Prajurit Pilihanmu

Prajurit Pilihanmu
43. Aku pulang sayang


__ADS_3

Sudah 2 minggu Randy menghindari Niari. Di minggu terakhir ini pak Doni berpesan agar menutup rapat masalah Randy walau ini hanya sekedar salah paham dan semua menyetujuinya. Reno juga sudah menganggap masalah ini tidak ada.


Dalam 2 hari mereka akan pulang dan hal ini disambut dengan gembira oleh semua anggota satgas. Randy sudah mengabari Naya, betapa gembiranya hati istrinya itu, tak ada yang lebih menggembirakan selain melihat istrinya bahagia


Terbayang olehnya lagi saat dimana Alana datang ke kantornya dan melapor bahwa dia sudah tidur dengan Alana sungguh membuat hatinya begitu gelisah. Randy sungguh tidak ingin kejadian buruk itu terulang lagi.


"Tidak siap siap bang?" Tanya Reno yang mulai melunakkan hatinya


"Sudah..Ren..saat ini aku hanya takut Naya akan tau masalah kemarin. aku tak sanggup melihatnya sedih lagi" Randy berwajah khawatir


"lagi?? abang pernah lakukan apalagi?" Tanya Reno penasaran


"Saat aku masih bujangan dulu dengan mantan pacarku Alana, aku sampai mendapat sanksi karena hal ini" jawab Randy


"Oohh..Velly pernah menceritakannya padaku. Tenang saja bang, kita sudah meredam masalah ini. jadi hanya kita yang tau. abang tenanglah" Ucapan Reno sedikit menenangkan hati Randy


***


Anggota sudah bersiap siap menuju kapal untuk kembali pulang, barang sudah dinaikan ke atas kapal tersebut.


Nampak pak Nialu dan Niari ada disana, ditengah penduduk lain. Memang selama disana para anggota dekat dengan warga. hingga ketika mereka pergi tampak kesedihan terpancar dari para peduduk dusun. Niari berniat meminta maaf pada Randy


"Abang, bisa kita bicara sebentar disana?" tanya Niari pada Randy. Reno hanya menatap mereka dengan perasaan kesal yang kembali muncul. Hanya kasihan saja pada Naya


"Disini saja" jawab Randy singkat


"Aku minta maaf bang"


"Iya" Jawab Randy singkat sambil menyudahi omongannya


"Tunggu bang, mulai sekarang aku ingin mencoba seperti abang. hanya mencintai pasangan kita saja. aku rasa kakak sangat bahagia bisa menjadi istri abang. Abang sangat mencintainya" Niari berbicara hingga dilihat semua orang, Randy malu sekali saat itu.


Niari melangkah maju lalu memeluk Randy. Randy melepas dengan paksa namun sangat sulit. Niari menangis di pelukan Randy


"Biarkan aku merasakan sedikit saja bang, aku selalu mendapatkan apa saja keinginanku karena bapak sangat memanjakanku, hanya abang saja yang tidak bisa kudapatkan. sejujurnya aku sangat iri pada kakak"

__ADS_1


"Percayalah suatu saat kamu akan mendapatkannya" Randy melepas pelukan itu. Niari sangat sedih hingga memaksanya berjinjit dan berhasil mengecup bibir Randy.


"Itu salam perpisahanku. aku akan melupakanmu bang, terima kasih"


Niari berlari pulang meninggalkan Randy yang tersentak kaget. Para anggota pura pura tidak tau dan melanjutkan pekerjaan masing masing. Hanya Reno saja yang menatap sangat tajam menusuk


"Semoga saja Naya tidak akan pernah tau" Reno pergi meninggalkan Randy sendiri


Tuhan..jangan sampai Naya tau masalah ini. Aku tidak sanggup lagi melihatnya terluka. Kalau boleh biar aku pendam saja semua masalah ini.


Aku tidak pernah mengkhianatimu sayang percayalah.. Yara adalah bukti sayangku untukmu.


***


Hari ini Naya menyambut suami tercintanya. Velly pun ikut menyambut Reno bersama Papa dan Mama. Yara si baby mungil ini sekarang sudah berusia 5 bulan membuat Oma dan Opanya gemas.


"Nay..Mama Papa tunggu di rumah saja. menunggu Randy pasti sangat panas" Naya pun menyetujui permintaan mama.


----


"Jangan melompat Vell, ingat kandunganmu" Naya mengingatkan Velly yang sedang hamil menuju 3 bulan itu


"Ya ampun..untung tante Randy nggak tau kalau om Randy disana tidur sama perempuan, Mabok katanya, mungkin rindu tantenya kali" kata seorang ibu yang tidak menyadari kehadiran Naya di sebelahnya. Dia memperlihatkan foto sesaat sebelum naik kapal, Randy sedang berciuman di bibir dengan seorang gadis. itulah yang tertangkap kamera. Ibu tersebut langsung berjalan perlahan mendekati suaminya


"Apa bu??? yang benar suami saya seperti itu?" Tanya Naya dengan wajah cemas saat sempat melihat foto tersebut yang jelas memang itu suaminya. seketika wajahnya pucat. Velly pun sempat meliriknya. Velly menjadi bingung, apa yang harus di lakukannya


Para anggota sudah turun dengan menjinjing barang masing masing. Velly mendekat pada Reno dan membisikkan sesuatu. Reno melihat wajah Naya yang kini memucat


Randy berjalan di belakang Reno dan menegur ketiga orang didepannya


"Semua istri menyambut suaminya, hanya mas yang tidak di sambut" Randy mendekati Naya dan memeluk tubuh istrinya untuk melepaskan rindu. Dikecupnya dengan cepat bibir istrinya itu. Randy mendekap erat istrinya penuh rasa sayang tapi istrinya mematung tak bereaksi.


Wajah istrinya pucat sekali. mulutnya sangat sulit berucap. air matanya menetes


"Jelaskan padaku, siapa gadis itu?" Beberapa anggota yang tadinya bahagia dan ceria menjadi diam. mata mereka tertuju pada Randy dan Naya

__ADS_1


"Biar aku yang jelaskan Nay" Reno menyela di tengah mereka


"Jelaskan padaku mas, siapa gadis yang kamu cium.......dan tidur denganmu disana" tanya Naya tegas


Begitu terkejutnya Randy hingga membuat pikirannya kosong melompong. Hanya napas tak beraturan dalam kebingungan


"Mas jelaskan di rumah sayang" Randy membujuk Naya dan menggandeng tangan Naya menghindari ramainya keluarga anggota.


"Jelaskan padaku sekarang mas" Teriak Naya mengagetkan semua orang.


"Achhh" Perut Naya sangat sakit. Asmanya kumat tapi dia tidak membawa obatnya


"Sayang..kamu kenapa?" Randy kembali memeluk Naya. Naya meronta dan memukul Randy, hatinya sudah terlalu kesal pada Randy. Naya terus memukul Randy sekeras kerasnya dan suaminya itu hanya membiarkan istrinya meluapkan kemarahan hingga puas


Pak Doni maju ingin memberi penjelasan tentang kejadian itu, tapi ternyata harus terpotong karena Naya tiba tiba merasakan perutnya mengencang dan amat sangat nyeri. Pukulan Naya melemah..pandangannya kabur dan kehilangan kesadaran.


Randy sangat terkejut dan membuang rangsel yang di gendongnya, lebih terkejut lagi saat matanya melihat ada darah yang meluncur dari paha Naya. Ingatannya kembali saat Naya mengalami pendarahan pada kehamilan Yara dulu.


"Astaga..Ren..antar aku kerumah sakit sekarang " Ucap Randy panik menggendong Naya berlari ke arah mobilnya


"Jangan sampe ini tanda yang sama, seperti kehamilan Yara dulu" Ujar Randy cemas


"Ini semua salahmu bang yang tidak berhati hati" Reno marah sambil memutar setir mobilnya


"Jadi foto itu benar mas? mas Randy ada main sama perempuan disana?" tanya Velly pada Reno


"Kalian ini bicara apa sich? jangan membuatku pusing beib aku tidak seb*******n itu. tidak seperti itu kejadiannya" bentak Randy pada Velly


"Ya Tuhan sayang, apa begini caramu menghukumku?" Randy bergumam cemas


Apa istriku sedang hamil?? Ya Tuhan..jangan sampai ada apa apa.


"Aku sudah pulang sayang, aku kembali hanya untukmu"


.

__ADS_1


.


__ADS_2