
#PERNIKAHAN_BEDA_USIA
PART 92
πππ
Cinta itu datang nya tak selalu indah. Di saat kita sudah mulai menemukan seseorang yang dianggapnya baik serta sejalan dengan hati maupun pikiran. Terkadang di tengah perjalanan akan ada batu sandungan yang tentunya bisa membuat cinta itu melemah atau menguat.
Cinta yang kuat akan bertahan sampai akhir, tanpa perduli seperti apa batu terjangan tersebut. Berjuang bersama tanpa keluh kesah demi tercapainya kebahagiaan yang hakiki.
Akan tetapi cinta yang lemah tentunya akan goyah hingga hancur tak bersisa. Meninggalkan sejuta luka yang mendalam bagi seseorang yang terlalu dimabuk oleh cinta itu sendiri. Meninggalkan trauma yang tidak tahu kapan akan sembuh nya..
Sungguh ironis tapi tak ada satu orang pun yang merasa takut untuk jatuh cinta kepada lawan jenis. Mereka bahkan terus bermain hati, walau pun goresan luka demi luka akan hadir untuk menyanyat hati sesamanya.
Cinta itu akan terasa indah bagi pemula. Terbuai dengan segala kata rayuan yang enak untuk didengar maupun dirasa. Hingga pada akhirnya akan terlena dengan memberikan seluruh hati nya kepada sang pujaan.
Namun...disaat sudah terlena dan hati terlanjur berbunga-bunga, badai dalam sebuah hubungan datang menghampiri. Ada yang mampu bertahan, ada pula yang kalah dan hancur berantakan.
Tangisan demi tangisan mewarnai kehidupan orang yang kalah dalam sebuah hubungan. Kemudian beranggapan bahwa jalannya sudah menjadi gelap gulita. Tak akan ada cahaya yang mampu menerangi hidup nya kembali. Berputus asa dalam sebuah kesedihan karena kegagalan dalam cinta yang baru dirajut.
Cinta...ya itu lah cinta. Mungkin ini pula yang membuat seseorang takut untuk jatuh cinta. Takut jika tidak mampu melalui luka yang akan menoreh hati ketika mengalami sebuah kegagalan.
Ini memang bukan lah yang pertama kalinya Kelvin terluka karena seorang wanita. Namun entah kenapa luka yang ditinggalkan oleh Shinta lebih sakit dibandingkan luka yang pernah digoreskan oleh Clarissa dulu.
Kelvin memang sempat memupuk perasaannya pada Clarissa ketika wanita itu telah mengandung darah dagingnya. Tapi sebelum rasa cintanya mendalam, nyatanya Clarissa sudah memilih untuk pergi dari hidupnya. Perasaan sakit dan kecewa tentu ada, apalagi waktu itu Clarissa juga membawa serta anaknya pergi. Kelvin sempat terpuruk tapi tak sampai berlarut-larut karena keinginan nya untuk menemukan anaknya jauh lebih besar ketimbang rasa sakitnya.
Akan tetapi Shinta...wanita itu sudah melukai hati Kelvin hingga yang paling dalam. Cinta dan perhatian yang pernah diberikan oleh Kelvin seolah tak berarti bagi Shinta. Obsesi Shinta mengenai Gilang yang rupawan dan sukses telah mengalahkan nuraninya sebagai seorang wanita. Bahkan Shinta dengan teganya menyakiti sosok Mutiara yang berhati lembut.
Kelvin mulai membenci Shinta. Ia tidak percaya lagi dengan yang namanya cinta sejati. Meskipun begitu, Kelvin tidak ingin mengikuti jejak Gilang yang sempat membenci kaum wanita dan terus menganggap mereka sekedar barang yang bisa diperdagangkan. Biar bagaimana pun Kelvin masih menyadari bahwa ia juga terlahir dari rahim seorang wanita.
*PUG
Kelvin menoleh melihat siapa yang sudah menepuk bahunya.
"Ternyata kamu Elvina, bikin kaget saja!" ucapnya kemudian.
"Kakak masih sedih ya?" tanya Elvina ragu.
__ADS_1
Kelvin tersenyum kecil. Menarik Elvina supaya duduk di sampingnya. Kelvin tahu benar bahwa saat ini adiknya sedang dihantui rasa bersalah karena sudah memasukan Shinta ke dalam hidupnya.
"Tadi nya iya aku merasa sedih dan kecewa, tapi sekarang sudah tidak lagi! Justru saat ini aku merasa bersyukur karena tidak jadi menikahi Shinta..." Kelvin mengusak pucuk kepala adik perempuannya.
Elvina memicingkan mata, tak mengerti dengan perkataan kakaknya.
"Bersyukur...?" cicit Elvina.
"Iya kakak merasa bersyukur karena pada akhirnya kakak bisa mengetahui jati diri Shinta yang sebenarnya sebelum kakak menikahinya! Kalau tidak...mungkin keadaan nya akan menjadi lebih buruk lagi!" jelas Kelvin.
Elvina menghambur kepelukan Kelvin. Isak tangis nya mulai pecah dengan seiring keluar nya air bening dari ufuk kedua matanya.
"Maaf...?" hanya kata itu yang mampu terucap dari bibirnya.
Elvina hanya bisa berharap Shinta segera ditemukan. Ia ingin sekali memaki dan manjambak kuat rambut dari wanita yang sempat menjadi sahabat dekatnya itu.
Dulu Elvina sangat berharap jika Shinta akan menjadi kakak ipar nya seperti Mutiara. Namun setelah tahu akan kebenaran Shinta yang sesungguhnya, Elvina enggan mengenal wanita itu.
Elvina yang sekarang pun menjadi lebih sensitif dalam berteman akibat trauma yang sempat ditinggalkan oleh Shinta. Ia takut jika salah memilih lagi, ia takut kecewa akibat dikhianati oleh sahabatnya sendiri.
Untung saja Gilang sudah berubah. Cinta nya untuk Mutiara pun tumbuh dengan kuat sehingga bisa menahan bahkan melawan godaan dari wanita semacam Shinta. Kalau tidak mungkin saat ini hati Mutiara lah yang akan paling tersakiti.
###
Tok...tok...tok...
"Masuk!!"
"Apa kamu sedang sibuk Gilang?" tanya pak Bayu yang melihat putra sulung nya masih berkutat dengan map yang berwarna-warni, padahal ini sudah waktu nya untuk makan siang.
"Tidak terlalu Pi, hanya ada beberapa berkas yang perlu aku periksa dan tanda tangani!" jawab Gilang menghentikan aktivitasnya.
Pak Bayu duduk di sofa, pikiran nya sedang kalut ketika memikirkan permasalahan yang sedang menimpa keluarganya.
"Ada apa Pi, apa Papi sedang ada masalah dengan Mami?" tanya Gilang yang menyadari jika Papinya seperti ada pikiran.
Pak Bayu menggeleng, ia meminta Gilang untuk duduk disebelahnya. "Papi dan Mami sama sekali tidak ada masalah, hanya saja saat ini..." pak Bayu menjeda ucapan nya. Ia ragu antara mengatakan permasalahan yang sebenarnya atau tidak.
__ADS_1
Hanya Gilang yang bisa membantu nya dalam menghadapi musuh di masa lalunya karena Gilang adalah tipe orang yang akan bergerak cepat dalam menghadapi musuh-musuhnya. Bahkan Gilang bisa berubah menjadi sosok yang bengis dan kejam, melebihi sifatnya yang dulu.
Namun jika mengingat emosi Gilang yang suka meledak-ledak dan tidak ada pada tempatnya, membuat pak Bayu sedikit resah. Pak Bayu takut apabila Gilang akan menjadi kalut setelah mengetahui bahwa musuhnya pernah hampir saja melecehkan sang istri dan sang adik di masa lalu sampai meninggalkan bekas trauma yang sangat mendalam. Sampai-sampai untuk menghilangkan trauma tersebut, Pak Bayu dan ayah Mutiara harus mendatangai banyak psikiater handal demi kesembuhan mereka berdua.
"Papi..." panggil Gilang membuyarkan lamunan pak Bayu.
"Ada masalah apa, Pi? Kenapa Papi terlihat seperti sedang banyak pikiran?" tanya Gilang sekali lagi.
"Papi akan ceritakan semuanya, tapi kamu harus berjanji untuk bersikap tenang dan tidak gegabah!"
Gilang mengerutkan dahi tapi akhirnya menganggukan kepalanya.
Pak Bayu menarik nafas panjang kemudian mulai menceritakan satu persatu bagaimana kehidupan keluarganya di masa lalu. Bergabung dengan jaringan mafia dalam menjalankan bisnis keluarga.
Dan apabila ada rekan bisnis atau lawan bisnis yang berusaha melakukan kecurangan, maka keluarga Dirgantara tidak segan-segan membalasnya dengan cara yang sadis. Menyiksa bahkan melenyapkan nyawa mereka yang sudah berani bermain api dengan keluarga besar Dirgantara.
Memang sadis, tapi tidak membuat para pembisnis mundur dalam berlomba-lomba ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan Dirgantara. Hanya saja mereka harus lebih berhati-hati dalam bertindak. Karena sedikit saja melakukan kecurangan, keluarga Dirgantara pasti bisa mengetahuinya dan tentu tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Bisnis gagal, perusahaan collebs, masuk penjara dan lebih parahnya bisa saja nyawa tidak selamat.
Pak Bayu memang sempat mengikuti jejak ayah dan kakeknya. Namun setelah mengenal ibu Meisya, beliau berangsur mundur dan menjauh dari kehidupan mafia keluarganya. Hingga menimbulkan konflik dengan sang ayah sampai-sampai membuat pak Bayu terusir dari keluarganya.
Pak Bayu pasti merasa kecewa dan sedih tapi tidak ingin berlarut-larut. Beliau bangkit dan membangun perusahaannya sendiri. Awalnya memang sangat sulit karena latar belakang yang ia miliki. Namun berkat kegigihan serta dukungan yang diberikan oleh istrinya, pak Bayu mampu membangun bisnis nya sendiri dan menjadi pengusaha sukses. Pak Bayu bahagia karena pada akhirnya bisa memberikan kehidupan yang layak bagi istri dan anaknya.
Tak lupa pak Bayu juga berterima kasih kepada ayah Mutiara yang senantiasa setia menemani setiap liku kehidupannya. Sebenarnya ayah Mutiara bukan sekedar sopir belaka bagi keluarga pak Bayu, melainkan asisten pribadi pak Bayu. Akan tetapi karena suatu hal, ayah Mutiara sengaja meminta pak Bayu merahasiakan tentang jabatan yang ia miliki dari semua orang. Terutama keluarganya. Pak Bayu mengerti kenapa ayah Mutiara sampai berbuat seperti itu.
Ayah Mutiara terpaksa menyembunyikan jabatannya sebagai seorang asisten dari Bayu Dirgantara karena mengingat sikap istrinya yang berubah drastis setelah melahirkan anak-anaknya. Istri dari ayah Mutiara awalnya hanya lah seorang gadis yang sederhana dan berhati mulia layaknya Mutiara. Itu sebabnya ayah Mutiara jatuh hati dan menikahi nya.
Namun setelah berumah tangga selama dua tahun dan memiliki bayi kembar perempuan, sifat istri ayah Mutiara berubah dratis. Menjelma menjadi sosok perempuan yang mata duwitan. Gaya hidup nya pun mengikuti sosialita kalangan atas.
Ayah Mutiara tidak keberatan sama sekali dengan perubahan sikap istrinya. Tapi yang ia takutkan hanyalah didikan untuk kedua putrinya. Itu sebabnya ayah Mutiara menyembunyikan statusnya sebagai seorang asisten pribadi dari keluarga Dirgantara dan memilih menyimpan semua uangnya untuk masa depan anak-anaknya.
Sebelum meninggal pun, ayah Mutiara sudah membuat sebuah wasiat tentang tabungan yang ia simpan selama bertahun-tahun. Dan sekarang dikelola oleh pak Bayu untuk masa depan Mutiara dan saudara kembarnya. Pak Bayu sengaja memakai uang ayah Mutiara untuk membangun sebuah restorant mewah dan sebuah butik besar yang nantinya kalau waktu sudah tepat pastinya akan diserahkan kepada Mutiara dan Intan.
#Nah kan ternyata oh ternyata ayah Mutiara bukan sopir, kira-kira ada kejutan apa lagi ya
yuk ikutin terus ceritanya
Maaf kalau up nya lama, karena situasi memang tidak mendukungπππ
__ADS_1