Pesona Ayah Mertua

Pesona Ayah Mertua
Melepas Rindu


__ADS_3

Allegra sampai di Mansion dengan kesal, karena selama di perjalanan pulang, Dom tidak hentinya bersikap menyebalkan. Entah kenapa pria itu jika berdua saja dengannya menjadi sosok yang berbeda.


“Hei, Alle. Apakah kamu marah?!” seru Dom kepada Allegra yang melangkah masuk ke dalam rumah mewah itu tanpa memedulikannya.


“Tidak marah, hanya saja aku ingin memukul kepalamu itu sampai berdarah!” sungut Allegra.


Bagaimana dirinya tidak marah dan kesal, jika Dom terus membahas masa depannya dengan calon bayi Hana dan Dante. Sepertinya pria itu memang sudah gila, pikir Allegra. Ia memasuki kamarnya dengan perasaan kesal.


Dom menaikkan kedua bahunya cuek melihat kekesalan ibu hamil itu. Kemudian ia mencari keberadaan kepala pelayan untuk menyiapkan pakaian ganti Dante dan Hana.


*


*


“Lihat saja, aku akan menyumpahimu menjadi perjaka tua, dasar pria tidak waras!” umpat Allegra, tanpa memerhatikan sekitarnya, ia membuka dress yang ia kenakan, lalu melemparkannya dengan asal, berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Tubuh sexy Allegra terlihat mulus, semakin berisi, dan sangat menggoda bagi siapa yang melihatnya.


“Apakah seperti ini kebiasaanmu?” tanya Gery yang duduk di sofa sembari mengambil Dress istrinya yang menyangkut di kepalanya.


Allegra yang sudah berada di ambang pintu kamar mandi terkejut saat mendengar suara yang di kenalnya. Ia mematung di sana untuk beberapa saat, kemudian membalikkan badannya, kedua matanya melebar dan mulutnya menganga saat melihat suaminya duduk di atas sofa, menatapnya dengan tajam.


“Sayang!” Allegra segera berlari menghampiri Gery, lalu duduk di atas pangkuan suaminya.


CUP

__ADS_1


CUP


CUP


Allegra menciumi seluruh permukaan wajah suaminya, lalu ciuman tersebut berakhir di permukaan bibir Gery.


“Aku merindukanmu,” bisik Gery, meraup bibir istrinya dengan sangat rakus dan menuntut.


Mereka berciuman melepaskan rasa rindu yang selama ini membuncah di dalam dada.


“Aku juga sangat merindukanmu,” ucap Allegra ketika ciuman tersebut terlepas beberapa saat untuk mengambil nafas dengan dalam, lalu bibir mereka saling bertubrukan lagi saling mellumat dengan penuh gairah.


“Sayang.” Allegra memiringkan kepalanya ketika ciuman Gery kini beralih ke lehernya. Ia mengerang tertahan saat salah satu tangan Gery meremas salah satu bukit kembarnya.


Gery menggendong istrinya seperti bayi koala lalu merebahkannya di atas tempat tidur. Allegra dan Gery saling melepaskan semua kain yang melekat di tubuhnya hingga polos tanpa sehelai benang.


Gery segera menggagahi tubuh istrinya, tanpa pemanasan ia langsung mengarahkan senjatanya ke bagian inti istrinya.


“Ahh ...” desah Gery dan Allegra bersamaan ketika senjata panjang dan besar itu melesak masuk dengan sempurna.


“Pelan-pelan,” ucap Allegra, sembari menarik tengkuk suaminya, mellumat bibir Gery dengan rakus saat merasakan hentakan lembut dan dalam di bagian intinya.


Suara desaahan demi dessahan terus terdengar di setiap sudut kamar tersebut. Keduanya melepaskan rindu dan gairah yang berkobar hingga mereka puas dan mencapai pelepasan bersama.

__ADS_1


Gery menarik dirinya setelah pelepasannya tuntas, lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya.


“Anak kita baik-baik saja ‘kan?” tanya Gery sambil mengelus perut Allegra.


“Baik, tapi dia sudah membuatku semakin bertambah gemuk,” jawab Allegra, memiringkan tubuhnya, menatap wajah tampan Gery.


“Lalu Hana?” tanya Gery, sambil mencubit pipi istrinya gemas.


“Kamu tahu jika Hana--”


“Iya, tadinya aku ingin ke rumah sakit, tapi kamu sudah datang dengan Dom. Mereka baik-baik saja ‘kan?” tanya Gery.


“Mereka baik, tapi Hana harus bedrest hingga kondisinya pulih,” jawab Allegra.


“Aku akan ke rumah sakit setelah menyelesaikan urusanku denganmu,” jawab Gery.


“Hah, urusan apa?” Wajah Allegra tampak terkejut.


“Ronde kedua.” Gery sudah menindih istrinya lagi, dan mulai melakukan serangan yang membuat istrinya mabuk kepayang dan akhirnya pasrah di bolak-balik seperti tempe goreng.


***


Bestie, like dan komentarnya jangan lupa ya❤❤

__ADS_1


__ADS_2