Perjalanan Sang Permaisuri

Perjalanan Sang Permaisuri
63 Kemenangan Yie Er


__ADS_3

Yie Er terdorong beberapa langkah kebelakang akibat tendangan Selir Pertama pada perutnya.


Yie Er memegang pedang ditangan kirinya kuat-kuat,mengambil ancang-ancang untuk menyerang Selir Pertama.


Sringgg...!


Pedang Yie Er berhasil di tangkis oleh Selir Pertama,mereka saling mendorong pedang mereka.Meskipun Yie Er menggunakan tangan kiri tetapi dorongan Yie Er sama kuatnya dengan tangan kanan.


Selir Pertama menutup matanya erat-erat merasakan rasa sakit di tungkuk dan sayatan dari Yie Er,darah segar terus mengalir dari luka sayatan itu.


Melihat kelegaan Selir Pertama,Yie Er dengan segera memundurkan tubuhnya kebelakang dengan cepat.Akibat dari perbuatan Yie Er kini Selir Pertama jatuh tersungkur dengan pedang dibawah tubuhnya.Tak ada yang tahu apa pedang iru melukai Selir Pertama atau tidak,yang mereka tahu dan rasakan sekarang ini adalah Yiguan yang tegang tanpa suara apapun yang terdengar.


Yie Er menunggu dengan siaga kebangkitan Selir Pertama dari jatuhnya.Yie Er yakin jika pedang itu tak melukai Selir Pertama karena tata letak pedang itu.


Selir Pertama bangkin,mencoba menahan sakit ditubuhnya,apapun yang terjadi dirinya harus lah menjadi pemenang dari Zui Qiang.Selir Pertama bangkit memandang tajam dan mencemooh kepada Yie Er menyembunyikan rasa sakit ditubuhnya.


Selir Pertama menyerang,mengayunkan pedangnya kepada Yie Er,dia menekan pedangnya dengan kuat-kuat,berhadapan langsung dengan wajah Yie Er.


"Cihh dasar Permaisuri bodoh tak berguna,aku akan mengalahkan dirimu dengan sejuta rasa malu!" seru Selir Pertama dengan pelan lebih tepatnya berbisik


Semua orang tak menyadari jika Selir Pertama berbisik kepada Yie Er.Mereka terlalu sibuk memperkuat aura ketegangan disekitar Yiguan,hingga tak menyadari jika Selir Pertama berbisik.


"Ohh yah?! tapi maaf Permaisuri ini tak akan kalah dengan Selir Ular seperti dirimu!" ucap Yie Er tersenyum menjengkelkan.

__ADS_1


Darah Selir Pertama mendidih,Selir Pertama semakin mendorong pedangnya kearah Yie Er,dan mendekatkan mulutnya lebih dekat ke telinga Yie Er.


"Tutup mulutmu Permaisuri lemah tak berguna sialan!" desis Selir Pertama.


"Permaisuri ini hanya diam,tetapi kau yang mengajak Permaisuri ini berbicara,dasar Selir bodoh!" ucap Yie Er tersenyum miring.


"Beraninya kau Permaisuri lemah tak berguna yang bodoh! jika aku bisa,aku akan membunuh mu!" teriak Selir Pertama menggelegar,mendorong pedang nya lebih kuat.


Brukkk...!


Yie Er terjatuh,dirinya dengan sengaja menjatuhkan diri dari dorongan Selir Pertama,rencananya berhasil akan Yie Er buat semua orang mengetahui wajah ular Selir Pertama.


Semua orang tercengang,terlebih lagi dengan rakyat Dinasti Han,mereka terkejut tak mengira jika Selir yang mereka anggap baik dan berbakat bisa mengucapkan kata-kata seperti itu.Meskipun dulu mereka melihat jika Yie Er dipermalukan oleh Selir Pertama tapi dalam pikiran mereka Selir Pertama hanya mengatakan kebenaran jika Permaisuri mereka tak mempunyai bakat tetapi kali ini berbeda mereka jelas-jelas mendengar jika Selir Pertama menghina Yie Er dengan kasar.


Yuan memandang Selir Pertama penuh tanda tanya,dirinya tak menyangka jika Selir yang dicintainya selama ini,berperilaku seperti itu.Ahhh dirinya merasa Selirnya tak akan seperti itu,mungkin Selirnya terpancing emosi dari Permaisuri yang kini menjelma menjadi hebat.


Yie Er tersenyum menyeringai,sekarang rakyat Dinasti Han tahu wajah asli Selir Pertama walaupun hanya dua puluh persen saja.


Melihat rakyat Dinasti Han yang memandangi dirinya seperti itu Selir Pertama kian marah.Selir Pertama seketika menyerang Yie Er bertubi-tubi dengan pedangnya.Yie Er menangkis semua serangan dari Selir Pertama dengan cepat secepat serangan Selir Pertama.


Kini giliran Yie Er yang menyerang Selir Pertama bertubi-tubi,Yie Er melampiaskan apa yang dirinya rasakan kepada Selir Pertama.Kini Selir Pertama bagaikan Samsak pelampiasan emosi Yie Er,tapi sekarang bedanya Yie Ee juga menggunakan pedang.


Tranggg...!

__ADS_1


Sringgg...!


Sretttttt...!


Bughhh...!


Yie Er menyerang Selir Pertama bertubi-tubi,mengayunkan pedang hingga mengenai Selir Pertama,memukul dengan tangannya.Yie Er menyerang Selir Pertama tanpa henti,Yie Er meninju rahang Selir Pertama bagaikan seorang petinju hebat.


Kini Selir Pertama babak belur dengan luka beberapa sayatan dan memar di wajah cantiknya.Terbaring tak berdaya di tanah gersang Yiguan.


Mereka memandang Yie Er ngeri bahkan beberapa ada yang merinding begitu pun dengan para Permaisuri dan Selir,pada detik itu mereka merasa bersyukur jika mereka bukanlah lawan Yie Er di sesi pertarungan.


Selir Pertama terlihat masih ingin melawan dengan tubuh babak belur seperti itu,dirinya merasa tak terima jika Yie Er yang akan memenangkan Pertarungan Zui Qiang.Sementara Yie Er telah berjalan menjauhi Selir Pertama.


Tak ada suara gong ataupun prajurit yang berteriak mengumumkan siapa pemenang Zui Qiang yang mereka tunggu-tunggu.Semua orang masih terdiam mencerna siapa pemenang Zui Qiang,termasuk orang-orang yang menyayangi Yie Er yang masih terbengong tak menduga jika Yie Er memenangkan Zui Qiang.


Selir Pertama terlihat mengerikan dengan luka dimana-mana dan pandangan mata menyorot tajam kearah Yie Er berada.Selir Pertama bangkit dengan tertatih-tatih,Selir Pertama memandang Yie Er benci.Karena Permaisuri lemah tak berguna itu dirinya dipandang mencemooh oleh rakyat Dinasti Han.


Semua orang tercengang Selir Pertama berlari mengabaikan semua rasa sakit ditubuhnya mengayunkan pedang dengan semua tenaga yang tersisa kepada Yie Er.Jarak Selir Pertama semakin terlihat dekat dengan Yie Er,jantung semua orang semakin berdebar... kini hanya beberapa detik lagi pedang Selir Pertama mengenai kepala Yie Er.


Trangggg...!


Dengan tanpa diduga Yie Er menahan serangan Selir Pertama dengan pedangnya tanpa membalikkan tubuh.

__ADS_1


__ADS_2