Perjalanan Sang Permaisuri

Perjalanan Sang Permaisuri
60 Kemenangan Selir Pertama


__ADS_3

Pertarungan Zui Qiang sesi ke 20 dimulai.Selir Pertama terlihat memasuki lapangan gersang Yiguan.Para rakyat bergemuruh menyambut Selir Pertama,keluarga Kemiliteran memandang keluarga Seirui tak suka.Mereka mengalihkan pandangan mereka secara ogah-ogahan ke pertarungan sesi Selir Pertama.


Kini dihadapan Selir Pertama berdiri Selir Wein Rong tanpa rasa takut,mereka berdua sama-sama menggunakan pedang.


Selir Wein Rong mulai berlari menghampiri Selir Pertama,mereka kini beradu pedang dengan gesit nya.


Tranggg...!


Tranggg...!


Selir Pertama terdorong beberapa langkah dengan pedang terlempar lumayan jauh.Selir Wein Rong melihat kesempatan itu menyerang Selir Pertama yang berhasil menghindar.Selir Wein long sempat terdiam bersiap menyerang melihat kesempatan itu


Selir Pertama menendang tepat pada perut Selir Wei Rong.


Selir Pertama berlari mengambil pedang yang sempat terlempar tadi.


Kini mereka sama-sama masih memegang pedang tanpa adanya luka gores sedikitpun.


Selir Pertama dan Selir Wei Rong saling berputar,mengintai dengan mata tajam masing-masing.


Rakyat Dinasti Han bergemuruh,selama bertahun-tahun pertarungan Zui Qiang ada,Selir Pertama selalu menang,dan sekarang pun akan seperti itu.Memang pantas jika Selir Pertama menjadi kebanggaan Dinasti Han.


Yuan melihat Selir Pertama penuh kebanggaan,pastilah yang akan memenangkan Zui Qiang adalah Selir Pertama.


Semua orang berpendapat sama,tetapi berbeda dengan Kaisar Faing.Dilihat dari gelagatnya Kaisar Faing merasa tak yakin jika Selir Pertama Xiou Ying akan memenangkan Zui Qiang bila melihat kehebatan bermain pedang Permaisuri Yie Er.


Kaisar Faing memandang Selir Pertama yang tengah bertarung melawan Selir dari Kaisar Yeun.Dilihat dari bermain pedangnya Selir Pertama juga patut diacungi tangan.Dirinya berpikir jika pada sesi penentuan pemenang Selir Pertama Xiou Ying dan Permaisuri Yie Er yang bertarung memperebutkan kemenangan Zui Qiang pastilah menyerukan.

__ADS_1


Di sana Selir Pertama masih diam dengan pandangan mata tajam nya.


Selir Pertama menunggu saat dimana Selir Wein Rong menyerang terlebih dahulu,Selir Pertama berniat menyerah Selir Wein Rong tepat di ulu hatinya dengan tinjuan,bukan dengan pedang.


Tranggg...!


Selir Wein Rong menyerang terlebih dahulu melihat Selir Pertama terdiam,dia tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mengalahkan Selir Pertama yang membuatnya kesakitan mengenai perkara jamuan makan pagi itu.


Bughhh...!


Suara pukulan Selir Pertama tepat mengenai ulu hati Selir Wein Rong.Meskipun pedang dari Selir Wein Rong sedikit mengenai perut kanannya,namun itu tak sebanding dengan rasa sakit yang Selir Wein Rong rasakan.


Selir Wein Rong terjatuh ketanah gersang Yiguan dengan tangan memegang erat ulu hati dari pukulan Selir Pertama.


Yiguan lagi-lagi bergemuruh,rakyat Dinasti Han berteriak melihat kemenangan Selir yang dibanggakan mereka.


Selir Wein Rong dibawa dengan tertatih-tatih oleh pelayan setianya menahan rasa sakit,sementara Selir Pertama keluar dari lorong Yiguan dengan bangganya,Faing Yu dan yang lain menyambut Selir Pertama bahagia bercampur khawatir.


Faing Yu segera memapah Selir Pertama,dia melihat Selir Pertama khawatir. "Selir Pertama apakah luka Anda terasa sangat sakit?"


"Tidak Faing Yu,hanya sedikit goresan saja," ucap Selir Pertama tanpa melihat Faing Yu yang memandang nya.


Pelayan-pelayan Selir Pertama lainnya berjalan dengan keadaan penuh rasa khawatir.Yui Pei berjalan menghampiri Faing Yu yang memapah Selir Pertama,Yui Pei membantu memapah Selir Pertama disisi lain.


"Selir Pertama tetapi luka itu harus segera diobati!" ucap Yui Pei pelan.


Selir Pertama tak berniat menjawab apa yang Yui Pei ucapkan,mereka sudah terbiasa dengan sikap dari Selir Pertama yang kerap kali bersikap acuh kepada pelayannya.

__ADS_1


Kabar mengenai kemenangan Selir Pertama juga sampai di telinga Yie Er.


Yie Er mendengar jika Selir Pertama menang merasa senang,dengan kemenangan Selir Pertama dirinya akan bertarung pada sesi selanjut melawan Selir Pertama dan mengalahkannya secara telak.


Yu Are mengetahui kemenangan Selir Pertama dari beberapa pelayan yang berlalu lalang,saat Yu Are pergi mengambil beberapa makanan untuk Yie Er.


"Permaisuri ini ikut senang dengan kemenangan Selir Pertama," ucap Yie Er tersenyum senang.


"Apa senang?!" Ibu Suri Agung berseru tak percaya.


Yie Er sontak mengalihkan pandangannya ke arah Ibu Suri. "Ya Ibu Suri,Pemaisuri ini ikut senang dengan kemenangan Selir Pertama," ucap Yie Er tersenyum lebar.


"Yie Er jika Selir Pertama memang bisa saja Selir itu bertarung denganmu pada sesi berikutnya!" ucap Ibu Suri Agung memberi pengertian.


Tabib Chau Ci menatap Yie Er penasaran,baru pertama kalinya tabib Chau Ci menemui orang seperti Jungjungannya sekarang. "Permaisuri,tapi mengapa Anda senang?" tabib Chau Ci bertanya,Ibu Suri Agung dan yang lainnya pun mengangguk membenarkan pertanyaan tabib Chau Ci.


"Ahh kau tak perlu tahu tentang itu,yang terpenting jika Permaisuri ini bertarung dengan Selir Pertama di sesi selanjutnya.Permaisuri ini yang akan menang," ucap Yie Er mendongak bangga.


"Tapi Yie Er,Ibu Suri Agung takut jika kau terluka lebih parah lagi.Dan tangan kananmu terluka sehingga di pertarungan yang akan datang kau akan terus menggunakan tangan kiri," ucap Ibu Suri Agung berseru khawatir.


"Jangan perlu khawatir Ibu Suri Agung,Permaisuri ini bisa menggunakan tangan kiri sebaik tangan kanan," ucap Yie Er tersenyum tipis mengangkat tangan kirinya.


Mereka menatap Yie Er dalam-dalam,apa yang diucapkan Yie Er ada benarnya juga.Yie Er bisa menggunakan tangan kiri sebaik tangan kanan,Ibu Suri Agung dan yang lainnya tersenyum bahagia begitupun dengan tabib Chau Ci.


Pertarungan sesi ke 26 telah selesai di sore hari,kini Yiguan sepi tanpa ada orang didalamnya.Para Permaisuri yang menang dan kalah pergi ke kediaman mereka masing-masing.


Sesi selanjutnya tak diumunkan oleh para Kaisar,mereka menyepakati tak memberi tahu itu agar terasa istimewa.

__ADS_1


__ADS_2