
Yie Er berbalik merasa diperhatikan oleh seseorang,namun ketika ia berbalik dirinya sama sekali tak menemukan siapapun di mana-mana,hanya ada Yu Are dan Rei Rei disampingnya.
"Permaisuri apa ada sesuatu?" tanya Rei Rei heran.
"Ahh tidak aku hanya ingin melihat-lihat," alibi Yie Er.
Yie Er merasa mungkin itu hanya Yu Are dan Rei Rei,toh untuk apa dirinya peduli mau itu orang ataupun mahluk tak kasat mata,yang pasti dirinya tak ingin mencari tahu.Berbeda dengan seseorang itu yang sangat ingin menunjukkan dirinya dihadapan Yie Er.
"Yu Are! Rei Rei! ayo kita kembali ke kediaman Permaisuri ini! Hari sudah akan berubah menjadi malam sebentar lagi," ucap Yie Er bangkit dari duduknya.
"Ya Permaisuri,lagipula Anda perlu istirahat lagi untuk besok supaya stamina Anda penuh," ucap Yu Are membenarkan.
"Hmm Ya," ucap Yie Er memutar bola matanya tanpa diketahui Yu Are dan Rei Rei mulai berjalan menjauhi taman Istana dengan seseorang yang masih memperhatikannya intent dari jauh.
Setiap waktu keempat wanita yang menyayangi dirinya dengan tulus selalu mengingatkan jika dirinya harus beristirahat.Yie Er pikir bagaimana bisa mereka setiap saat menyuruhnya beristirahat? lama-kelamaan bisa-bisa dirinya lumpuh saking seringnya beristirahat,dengan kata lain terbaring di peraduan.
"Permaisuri apa anda memerlukan sesuatu untuk esok? Jika ada,saya akan menyiapkannya dari sekarang agar Anda tak kerepotan,"
tanya Yu Are.
"Hmm kurasa tidak Yu Are,tapi ada sesuatu? aku ingin kau menyampaikan kepada tabib Chau Ci,agar membuat obat agar bekas luka dipunggung ku secepatnya hilang! Permaisuri ini merasa terganggu ketika bercermin," pinta Yie Er sedikit menggerutu.
__ADS_1
"Haha ya Permaisuri anda tenang saja,lagi pula tabib Chau Ci akan menjadi tabib setia Anda mulai saat ini," ucap Yu Are tertawa sedikit keras bersama Rei Rei.
"Ya Permaisuri ini tahu," ucap Yie Er.
"Baiklah kami akan menyampaikannya Permaisuri,jika tak ada sesuatu lagi kami undur diri," ucap Rei Rei dengan senyum geli di bibirnya,sementara Yu Are masih tertawa.
"Ya pergilah! Tapi ingat kalian juga harus beristirahat dengan cukup,Permaisuri ini tak ingin jika temannya jatuh sakit," ucap Yie Er tersenyum lembut.Berbeda dengan Yu Are dan Rei Rei yang tersenyum haru sambil mengangguk kemudian mereka pergi keluar dari kediaman Yie Er menembus gelapnya malam.
Yuan diam termenung dibelakang kediamannya.Memandang pohon Sakura besar dengan bulan putih bersinar dibelakang nya.Yuan saat ini tengah memikirkan keadaan Selir Pertama,ia merasa cemas namun kecemasan Yuan berbeda.Yuan merasa cemas dengan Selir Pertama namun hanya seperkecil saja,rasa cemas terbesarnya entah karena apa? Dia merasa cemas hari esok akan datang,Yuan cemas mengenai Zui Qiang tapi ia tak tahu jenis kecemasan apa itu.
Yuan berharap semoga saja hari esok berjalan dengan lacar.Esok hari adalah hari dimana pertarunagan Zui Qiang dimulai dan hari berakhirnya masa kuhuman Selir Pertama di Gazebo Timur.
Semua orang sibuk mempersiapkan Zui Qiang, malam hari gelap gulita ditemani kerlap-kelip bulan dan bintang saling menghiasi langit gelap,tak terasa terlewati begitu singkat.
Selir Pertama keluar dengan keadaan memperhatikan,wajah pucat lemas nya sertai pakaian kotor lebih mendominasi.
Melihat itu Faing Yu dan yang lainya meneteskan air mata,Faing Yu dengan segera menghampiri Selir Pertama,menutupi tubuh ringkih Selir Pertama dengan Jubah.
Segera membawa Selir Pertama menuju kediamannya.Selir Pertama menatap jalannan dengan tanpa ekspresi apapun,tangan ringkihnya mengepal dengan kuatnya.
"Selir Pertama,istirahatlah dan makan terlebih dahulu,saya dan Wei Chu akan menyiapkan persiapan mandi anda," ucap Faing Yu tersenyum lirih saat tiba di kediaman Selir Pertama.
__ADS_1
"Faing Yu!" panggil Selir Pertama tanpa memandang Faing Yu.
"Ya Selir Pertama,apa ada sesuatu yang sakit? apa Anda menginginkan sesuatu?" tanya Faing Yu bertubi-tubi.
"Selir ini harus segera menghadiri Zui Qiang," ucap Selir Pertama.
"Anda Istirahat dan makanlah sebanyak-banyaknya Selir Pertama! agar tubuh anda kuat.Sesi pertarungan Anda sesi ke 20,Yang Mulia sengaja menempatkan anda di sesi itu agar anda dapat beristirahat dengan cukup," ucap Faing Yu tersenyum menenangkan.
Mendengar itu Selir Pertama berpikir untunglah Yuan menempatkan dirinya di sesi itu.Sungguh Yuan sangat amat mencintai dirinya dan semua cinta itu tak akan dia biarkan diambil orang lain.
"Selir Pertama apa Anda baik?" tanya Faing Yu khawatir.
"Hmm Ya Selir ini baik,tolong siapakan baju Jirah terbaikku! aku akan tampil menawan pada saat membalaskan dendam kepada Permaisuri lemah tak berguna itu," desis Selir Pertama penuh kebencian ketika mengingat Yie Er.
Terdengar hampir semua kediaman para Permaisuri dan Selir gaduh,mereka disibukan dengan persiapan-persiapan mereka,dari tataan rambut sampai persiapan baju Jirah mereka.
Hampir semua Permaisuri dan Selir telah bersiap,satu persatu dari mereka terlihat keluar dari kediaman masing-masing dengan baju Jirah khas mereka.
Begitupun dengan Yie Er,ia telah bersiap dengan baju Jirah nya terlihat begitu tegas dan menawan,aura yang terpancar bagai Yie Er sang Mafia,begitu mengintimidasi saat dipandang.Semua yang ada pada Yie Er terlihat hitam kecuali seuntai pita merah menyala yang mengikat rambutnya.
Rambut Yie Er hanya di ikat kuda dengan beberapa juntai rambut dibiarkan tergerai.
__ADS_1
Ibu Suri Agung dan Ibu Suri dari pagi-pagi sekali telah bertamu ke kediaman Yie Er.Pada saat mereka datang Yie Er tengah membersihkan diri dibantu oleh Yu Are dan Rei Rei.
Sekarang saat-saat dimana Zui Qiang dimulai tiba,para rakyat mulai berdatangan ingin menyaksikan pertarungan antar Permaisuri dan Selir dari Dinasti dan kerajaan berbeda.Keluarga Kemiliteran pun datang,hampir semua keluarga besar seperti Keluarga Kemiliteran datang termasuk Keluarga Besar Seirui,adalah Keluarga Selir Pertama berasal.