Prajurit Pilihanmu

Prajurit Pilihanmu
67. Kabar


__ADS_3

Randy dan team terus berjalan menuju pos kaki gunung. Randy melihat ada pergerakan dari balik pepohonan kurang lebih 20 meter dari tempatnya berdiri. Randy menepuk bahu pak Lindu


"Bang, ada yang mengintai disana"


"Alah.. paling itu **** atau hewan hutan" jawab bang Lindu. Tapi Randy yakin itu adalah musuh


------


Pasukan pengganti sudah tiba dan secepatnya kita akan kembali ke Batalyon. Anggota yang mendengar di camp sangat bahagia dan bersemangat. Reno pun tersenyum sumringah.


***


Malam hari di pos kaki gunung Bang Lindu dan Jhon melakukan patroli sedangkan Adi dan Randy berjaga pada pos. Keamanan daerah menjadi prioritas mereka.


Setelah kurang lebih dua jam bang Lindu dan Jhon tiba. Giliran Randy dan Adi pergi patroli. Tak lama dalam patroli mata Randy melihat pergerakan musuh menuju pos. Randy dan Adi mengabarkan situasi tapi tidak ada jawaban,maka saat itu juga Randy dan Adi segera kembali ke pos untuk melihat situasi


Jhon sedang tidur, tapi Bang Lindu ternyata ikut tidur dan tidak waspada. Baku tembak mulai terdengar. Randy pun menembak pria tersebut hingga lari. Bang Lindu kaget setengah mati


"Kenapa abang ikut tidur, abang khan bilang insomnia??" tegur Randy. Jhon yang kaget masih berantakan saat menembaki musuh.

__ADS_1


"Maaf Ran, saya nggak sengaja" jawab Bang Lindu


Kabar penembakan di pos bawah sudah sampai ke telinga Reno, dia menjadi sangat cemas dengan keadaan kakak iparnya itu


-----


Randy memasukkan kertas yang selalu di bawanya di saku bajunya lalu melangkah pergi saat team selanjutnya dari batalyon lain sudah tiba untuk menggantikan teamnya.


Dalam setengah perjalanan ada kasak kusuk yang mereka dengar dan ternyata sebuah anak panah melesat pada lengan Adi. Randy pun waspada dan mengintai dengan senjatanya. Jhon membelakangi Randy melindungi bagian belakang dengan senjatanya. Bang Lindu berjalan bersama Adi. Randy mengabarkan camp ada situasi darurat.


Tak lama tembakan pun terjadi.


"Jhon.. kamu bawa lari bawa Adi sampai dapat bantuan dari anggota. pelan pelan. Saya dan Randy handle disini" titah bang Lindu


-----


Reno yang mendapat kabar itu tidak bisa tinggal diam. Reno segera mengambil senjatanya untuk bergabung menyelamatkan Randy dan team.


-----

__ADS_1


Tembakan sengit terjadi.. pemberontak melewati semak tanpa suara. Salah seorang di antaranya menembak bang Lindu. Randy mendekat dan langsung menembak pemberontak itu. Tak di sangka Randy mendapat tembakan mengenai dada. Randy pun tumbang dadanya merasakan sakit tak tertahan, Randy meraba dadanya dan mengambil kertas dan mencabut kalung bertuliskan namanya dan di tancapkan pada tanah basah dalam hutan tersebut. Pemberontak mencapkan pisau di perut Randy dari arah belakang hingga Randy tak sadarkan diri. Pemberontak itu menginjak dada Randy kemudian menyeretnya.


***


Reno melihat Adi dan Jhon berlari ke arahnya, beberapa anggota membantunya. Reno dan sebagian anggota yang lain masuk ke dalam hutan dan mencari Randy.


------


Seorang anggota memberi tanda bahwa ada yang di temukan. Ternyata itu adalah jasad bang Lindu. Reno dan yang lain mencari di sekitar, tak sedikitpun ada tanda jejak keberadaan Randy disana hingga mata Reno melihat bekas gesekan sepatu, tetesan darah pada daun dan kalung dengan nama Sertu Randy Prawira.


Reno menahan perasaan bersalahnya, juga pada saat melihat surat yang di tujukan untuk Naya istrinya.


"Aku harus bilang apa padamu Nay" hati Reno berantakan tidak karuan.


***


Satu hari penuh di adakan pencarian di daerah rawan hingga tidak mungkin lagi mencari Randy pada situasi yang tidak memungkinkan. Camp mulai sibuk dengan kepulangan mereka semua dengan jasad 'Serma Lindu'


Wajah Reno pucat memikirkan perasaan istrinya yang kehilangan kakaknya juga Naya istri dari Randy. Reno seakan tidak kuat jika harus menghadapinya, tapi ini adalah kenyataan.

__ADS_1


.


.


__ADS_2