
Yie Er terdiam memandangi tabib Chau Ci dari peraduannya.Sekilas Yie Er tersenyum menyeringai samar,pastilah tabib yang memeriksa nya mengetahui apa yang ada di dalam cawan itu.Sebentar lagi Selir Pertama akan menjadi tersangka utama dari keributan yang terjadi kini.Ah tak sia-sia dirinya melakukan semua ini,memanah banyak burung dengan satu anak panah itu sungguh mengagumkan.
"Ada yang terjadi tabib Chau Ci?" tanya Ibu Suri Agung terkesan terburu-buru saking penasarannya.
"Ibu Suri Agung! cawan ini mengandung racun Xui," ucap Chau Ci ragu ketika mengatakan itu.
Mereka merasa terkejut mendengar pengakuan dari tabib Chau Ci.Apa yang tabib Chau Ci bilang? bahwa cawan itu mengandung racun bernama Xui.Itu artinya Yie Er dan yang lainnya meminum racun Xui.
"Racun Xui?! jenis racun apa itu tabib?" tanya Panglima Agung Zerang mengeraskan rahangnya.
Panglima Agung Zerang merasa sedih putrinya ini diracuni oleh seseorang,karena itu putrinya tak dapat berlatih Zui Qiang dan hanya bisa terbaring di peraduan dengan kesakitan.
"Enghhh Panglima racun Xui adalah racun pelumpuh syaraf-syaraf otot,yang menyebabkan si pengguna lemas dan jika digunakan dalam jangka panjang tubuh si pengguna bisa lumpuh," ucap tabib Chau Ci sedikit takut ketika dirinya berhadapan dengan Panglima Agung Zerang.
"Oh Ya ampunn...!" pekik Ibu Suri,Yu Are dan Rei Rei seketika menutup mulut mereka.
Mereka menatap Yie Er kasihan berderai air mata,sungguh tega orang yang meracuni Yie Er mereka.Mereka yakin jika orang yang meracuni itu sangatlah kejam.Tadinya mereka menerka jika racun itu hanyalah racun biasa pada umumnya.Tetapi racun itu terdengar sangat menyakitkan walaupun sepele.
Panglima Agung Zerang sempat terpaku mendengar apa yang diucapkan tabib Chau Ci.Dirinya bebekali-kali merasa gagal menjadi seorang Ayah. Panglima Agung Zerang menghampiri Yie Er dengan keadaan lemas.
Panglima Agung Zerang berpikir jika sampai Yie Er lumpuh,apa yang akan terjadi dengan hidup putrinya ini.Sudah cukup penderitaan nya selama ini,jika itu benar terjadi sungguh tak adil dunia ini kepada putrinya.
"Eghh sudahlah Bubu! aku akan baik-baik saja.Percayalah kepada putri kecilmu ini!" ucap Yie Er sedikit meringis.
Yie Er merasa tak tega melihat Ayah nya terduduk sedih di samping peraduan tempatnya terbaring.Dirinya merasa sangat jahat bila melihat orang-orang di dalam Kediamannya merasa bersedih.Tapi ini harus ia lakukan,demi dirinya,Yie Er yang asli,dan juga mereka orang-orang yang menyayangi dirinya dengan tulus.
__ADS_1
"Ya,Bubu percaya pada Putri kecil Bubu.Termasuk Ibu Suri Agung dan yang lainnya," ucap Panglima Agung Zerang tersenyum sayang.
Ibu Suri Agung melihat Panglima Agung Zerang dan yang lainnya memandang Yie Er terbaring di peraduan.Dia harus memastikan jika menantu dari menantunya akan baik-baik saja.
Dirinya tak ingin jika mereka bersedih,terlebih lagi
dengan Panglima Agung Zerang.Mungkin bila Yie Er tak menikah dengan Yuan,Cucunya Yie Er tak akan mempunyai nasib seburuk itu.Dirinya kadang merasa bersalah kepada Panglima Agung Zerang.
"Apakah Yie Er akan baik-baik saja?" tanya Ibu Suri was-was.
"Ya Ibu Suri Agung,Permaisuri akan baik-baik saja! Permaisuri hanya meminum racun itu satu kali saja.Dan lagi pula reaksi dari racun Xui bukanlah rasa sakit yang teramat sangat itu.Reaksi racun Xui yang sebenarnya adalah tubuh si pengguna langsung lemas seketika tanpa adanya rasa sakit yang di alami Permaisuri dan yang lainnya," ucap tabib Chau Ci heran dengan racun Xui dicawan ditangannya.
"Itu artinya,Yie Er bukan terkena racun Xui?" tanya Ibu Suri Agung khawatir.
"Ya Ibu Suri Agung kemungkinan seperti itu,tapi mungkin saja ini racun baru yang pertama kali di buat menyerupai racun Xui," ucap tabib Chau Ci yakin tak yakin.
"Hmm Permaisuri,dari mana anda mendapatkan cawan kecil ini?" tanya tabib Chau Ci mengulurkan cawan ditangannya.
Panglima Agung Zerang dan yang lainnya melihat cawan di tangan tabib Chau Ci penasaran.Jika Yie Er menjawab pertanyaan itu mereka akan tahu siapa orang yang meracuni Yie Er dan yang lain.
"Cawan kecil itu eghh aku dapat dari Selir Pertama,maksudku Ahkk..! Selir Pertama menuangkan racikan tehnya ke dalam cawan itu untukku minum," Ucap Yie Er sesekali meringis.
"Selir Pertama?!" ucap serempak mereka semua termasuk tabib Chau Ci.
"Ya Selir Pertama," ucap Yie Er sambil tersenyum menyeringai samar,mereka tak menyadari senyum Yie Er itu,mereka semua hanya fokus dengan pemikiran mereka masing-masing.
__ADS_1
"Apa kau yakin menantu ku?" tanya Ibu Suri tak percaya.
Ibu Suri berpikir untuk apa Selir Pertama meracuni Permaisuri dan Selir yang lain? Jika meracuni Yie Er itu pasti,dirinya tahu betul menantu tak diharapkannya itu akan melakukan apapun untuk kursi Permaisuri.
"Iya Ibu Suri,racikan teh terakhir yang Permaisuri ini dan Permaisuri serta Selir lainnya minum adalah racikan teh dari Selir Pertama," ucap Yie Er terlihat meyakinkan.
Haha dalam hati Yie Er tertawa,Selir Ular itu akan mendapatkan tuduhan keracunan Permaisuri dan Selir.
"Apa? jika itu benar Selir Pertama adalah tersangka pertama dari kekacauan ini," ucap Panglima Agung Zerang mengeraskan rahangnya.
Lagi-lagi Selir Pertama! Panglima Agung Zerang berpikir mengapa dalam hidup putrinya harus ada Selir Pertama Xiou Ying.Sungguh Selir Pertama Xiou Ying itu adalah malapetaka,dirinya harus sesekali bertindak demi Yie Er putrinya.
"Iya itu mungkin memang benar Panglima Agung Zerang.Mengingat dengan apa yang dilakukan Selir Pertama kepada Yie Er selama ini,itu mungkin saja benar," ucap Ibu Suri meyakinkan.
"Ibu Suri Agung! Ibu Suri! ijinkan hamba untuk menemui Yang Mulia! Hamba akan membicarakan ini semua dan mengungkapkan yang sebenarnya terjadi," ucap Panglima Agung Zerang berbicara sebagai seorang Panglima bukan seorang Gongfu(besan) dari Inu Suri Agung dan Ibu Suri.
"Panglima Agung Zerang!"
"Maafkan hamba Ibu Suri! Hamba berbicara sebagia seorang Panglima Agung.Dan melakukan ini semua diatas nama kan kewajiban hamba serta seorang Ayah," ucap Panglima Agung Zerang penuh ketegasan.
"Ya saya mengerti Panglima Agung Zerang," ucap Ibu Suri Agung tersenyum maklum begitupun dengan yang lain termasuk Yie Er.
"Jika seperti itu saya undur diri,Yie Er cepatlah sembuh Bubu akan segera kembali!" ucap Panglima Agung Zerang mengecup kening Yie Er sayang.Setelah itu Panglima Agung Zerang melangkah pergi menjauhi kediaman Xauili.
____________________________________________
__ADS_1
Halo semuanya:) jangan lupa kasih jempol kalian yah ;) Maaf nih Author selalu minta ke kalian:(
Sekali lagi maaf,tapi Author butuh jempol berharga kalian itu:)