
"Lepaskan Fa.. sebaiknya kita tidak begini, kita bicara baik baik" Randy melepaskan pelukan Fahira dengan sedikit kasar.
Naya masih termangu menatap Fahira. Ada perasaan tidak mau mengalah dalam hatinya, tapi kecemburuan juga membakar kuat hatinya.
Randy menggandeng tangan Naya agar duduk di sampingnya dan Reno yang sudah tiba di rumah Randy menengahi dengan duduk di sebelah Randy agar Fahira tidak mendekati Randy.
Reno membuka suara untuk memperjelas kerumitan yang terjadi pada rumah tangga kakak iparnya.
"Ibu dan Fahira, kita tau dan sadari ada kesalah pahaman di antara keluarga kita. Saya harap ibu sudah menjelaskan pada Fahira"
Raut wajah ibu Fahira terlihat datar dan bibirnya bergetar hingga akhirnya ibu Fahira berbicara.
"Saya sudah menjelaskan pada Fahira bahwa.... Naya merebut suaminya dan meninggalkannya. Jadi saya minta agar nak Ahmad kembali pada Fahira dan meninggalkan Naya"
Sontak Naya tidak dapat membendung emosinya dan menangis sekencangnya. Randy tak menyangka ibu Fahira bisa berbohong menutupi kebenaran demi putrinya.
"Apa maksudnya ini, kenapa ibu berbohong??" Suara Randy meninggi membuat seisi ruangan berdenging.
Fahira yang merasa dirinya benar dengan angkuhnya mendekati Naya
__ADS_1
"Ayo bang kita pergi dari sini!!" Ajak Fahira meraih tangan Randy.
"Cukup Fahira.. aku sudah katakan padamu untuk berusaha mengingat semuanya. Aku bukan Ahmad yang kamu cari. Aku ini suami Naya" Randy akhirnya sangat marah pada ulah Fahira dan ibunya, di tepisnya tangan Fahira.
Suara keributan membuat tetangganya melapor ke kantor hingga kejadian ini di ketahui oleh Komandan.
***
Fahira menangis di ruangan Komandan dan ibunya sudah tidak bisa berbicara apapun lagi sambil menggendong Azizah cucunya.
"Bagaimana dengan anakku, dia tidak akan mendapat kasih sayang bapaknya. Aku tidak percaya bang Ahmad sudah meninggal"
"Itulah kenyataan yang harus kita terima" ucap Komandan. Fahira sangat syok. Sebenarnya Naya juga sangat sedih karena ia pernah merasakan posisi seperti Fahira. Naya beranjak dari duduknya untuk mendekati Fahira tapi tangan Randy mencegahnya. Matanya mengisyaratkan agar Naya duduk kembali.
"Apa kamu ingin anakmu kami rawat? Kami akan menbantumu mencarikan pendidikan yang baik" imbuh Naya lagi.
Seketika raut wajah Fahira berubah marah dan menarik kuat tangan Naya hingga Naya tersungkur jatuh. Randy menghalangi tangan Fahira yang brutal ingin menyerang Naya. Reno menarik badan Fahira agar tidak menyerang lagi.
"Wanita macam apa kamu ini, tak tau malu" Reno mengeratkan cengkeramannya. Komandan sampai berdiri dari duduknya karena terkejut dengan ulah Fahira.
__ADS_1
"Kenapa kamu menyakiti istriku, apa salah dia padamu Fa??" Randy memeluk Naya
"Aku mau kamu bang Randy, aku sudah nyaman denganmu?" ucap Fahira.
"Sekarang kamu sudah menyadari kalau aku ini Randy?"
"Iya.. abang memperlakukanku selayaknya seorang istri, menyayangiku, berkata lembut padaku dan setiap hari memanjakanku. Aku mau abang.. tidak perduli abang itu adalah Ahmad atau Randy" Fahira merosot menangis dengan tangan masih di pegang oleh Reno.
Naya memeluk erat suaminya membenamkan wajahnya pada dada suaminya. Randy menatap Komandannya meminta ijin untuk menyelesaikan masalahnya dan Komandan memberikan ijin melalui kode dari isyarat matanya dan Komandan duduk kembali. Randy mengusap punggung Naya memeluknya semakin erat, suaranya berat tercekat.
"Fahira.. memang benar aku memperlakukanmu seperti itu, karena pada saat itu kamu istriku. Setelah aku sadar siapa aku ini, tentu saja kita ini bukan siapa siapa. Aku sangat mencintai istriku hingga dalam alam bawah sadarku hanya ada istriku walau samar muncul dan pergi dalam ingatanku"
"Tapi abang juga pernah menginginkanku" Fahira meronta ingin mendekati Randy. Naya meremas seragam Randy tapi tangan satunya lagi menutup telinga karena tidak ingin mendengar apapun tentang hal yang pernah terjadi pada suaminya dan Fahira tapi Randy mengalihkan tangan Naya agar istrinya mau mendengarnya karena istrinya pasti sangat kalut saat ini.
"Seperti katamu Fa, pernah menginginkannya. Aku manusia biasa terlebih aku seorang pria yang sudah menikah, hal itu jelas ada dalam ingatanku tapi kamu pasti tau sendiri itu hanya sebatas pernah dan aku tidak menginginkanmu. Aku hanya butuh narkotika dari bapakmu. Maaf Fa, hanya istriku yang membuatku bertekuk lutut. Kamu tidak ada dalam hatiku sedikit pun bahkan bayanganmu pun tak ada"
"Abang jahat.. dan kamu Naya, sampai kapan pun aku tidak akan pernah memaafkankan kalian yang sudah membuatku seperti ini" teriak Fahira.
"Kalau kamu tetap mengganggu rumah tanggaku, aku akan mempersulit bapakmu dalam penjara" ancam Randy. Hal ini membuat Fahira dan ibunya menjadi bingung. Fahira hanya bisa menangis kencang karena ia sangat menyayangi bapaknya sang selalu menyayangi dan memanjakannya.
__ADS_1
.
.