
...Telah direvisi!...
...---...
“Father, kau berjanji untuk menolongku,” ucap Selena tanpa basa basi. Allard menatap tajam Selena, lalu beralih menatap Keynand yang tak jauh dari mereka berdiri.
“Selena, pergi sekarang!”
“Istrimu telah kembali. Jadi, tolong aku mendapatkan hak asuh anakku!”paksa Selena.
Katryn segera menggenggam tangan Allard yang ingin berbuat kasar pada Selena, dan dengan pelan di menarik Allard agar mundur berapa langkah untuk sedikit menjauhi Selena.
“Kau harus menempati janjimu, Allard!” Teriak Selena tak lagi berucap sopan pada Allard.
“Kau mengatakan jika kau menyayangiku, tapi apa? Kau mencampakanku!” Allard tak dapat membendung emosi yang bergemul di dalam hati dan pikirannya. Dia melepaskan genggaman tangan Katryn, lalu menampar Selena tanpa peduli bahwa Selena adalah wanita. Wajah Selena terlempar akibat tamparan keras tersebut, dengan pelan dia melihat Allard dan tersenyum sendu.
“Benar, bukan? Kau mengatakan itu padaku!”
“Kau pun mengatakan jika kau mencintaiku!” Selena semakin memancing kemarahannya, dengan amat sadar Allard mencengkeram leher Selena. Sedangkan Katryn berusaha menghentikan Allard dan Keynand hanya terdiam di tempat.
“Kau menginginkan aku berbuat kasar padamu, bukan?” Wajah Allard berubah sinis.
“Jangan bermain denganku, Selena. Aku sangat mudah membunuh keluargamu!”
“Aku tidak peduli,” ucap Selena lirih.
“Kau tidak peduli? Aku lebih tak peduli dengan nyawamu!” ucap Allard.
“Kau bersilat lidah dihadapan istriku untuk mengahancurkan hubunganku dengannya. Kau sadar, kau tengah berhadapan dengan siapa, hm?” Allard berucap penuh amarah.
Dengan kasar, Allard menolak Selena hingga terjatuh membentur lantai. Selena berteriak kesakitan, jelas wanita itu terjatuh dengan kondisi hamil muda. Bukannya menyesal, Allard tersenyum senang.
Keynand khawatir, ia langsung membopong Selena dan membawanya ke rumah sakit. Katryn yang masih terpaku menatap darah di lantai, dan Allard yang sadar dengan keterpakuan Katryn tanpa mengatakan apapun langsung memeluknya.
“Kau percaya ucapan ****** itu?” Katryn menggeleng.
“Lalu?”
“Kau sadar dengan apa yang kau lakukan? Jika Selena keguguran bagaimana?” Katryn berucap pelan.
“Dia pantas mendapatkan itu!” Katryn tak dapat berpikir itu hal yang pantas, itu adalah perlakuan yang kasar untuk perempuan.
“Dan Keynand, akan mendapatkan hukuman kecil akibat membebaskan betina itu dari penjara.” Ucap Allard tersenyum manis.
...***...
Selena sedang ditangani dokter, Keynand menunggu di luar bersama adik kembarnya Leon dan Neon. Keynand termenung di tempat, merasa lemah dan bodoh dalam waktu bersamaan. Hatinya ingin menolak perasaannya terhadap Selena, tapi semua yang dia lakukan tidak sedikitpun dilihat oleh Selena. Dia berjanji untuk tidak lagi mempedulikan Selena, dan itu sangat sulit dia lakukan. Selena seperti maknet yang terus menariknya.
Dia tahu sekarang, mengapa Selena ingin bertemu dengan Allard. Keynand menginginkan Selena sepenuhnya menjadi miliknya, namun Selena masih terus terjerat dengan masa lalunya. Keynand tidak bodoh, Selena tengah memperjuangan perasaannya untuk Allard dengan cara apapun.
“Aku sangat setuju dengan perkataan dad,” ucap Neon menatap Keynand sinis.
“Lebih baik bunuh wanita itu, dan nikahi Lyla!” tambahnya. Keynand menggeleng, merasa tak tahu langkah apa yang harus dia ambil.
__ADS_1
“Kau bodoh! Sudahi semua ini, Keynand. Lihat Lyla, dia mencintaimu! Jangan mengejar hati yang bukan milikmu!”
“Aku mencintainya.”
“Sedangkan dia tidak!” Skak Leon. Kedua kembar itu menggeleng tak percaya, Keynand yang irit bicara dan kaku bisa sebodoh ini karena wanita!
“Apa kau sadar, Keynand? Dia memanfaatkanmu saat ini! Jangan sampai kau ikut memisahkan Allard dan Katryn! Jika itu terjadi, kau bukan kakakku lagi! Camkan itu!” sembur Leon, lalu pergi meninggalkan kedua saudaranya.
“Kau tidak ikut dengan kembaranmu itu?” Tanya Keynand yang melihat Neon masih berdiri di dekatnya. Neon hanya menggeleng.
Tak lama dokter keluar dan tersenyum pada Keynand. Dokter member tahu, Selena dan kandungan dalam keadaan baik, akan tetapi Selena harus bedress beberapa hari akibat pendarahan. Setelahnya, dokter pamit.
“Jujur, aku mendukungmu dengan Selena. Tapi, melihat yang terjadi, aku berharap kau melupakan dia. Hiduplah bahagia dengan Lyla, dia wanita baik dan tulus,” ucap Neon beberapa saat kesunyian menyelimuti mereka.
“Cukup sampai di sini kau menyakiti dirimu sendiri!” Neon mencoba memberi masukan pada kakaknya.
...***...
Keesokan harinya~
“Jeff, apa kau tahu keadaan Selena?” tanya Katryn tanpa sapaan.
“Dia dan bayinya baik, Mother.”
“Bayinya?”
“Baiklah, terima kasih!” ucap Katryn dan meleset pergi.
Pada saat Katryn memasak, ia dikejutkan oleh kedatangan Cassandra. Ibu Keynand ini memeluk Katryn erat, Katryn bingung tidak biasanya wanita berkunjung.
“Aku tidak tahu harus menceritakan ini pada siapa. Namamu pertama kali terpikirku, jadi aku kemari...”
“Tidak apa, Aunty. Ayo, kita ke ruang tamu saja.” Mereka berjalan ke ruang tamu, Katryn duduk di samping Cassandra seraya membawa jus jeruk di tangannya.
“Silakan, Aunty.”
“Terima kasih, Sayang.”
“Sebenarnya, aku ingin memisahkan Keynand dan Selena.” Cassandra memulai ceritanya.
“Aku tidak paham, mengapa Keynand begitu menuruti Selena? Aku setuju dia menikah dengan Lyla, tetapi dia bertindak tak masuk akal menyakiti Lyla. Aku takut jika Kyle tahu tentang masalah ini, pasti dia akan marah besar.” Cassandra menangis sendu, Katryn memeluk Cassandra. Sedikit banyaknya dia paham perasaan Cassandra.
“Keynand marah ketika aku melarangnya, dia membentakku. Apa aku salah?” Katryn melepas pelukan mereka, ia menggenggam tangan Cassandra.
“Dibalik itu, aunty mempunyai alasan. Kurasa, tidak salah untuk kebaikannya.” Jawab Katryn, Caroline mengangguk.
“Aku yakin, Keynand membentak aunty di luar kendali. Jangan dimasukan hati,” ucap Katryn pelan. Keynand kelewatan, Katryn memaki pria itu di dalam hati.
Di balik pilar besar, Allard mendengar semua percakapan Cassandra dan istrinya. Dia geram pada Keynand, sangat benci dengan perlakuan Keynand yang membentak Caroline. Bagaimana pun, Caroline adalah ibunya juga. Allard mengganggap Cassandra sama seperti ibu kandungnya.
“Kau lihat Keynand, dengan cara apa aku menyadarkanmu!” batin Allard.
Allard membiarkan Katryn dan Cassandra bercerita, dia kembali ke kamar menemani Allanzel. Besok dia akan memberi pelajaran dan hukuman atas kebodohan Keynand dalam membebaskan wanita itu dan lihat nanti setelah anak itu lahir dia akan memberi hukuman pada Selena tanpa ampun.
__ADS_1
...***...
“Hai, My Brother**!” sapa Allard dengan wajah yang tak ramah. Tak lama, Jordan datang bersama Selena.
“Ada apa kau kemari, Al?” Tanya Keynand tak minat.
“Jelas kau tahu maksud kedatanganku, Brother!” jawab Allard datar.
“Roy, keluarkan Keynand, dan lakukan tugasmu!” perintahnya pada Roy, seorang penjaga di sana.
Roy menjalankan tugasnya, tanpa membantah Keynand dengan pasrah ditarik oleh Roy. Kedua kaki dan tangannya diikat pada tiang, persis seperti binatang. Tanpa mengatakan ucapan pembuka, Allard mencambuk Keynand tanpa aba aba. Selena yang ditahan oleh penjaga berteriak. Allard kembali melibaskan cambuk itu, sedangkan Keynand tak bersuara sedikit pun.
“Katakan padaku, apa yang dijanjikan ****** itu?” Allard menatap Keynand bengis, tetapi tak ada jawaban dari pria itu.
“Katakan!” bentak Allard emosi. Keterdiaman Keynand membuat Allard melibas cambuk itu tepat di betis Keynand.
“Kau membela wanita itu sampai kau membentak ibumu sendiri, Keynand! Dimana otakmu?!” geram Allard, lalu menyambuk Keynand untuk kesekian kalinya.
“Aku tidak membentak mom demi dia!” Akhirnya Keynand membuaka suara.
“Lalu?” Allard berucap tajam.
“Aku mencintainya! Aku tidak ingin dilarang!” ucap Keynand. Allard melempar cambuk tersebut ke sembarangan arah.
“Bawa mereka kemari!” perintah Allard.
Tak sampai semenit, Keynand memberontak. Di sana, dia melihat Leon, Neon dan para sepupunya yang lain di rantai, termasuk Evelyn.
“Kau pilih, jal*ng itu atau keluargamu?!” Allard memberi pilihan pada Keynand.
“Kau tidak senekat itu, Al!”
“Bahkan aku pernah lebih nekat dari ini, Keynand! Jangan meremehkan! Aku tidak peduli sekalipun itu adikku!”
“Brengsek kau! Kau tak bisa melakukan itu!” Maki Keynand.
“Allard!” panggil seorang.
Allard menatap asal suara tersebut, ternyata kyle―Ayah Keynand―dan si kembar. Tak ada ekspresi yang ditunjukkan Kyle sedikitpun, tetapi Allard dapat membaca raut wajah sang paman yang geram. Allard telah menduga jika kedatangan Kyle kemari untuk menghajar Keynand, dan benar saja Kyle menghantam kuat wajah dan perut putranya tanpa belas kasihan.
“Seharusnya, kau berpikir lagi sebelum menyakiti ibumu!” ucap Kyle murka.
Allard tersenyum sinis pada Keynand, pria itu tidak bisa membela diri karna Kyle berada di pihaknya. Kyle adalah pria yang membenci jika melihat wanita yang ia cintai menangis, bahkan sekalipun putranya yang melakukannya maka dia tak akan segan menggunakan kekerasan.
Allard sangat yakin, saat ini Kyle tengah menahan diri untuk tidak membunuh putranya. mungkin satu hal yang harus Allard katakan, Kyle adalah psychopath yang sangat menyukai kekerasan. Pria itu sama seperti Keynnad, menyimpan seribu kekerasan dalam kepalanya.
“Al, aku serahkan padamu!”
Kyel segera menyusul Cassandra yang berdiri di depan pintu. Sedangkan Allard memfokuskan perhatiannya pada Keynand.
“Katakan sekarang, ****** itu atau keluargamu?”
“Apabila aku memilih Selena, apa kau akan menyakiti Eve?” Keynand berucap seraya menahan sakit di sekujur tubuhnya,
__ADS_1
“Kenapa tidak?”
“Al, jangan membawa keluarga ke dalam masalahku!” pinta Keynand memelas. Semua terpaku mendengar itu, kecuali Allard dan Kyle. Keynand tidak pernah memelas meminta sesuatu, ini pertama kalinya.