Perjodohan Anak SMK

Perjodohan Anak SMK
Mengapa


__ADS_3

Merasa bosan di dalam kelas. Aku memilih pergi ke luar, entah kemana. Yang penting aku tidak jenuh.


Ku susuri kolidor dengan gontai. Ku perhatikan beberapa siswa yang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Tawa lepas mereka mampu membuatku tertegun. Aku merasa iri dengan mereka. Lalu, netra ini beralih pada beberapa siswa laki-laki yang tengah bermain basket. Aku sungguh ingin menikmati hobi ku dengan kondisi diri ku seperti apapun. Dan, aku beralih memandang beberapa siswa yang hanya duduk di bangku depan kelas sambil membaca buku, persis seperti Nara.


Kehidupan memang tidak ada yang sama. Kita diberi beberapa permasalahan dengan takaran yang berbeda. Kita di hadangkan kerumitan dan di kucilkan kebahagiaan.


Perlahan aku memasangkan earphone pada kedua telingaku dan memilih kembali menyusuri sekolah. Dan buk. Seseorang menabrak ku dengan begitu keras. Membuat kita sama-sama terjatuh.


"So-sorry."


Ujarnya terbata yang tak ku hiraukan. Aku lebih perduli pada telapak tangan ku yang lecet dan berdarah.


"Apa Lo baik-baik saja?"


Tanyanya, membuatku mendoakkan kepala dan melihat wajahnya.


'Dia?'


'Tidak mungkin.'


Batinku terkejut.


"Hallo."


Panggilnya, membuyarkan lamunanku.


"Oh iya, tidak papa kok."


Jawabku berdiri.


Dia tersenyum, menatap wajahku dengan lekat. Ku balas senyumnya dan kemudian memilih pergi.


Perempuan berambut panjang dengan kulit putih bersih dan mata Belo itu menatap kepergian ku dan membuat senyumnya semakin merekah.


.


Karena khawatir dengan luka lecet di tanganku. Aku memilih pergi ke UKS dan mengobati luka ku sendiri. Namun, ketika hendak membuka obat merah yang masih baru, aku kesusahan.

__ADS_1


Tiba-tiba saja, seseorang meraihnya dan membukakannya untukku.


"Kakak."


Ujarku melihat ka Ell. Ia menatapku lalu duduk di kursi pojok sana, membuat ku mengekor. Perlahan, ka Ell mulai mengobati luka di lengan ku dengan hati-hati.


"Mengapa bisa seperti ini?"


Tanya ka Ell.


"Alena terjatuh."


"Lain kali, berjalan dengan hati-hati."


"Emmm"


Jawabku malas, membuat ka Ell sedikit kesal.


"Kenapa kakak akhir-akhir ini jarang terlihat?"


"Ada sesuatu yang terjadi, dan kakak tidak bisa membaginya dengan siapapun."


Jawab ka Ell, dengan wajah serius.


"Emm. Alena paham."


Lirihku. Membuat ka Ell menggenggam lengan ini dengan erat.


Meski sebenarnya, aku ingin meminta agar ka Ell membaginya dengan ku. Tapi rasanya tidak akan.


.


Jam pelajaran kembali berlangsung. Sekarang, aku semakin merasa tak fokus karena perempuan yang bertabrakan dengan ku tadi.


Ketika sedang asyik memainkan ballpoint, tiba-tiba wali kelas kita datang.


"Mohon perhatiannya."

__ADS_1


Ujarnya, tak ku hiraukan.


"Mohon maaf pak, saya meminta waktunya sebenar."


Tambahnya, diganggu pak Pahrul.


"Baik. Kita kedatangan murid baru. Silahkan masuk."


Titahnya, membuat kelas tiba-tiba menjadi ricuh. Namun, aku masih tidak tertarik untuk melihat wajah murid baru itu. Termasuk Radit, dia malah terus saja mencuri pandang pada ku.


"Al. Lihatlah, dia sangat cantik."


Puji Nara menyenggol tangan kiriku.


"Syaaaa."


"Diam deh Na.kalau murid barunya laki-laki baru aku akan tertarik."


Malas ku, membuat Nara memonyongkan bibirnya.


"Hallo. Aku Namara, senang bisa satu kelas dengan kalian."


Mendengar itu, tiba-tiba jantungku berdegup dengan kencang. napas ku tak terkendali, dan ketika kulihat wajahnya.


"Tidak mungkin."


Gumam ku, yang masih terdengar oleh Nara.


"Hem? Kenapa?"


Tanyanya kebingungan. Begitupun dengan Radit, pria itu juga merasa penasaran melihat tingkahku yang tiba-tiba menjadi aneh.


"Duduklah di samping Radit, dia belum mempunyai teman satu bangku."


Titah wali kelas, yang di angguki murid baru itu. Perlahan, ia berjalan menuju bangkunya. Namun, ketika sedang berjalan ia tak henti memperhatikan ku sambil tersenyum manis. Membuat ku semakin tak sanggup melihat wajahnya.


Setelah wali kelas kita pergi, pelajaran kembali di mulai. Namun, aku tak bisa memfungsikan otakku. Jadi, aku lebih memilih memasangkan earphone dan tidur.

__ADS_1


__ADS_2