Rahasia Gelap Sang Aktris

Rahasia Gelap Sang Aktris
Bab 36 • RGSA - Aku Hanya Menginginkannya


__ADS_3

Trent memejamkan mata.


Kepalanya baru saja selesai mendapat perawatan. Wajahnya yang lebam karena pukulan juga sudah diobati. Dan setelah perban di pasang, ekspresinya semakin buruk.


Wajahnya yang biasanya karismatik dan tampan, kini hanya ada kemarahan yang tersisa. Tangannya bahkan masih mengepal meski sudah beberapa waktu berlalu.


Sisa-sisa kekacauan di kamar tidur sudah di bersihkan. Sudah tidak ada sisa darah atau serpihan botol di lantai. Semua sudah kembali normal seolah tidak ada apapun yang terjadi.


Namun hanya Trent yang tahu betapa kesalnya ia pada kucing liar yang berani memukulnya. Tidak hanya memukulnya, kucing liar itu juga membawa beberapa lembar uang di dompetnya.


Untuk seorang pebisnis seperti ia, bahkan jika kucing liar itu membawa dompetnya, bukan masalah besar. Ia kaya, ia punya banyak uang. Kehilangan uang sekecil itu, bukan apa-apa baginya. Namun gadis yang biasanya patuh, berani sekali menginjak harga dirinya? Sejak kapan dia memiliki keberanian seperti itu? Apa dia sudah bosan hidup? Apa dia tidak membutuhkan uang lagi?


Ia membayar sangat mahal untuk menghabiskan satu malam dengannya setelah sekian lama tidak bertemu dengannya. Namun apa yang ia dapat? Tidak hanya mendapat luka robek di kepalanya, ia juga kehilangan harga diri yang selama ini selalu ia banggakan.


"Siapa yang akan bertanggung jawab atas kekacauan ini?" Suaranya yang dingin memecah keheningan. Jari telunjuknya mengetuk lututnya dengan irama. Melalui kamera pengawas, ia melihat kucing liar itu kabur dengan memanjat dinding. Dan sangat mencengangkan, dia melakukannya dengan mulus. Dan saat mengingat bagaimana tekadnya terlihat melalui sorot matanya, ia menjadi semakin kesal.


Semua orang berdiri ketakutan.


Yoana dan Edgar adalah yang paling takut di antara banyaknya orang yang ketakutan. Kaburnya Catalina adalah bencana. Jika hanya kabur, masih lebih baik. Namun dia berani memukul tuan muda dari keluarga konglomerat yang juga merupakan tamu VVIP di tempat ini.


Sejak Tatiana koma, Trent menjadi jarang datang.


Pria itu bilang tidak puas dengan pelayanan gadis yang bukan Tatiana. Dan bangunnya Tatiana dari koma adalah berkah. Namun siapa sangka jika kedatangannya pertama kali setelah sekian lama tidak muncul justru menyebabkan kekacauan sebesar ini?


Melihat betapa marahnya Trent, jika hanya meminta pengembalian dana, tidak masalah bahkan jika mereka harus mengembalikan dua atau tiga kali lipat. Tapi bagaimana jika pria itu menginginkan hidup mereka?


Bisnis keluarga Atkinson tidak berjalan baik sejak tiga tahun terakhir. Bisnis mereka gagal dan nyaris mendekati kebangkrutan. Namun setelah membuka bisnis ini dan berhasil mendapatkan gadis-gadis muda yang menyenangkan, tempat ini tidak pernah sepi tamu.


Mereka bahkan bisa membangun tempat baru berukuran tiga kali lipat lebih besar dari tempat pertama mereka memulai. Koleksi gadis-gadis cantik juga semakin banyak. Apalagi status Tatiana yang merupakan aktris, semakin menambah nilai jualnya.


Beberapa pria rela membayar harga yang sangat mahal hanya untuk meniduri sang bintang film. Ketenaran dan pelayanannya yang memuaskan membuatnya menjadi primadona di sini. Namun ada apa dengannya hari ini?

__ADS_1


Tidak hanya berpenampilan sedikit berbeda, dia juga bertingkah aneh. Dan yang paling mengejutkan, dia menghajar Trent dan melupakan betapa pentingnya peran Trent di sini.


Gadis sial itu..


Yoana menggertakan gigi ketika mengingatnya. Dan saat Trent mengajukan pertanyaan ini, ia seperti kehilangan hidupnya. Apakah ini sudah berakhir? Tidak. Ini belum berakhir. Tatiana masih hidup. Mereka bisa menangkap dan memberinya hukuman atas ketidakpatuhannya.


Edgar melirik Yoana dan tatapan mereka bertemu. Namun mereka berdua sama-sama tidak tahu harus berbuat apa. Masalah seperti ini baru pertama kali terjadi. Kalaupun ada gadis yang melarikan diri, mereka tidak berani bertindak gegabah seperti yang gadis itu lakukan.


Sudah memikirkan beberapa alasan di kepala, namun mereka ragu apakah solusi ini adalah yang terbaik. Masalahnya setelah gadis itu kabur dari sini, mereka cukup yakin dia akan tersembunyi jauh dari mereka.


Trent juga bukan orang bodoh.


Jika mereka hanya beralasan tanpa pembuktian, pria itu akan segera mengetahuinya dan menindaklanjutinya.


"Begini, kami minta maaf atas kekacauan yang terjadi. Ini kesalahan kami karena tidak mendisiplinkan Tatiana dengan baik. Kami benar-benar minta maaf. Kami juga terkejut dan tidak menyangka ini akan terjadi." Yoana adalah orang yang pada akhirnya menjawab pertanyaan Trent.


Trent tertawa. "Permintaan maaf? Kau meminta maaf? Apa kau pikir itu berguna?" Harga dirinya sudah diinjak oleh gadis itu. Sudah seperti ini, apa permintaan maaf masih berguna? Apa permintaan maaf dapat mengubah semua yang telah terjadi? Apa permintaan maaf dapat mengembalikan harga dirinya yang sudah diinjak?


Semua permintaan maaf yang mereka katakan hanya omong kosong untuk menyelamatkan diri mereka sendiri. Jika Yoana dan Edgar memperlakukan Tatiana dengan baik, mungkin dia tidak akan berbalik dan menggigit.


Yoana tidak terkejut saat mendapat jawaban ini. Ia bahkan sudah menduga perkataan seperti ini yang akan terlontar dari mulutnya. Ia berkata dengan tenang, "Kami tahu itu tidak berguna. Namun semua sudah terjadi. Anda sangat bijaksana, Anda dapat memutuskan apa yang baik untuk menyelesaikannya. Kami akan menyetujui tanpa syarat." Ia memberikan penawaran agar Trent memilih sendiri kompensasi apa yang diinginkan. Sangat bagus jika dia bersedia menggunakan gadis lain. Namun jika tidak, anggap saja mereka sedang sial.


"Kau benar-benar pintar," ujar Trent. Tidak ingin menanggung resiko ketidaksetujuan atau penolakannya, Yoana menawarkan solusi paling aman. Wanita itu memang licik.


Yoana tersenyum kecil. "Bukankah itu alasan bisnis kami masih ada dan berkembang?" Berkat kelicikan itu, mereka berhasil lolos dari penyelidikan polisi dan bahkan mengembangkan bisnis mereka sampai titik ini. Bisnis sebelumnya hanya topeng untuk menutupi bisnis saat ini. Dan seperti yang mereka harapkan, semua berjalan lancar. Sangat lancar.


Trent menyentuh dagu. "Kalau begitu, bawa dia padaku. Aku ingin melihat kucing liar itu dan memberinya pelajaran dengan caraku sendiri." Ada kilatan berbahaya di matanya dan ia sedang mempertimbangkan untuk mewujudkan apa yang ia pikirkan.


Yoana tampak puas dengan keputusan itu. Namun sebelum ia mengiyakan permintaan itu, Trent kembali menambahkan. "Untuk saat ini, beri aku gadis perawan."


Yoana terkejut. Wajahnya mengeras. Gadis perawan? Bukan hal yang aneh jika Trent meminta gadis perawan sebagai pengganti Tatiana, dan itu bukan hal yang baru lagi. Seharusnya ia tidak terkejut. Ya, jika memilikinya ia tidak mungkin seterkejut ini. Namun masalahnya ia sedang tidak memilikinya. Gadis perawan sangat di minati sedangkan untuk mendapatkannya perlu banyak usaha.

__ADS_1


Yoana sempat berpikir untuk melakukan operasi selaput dara untuk beberapa kunang-kunangnya. Namun mengingat akibat yang ditimbulkan pasca operasi cukup merepotkan, ia menolak gagasan itu. Lagipula, para pria itu jelas tidak bodoh.


Wajah-wajah kunang-kunangnya sangat familiar, mereka akan segera tahu selaput dara yang mereka susupi di buat oleh dokter.


Melihat perubahan ekspresi Yoana, Trent kembali berbicara, "Kenapa? Apa kau keberatan?"


Yoana terkesiap. "Tidak, bukan, kami tidak keberatan. Hanya saja.."


"Kau tidak memilikinya?" Trent memotong perkataan Yoana.


"Ya." Yoana mengangguk. Daripada berbohong, ia memilih untuk mengatakan apa adanya.


Trent memijit di antara alisnya dengan hati-hati. Sebagai tuan muda keluarga Chatsfield, ia terbiasa mendapatkan apapun yang ia inginkan.


Namun hari ini, segala sesuatu berjalan tidak seperti yang ia harapkan. Selain kehilangan Tatiana, ia juga di pukul oleh gadis itu. Tidak hanya kepalanya pecah, wajah tampannya juga babak belur.


Apakah dia -Tatiana- menyimpan dendam pribadi hingga berani memukulnya dengan botol whisky dan meninju wajahnya?


Dendam?


Mustahil.


Ia memberinya banyak uang. Selain itu, ia juga pria yang lembut dan tidak kasar saat bermain di atas ranjang. Baik Tatiana atau ia sama-sama puas. Mungkin karena yang pertama milik gadis itu di ambil olehnya sehingga mereka berdua memiliki ikatan yang tak terdeskripsikan. Dan itu membuat gadis itu sangat penurut dengan apa yang ia minta.


Bahkan jika ia meminta dia untuk menuang wine di seluruh tubuhnya, dia akan melakukannya tanpa ragu. Melakukannya di kamar mandi atau dimanapun dia juga tidak keberatan. Pernah suatu hari mereka melakukannya di mobil saat ia membawanya pergi, pun dia tampak menikmatinya.


Tapi ada apa dengannya hari ini?


Biasanya gadis itu selalu mendengarkan apa yang ia katakan. Sudah lama ia tidak melihatnya, dan ia sangat merindukannya. Ia tidak sabar ingin bertukar pikiran dan memenuhi dirinya dengan miliknya.


Namun hari ini gadis itu benar-benar aneh. Selain tidak patuh, gadis itu juga berkemampuan memukulnya. Yang berarti, gadis itu cukup kuat dan mampu untuk mengalahkannya.

__ADS_1


Semakin memikirkannya, ia semakin bingung.


Hanya ada satu pertanyaan dan pertanyaan itu masih sama, ada apa dengannya hari ini?


__ADS_2