di depan gerbang Istana Dinasti Han. Dengan para anggota Istana dan pelayan-pelayan dibelakangnya serta semua rakyat Dinasti Han didepannya.
Selir Pertama berdiri tak enak,dirinya berdiri tepat di kedua kubu. Dimana dirinya hanya berdiri sendiri tanpa Faing Yu dan yang lainnya menemani dirinya.
Siang kemarin setelah Yuan mengiyakan akan menguji Selir Pertama atas kemauan Yie Er. Sorenya Yuan segera mengumpulkan anggota kerajaan dan Menteri-Menteri serta beberapa petinggi Istana untuk membicarakan Selir Pertama.
Waktu itu Selir Pertama datang dengan senyuman lembut di bibirnya diikuti pelayan-pelayan setianya. Mereka memandang Selir Pertama aneh, mengapa Kaisar mereka memanggil mereka semua?
Yang lebih aneh lagi adalah mengapa Selir Pertama berdiri ditengah-tengah mereka semua seolah menjadi tersangka utama?
Mereka akan menunggu apa yang sebenarnya terjadi, sambil memandangi pemandangan langka dihadapan mereka. Melihat Permaisuri mereka duduk di kursi yang seharusnya ia duduki disamping Kaisar mereka dengan tangan menyentuh Kaisar mereka yang sangat membenci Permaisuri yang dulu tak berguna itu.
"Baiklah Zhen mengadakan pertemuan ini karena ada sesuatu yang akan Zhen sampaikan," ucap Yuan penuh wibawa.
"Ekhmm Selir Pertama, tanggung jawab yang Zhen berikan kepadamu untuk memberikan uang kepada anggota kerajaan akan dikembalikan kepada Permaisuri Yie Er," lanjut Yuan mengejutkan semua orang tanpa terkecuali Yie Er yang saat ini tengah tersenyum tipis.
"Diberikan?" tanya Xiun, Menteri keuangan Dinasti Han terkejut mendengar keputusan tiba-tiba Kaisar nya.
"Ya Menteri Xiun, Zhen akan mengembalikan tanggung jawab itu kepada Permaisuri Yie Er yang seharusnya pantas memikul tanggung jawabnya sebagai seorang Permaisuri," ucap Yuan dengan satu alis terangkat tak menghilangkan wajah datarnya.
__ADS_1
Selir Pertama diam, amarah membuncah dalam dirinya mendengar ucapan Yuan. Namun sebisa mungkin Selir Pertama menutupi itu semua dengan senyumnya. Mencoba sebisa mungkin tak memandangi Yie Er yang semakin menyulut amarahnya.
"Anda benar Yang Mulia, lagipula tidak selamanya Selir ini memegang tanggung jawab itu," ucap Selir Pertama tersenyum tipis menahan marah.
"Baiklah Selir Pertama secara langsung menyetujui hal ini. Maka mulai sekarang keuangan mengenai anggota kerajaan akan dipegang oleh Permaisuri Yie Er," ucap Yuan memandang satu persatu mereka semua.
Sebagian dari mereka mengangguk setuju dan sebagiannya tidak. Mereka yang tak setuju masih meragukan Yie Er, tapi apa boleh buat jika itu semua adalah tanggung jawab Permaisuri meraka.
Yie Er memandangi Selir Pertama penuh arti. "Baiklah Permaisuri ini akan sangat bertanggung jawab," ucap Yie Er tersenyum manis mengalihkan pandangannya menjadi menatap Ibu Suri Angung dan Ibu Suri yang juga menatapnya senang.
"Zhen akan mengumumkan dua hal lagi," ucap Yuan tanpa jeda mengalihkan pandangannya kepada Yie Er.
Mendengar ucapan Yuan mereka lantas saling memandang penasaran.Hingga secara tak enak hati Menteri Mou bertanya. "Yang Mulia, Menteri ini ingin bertanya, apa yang akan Yang Mulia umumkan?" tanya Menteri Mou canggung.
"Dan satu lagi, Selir Pertama harus mengatakan semua yang dia perbuat kepada Permaisuri Yie Er saat dulu dihadapan rakyat Dinasti Han. Hukuman yang ini Zhen ambil agar tak ada lagi ke salah pahaman serta kebohongan." Ucap Yuan mengedarkan pandangan tajam tak terbantahkan, kembali mengejutkan semua orang yang mendengarnya.
Selir Pertama menegang namun sebisa mungkin Selir Pertama menutupi itu semua. Menteri-Menteri Istana hanya mampu terdiam tanpa berani mengeluarkan suara apapun dengan apa yang diucapkan Yuan.
Mereka semua saat ini hanya memusatkan pandangan kepada Selir Pertama.
__ADS_1
"Tapi Yang Mulia atas dasar apa Anda memberikan hukuman kepada Selir Pertama?" tanya salah satu pentinggi Istana mengerut penasaran.
"Zhen melakukan ini demi kebaikan Selir Pertama," jawab Yuan merasa tersinggung melirik tajam petinggi Istana itu.
"Apakah hal ini tidak akan menimbulkan hal buruk kepada rakyat Dinasti Han?" tanya petinggi itu penuh pertimbangan.
"Tidak, ini keputusan mutlak Zhen. Dan Zhen yakin jika Selir Pertama setuju dengan apa yang diucapkan Zhen. Karena Selir Pertama telah berubah, kalian semua tahu bukan apa yang sebenarnya terjadi dengan Selir Pertama?" tanya Yuan datar mengeraskan rahangnya menatap salah satu petinggi.
Mereka semua mengangguk serempak, kembali mengingat perlakuan dan sifat yang sebenarnya dari Selir Pertama yang selalu mereka banggakan, pantas mendapatkan sebuah pelajaran.
"Selir ini menerima apa yang diputuskan Yang Mulia. Ini memang sebagi hukuman, Selir ini bahkan senang bisa menebus kesalahan Selir ini," ucap Selir Pertama tersenyum manis tanpa beban.
"Selir Pertama, maafkan Permaisuri ini yang membuatmu dihukum oleh Yang Mulia!" ucap Yie Er menatap sedih Selir Pertama.
Selir Pertama hanya mampu diam,berpura-pura tersenyum lembut menutupi amarah didalam dirinya. Ingin sekali Selir Pertama berdiri menghunuskan pedang ke leher Yie Er. Dirinya tahun ini semua atas usul dari Permaisuri lemah tak berguna itu.Lihat saja dirinya akan membalas semua ini dengan lebih kejam.
"Tak apa Permaisuri, lagipula ini semua kesalahan Selir ini," ucap Selir Pertama.
"Baiklah sudah diputuskan bahwa Selir Pertama menerima semua hukuman dari Zhen, dan besok Selir Pertama akan mengucapkan semuanya didepan rakyat Dinasti Han. Dan apa para petinggi Istana setuju?" tanya Yuan tegas tak terbantahkan kepada para petinggi Istana.
__ADS_1
"Ya, setelah dipertimbangkan terdapat hal positif dari itu semua," ucap salah satu petinggi Istana.
Mereka semua menggaguk mengerti, tak bisa menyangkal apa yang ada didepan mata. Menteri-Menteri serta para pentingi Istana mulai pergi tak lupa berpamitan kepada Yuan.