Pesona Ayah Mertua

Pesona Ayah Mertua
Cerita Allegra


__ADS_3

Allegra saat ini sedang menjauhi pria yang bernama Gery. Ia merasa di jadikan budak S*x pria itu.


Walaupun ia menyukai sentuhan dan cubuan Gery, tapi ia tetap mempunyai hati yang menginginkan cinta.


Lima tahun yang lalu, saat pertama kalinya Gery datang ke Milan, Italia. Ia begitu terpesona dengan pria muda yang usianya terpaut tiga tahun lebih muda darinya, kala itu.


Begitu pula dengan Gery yang juga jatuh hati kepada seorang pelayan cantik yang bernama Allegra. Karena sering bertemu, mereka menjadi akrab, dan lambat laun keduanya mulai backstreet. Dan lebih gilanya lagi mereka berdua mencoba hal-hal yang baru, seperti berciuman dan yang lebih parah, mereka berdua melakukan hubungan intim.


Allegra menatap tempat tidurnya dengan nanar. Lima tahun yang lalu di situlah dirinya menyerahkan kesuciannya kepada Gery.


Dulu ia berfikir jika Gery akan serius menjalin hubungan dengannya, namun dirinya salah. Ia hanya di permainkan saja. Pria itu kembali ke Indonesia meninggalkan kenangan pahit di hatinya.


Saat ini Gery datang kembali, dengan tidak tahu diri dan tidak punya hati pria tersebut langsung menggagahinya setelah sekian lama tidak berjumpa.


Huh!


Allegra menghela nafas kasar. Ia berusaha untuk menepis segala kenangan yang buruk itu.


Tok ... Tok ...


Suara pintu kamarnya di ketuk dari luar. Allegra segera beranjak, untuk membuka pintu tersebut.

__ADS_1


"Gery!" Allegra sangat terkejut dan ingin menutup pintu itu kembali namun ia kalah. Gery mendorong pintu tersebut dengan sangat kuat, sehingga membuat Allegra terpental ke belakang dan hampir terjatuh di atas lantai jika tidak menjaga keseimbangan.


"Alle, kenapa kamu seolah menghindariku?"tanya Gery setelah mengunci kamar tersebut.


"Kamu mau apa?" tanya Allegra yang berjalan mundur ketika Gery maju mendekatinya.


"Aku ingin meminta salam perpisahan," jawab Gery menyeringai.


"Apa maksudmu?" Allegra sudah tersudut ke dinding putih yang dingin itu.


Gery mengungkung Allegra di dinding itu, seraya menatap wanita berparas bule itu dengan tajam.


"Gery menyingkirlah!" teriak Allegra tertahan, membalas tatapan mata Gery tanpa rasa takut.


"Iya! Kamu pikir aku takut kepadamu?Huh!" balas Allegra dengan kesal.


Gery tidak mau membuang waktu, ia memajukan wajahnya berniat mencium bibir Allegra, namun gerakannya terhenti saat satu tamparan keras mendarat di pipi kirinya.


"Aku punya hati!" ucap Allegra dengan kedua mata yang memerah, menahan amarah dan juga kesedihan di dalam dada.


Gery mengusap pipinya yang terasa perih. Ia semakin menatap dingin dan tajam kepada Allegra, kemudian ia mencekik leher wanita tersebut sampai kedua mata Allegra mendelik ke atas dan terbatuk-batuk karena pasokan oksigen di dalam paru-parunya menipis.

__ADS_1


Gery langsung melepaskan leher Allegra dengan kasar, hingga wanita tersebut tersungkur di atas lantai sambari memegangi lehernya.


"Seharusnya kamu tahu diri! Jika tempatmu hanyalah di bawah kaki keluarga William!" desis Gery dengan penuh amarah, lalu keluar dari kamar tersebut.


Allegra menangis sembari dalam diam, memeluk kedua lututnya dengan penuh kesakitan.


Kenapa nasib malang menghampirinya?


*


*


"Kamu dari mana?" tanya Hana yang baru keluar dari kamar melihat Gery turun dari lantai tiga. Lantai tiga yang di khususkan untuk para pelayan yang tinggal di sana.


"Ah, aku tadi mencari salah satu pelayan untuk membantuku berkemas, tapi semuanya sedang sibuk," jawab Gery beralasan.


"Oh ..." sahut Hana tanpa curiga.


***


Gery jahat banget😭

__ADS_1


Like, komentar dan Vote-nya dong bestieā¤


__ADS_2