
Hello! Im an artic!
Setelah kata-kata itu keluar, Gu Weizi seketika kembali menjadi lembut seperti biasanya.
“Aku akan pergi melihat Fangfang dulu, nanti baru melihatmu lagi.”
Hello! Im an artic!
Dia dan Gu Anran lewat begitu saja, tidak peduli langkah kaki ataupun bentuk tubuh, mereka terlihat sangat sempurna!
“Munafik!” Setelah mendengar Gu Anran berkata bahwa Gu Weizi yang mencelakainya, Su Xiaomi menjadi sangat benci dengan wanita ini.
Mengenai mengapa Gu Anran ingin memberi tahu mereka dengan jelas tentang masalah Gu Weizi, itu karena Yang Yi dan Mu Tianyou juga dicelakai oleh Gu Weizi sebelumnya.
Karena tidak ingin mereka mengulangi kesalahan yang sama, jadi harus memberi tahu mereka karakter asli Gu Weizi.
Hello! Im an artic!
Ketiga temannya sangat mempercayainya, saat dia berkata bahwa Gu Weizi adalah wanita jahat, tidak ada satupun dari mereka yang meragukannya.
“Apa yang baru saja dia katakan padamu?” Su Xiaomi pun penasaran dan bertanya ketika keluar dari rumah sakit.
“Tidak apa-apa, hanya menanyakan kenapa aku tidak mati di luar saja.”
Gu Anran tidak ingin banyak bicara tentang urusan keluarga Mu, dia tidak ingin teman-temannya terlibat.
Ye Fangfang menyalahkan Shu Ran, dia pun tidak tahu apakah harus mempercayainya.
Dalam keadaan ini, apakah Ye Fangfang benar-benar bodoh atau berpura-pura bodoh, tidak ada cara untuk membuktikannya.
Namun, jika dia berpura-pura bodoh, setelah ia kembali, tidak perlu lagi untuk berpura-pura.
Dia tidak menuntut Ye Fangfang, dan tidak apa-apa, Jika Ye Fangfang hanya berpura-pura bodoh, pasti akan segera ketahuan.
Tunggu dan lihat saja berapa lama dia bisa bertahan?
“Masih ada kelas sore ini, cepat kembali dan bersiaplah untuk kelas.”
Gu Anran sudah tidak bisa menghitung jumlah ketidakhadirannya lagi.
Meskipun dia bukan murid yang baik dulunya, tetapi juga tidak seenaknya seperti ini.
Tampaknya setelah bertunangan dengan Tuan Muda Mu, hidupnya benar-benar menjadi kacau.
Meskipun jadwal kuliah sangatlah santai, namun santai bukanlah alasan untuk bolos.
Kelas sore dimulai pukul 14.00, dan Gu Anran serta Su Xiaomi kembali ke sekolah pukul 13.45.
“Lihat siapa yang kembali, primadona sekolah kita!”
Tak disangka Gu Anran masih bisa kembali, ada sebagian orang yang tiba-tiba merasa benci saat melihatnya.
Juga ada sebagian orang yang berkata dengan kejam: “Bukankah sudah mati? Kenapa kembali lagi? Mencemari lingkungan saja!”
__ADS_1
“Kenapa kau …” Su Xiaomi sangat marah dan ingin mengajak berantem.
Gu Anran menariknya dan menggelengkan kepalanya, dia membawanya mencari tempat yang pojok untuk duduk.
Terakhir kali dia dan Tianyou pergi ke hotel, lebih dari 30 mahasiswa dari Universitas Ning dibawa ke kantor polisi.
Ada juga beberapa yang dari kelas mereka, dan sekarang orang-orang ini melihatnya, tentu saja mereka kesal.
Namun, mereka paling banyak hanya bisa mengucapkan kata-kata yang tidak enak didengar.
Setelah diberi pelajaran oleh orang-orang Tuan Muda Mu, pasti mereka tidak akan berani melakukan hal yang keterlaluan lagi kedepannya.
“An Ran!” Su Xiaomi benar-benar marah, apakah kita harus membiarkan orang-orang itu menindas kita begitu saja?
“Mulut ada di tubuh mereka, memang kamu bisa menutup mulut mereka?” ucap Gu Anran.
“Kalau begitu setidaknya juga harus memarahinya balik!” masak harus dimarahi tanpa sebab?
“Kamu sendiri,ada berapa mulut?” marah balik? Kau sendirian bisa memarahi berapa orang?
Terlebih lagi, dia sekarang berdiri di puncak badai, sedikit salah saja dapat dianggap sebagai kesalahan yang tak termaafkan.
Semakin bicara semakin salah, jadi lebih baik tenangkan diri dan belajar dengan giat.
“Tapi …” Su Xiaomi menggumamkan mulutnya, dia merasa sangat tidak adil.
Dia sudah merasa tidak adil demi Ranran, tapi dia malah tidak peduli sama sekali.
benar-benar kaisar tidak terburu-buru, tapi Kasimnya yang sangat panik … Tidak, pooff, siapa yang kasim?
Otak Su Xiaomi terkadang sulit untuk berputar.
Begitu topik dialihkan, dia bisa langsung melupakan apa yang dikatakan tadi.
Ternyata benar, topik ini membuatnya langsung kembali fokus.
“Ada seseorang yang telah melamar sebelumnya, tetapi aku terus mencari mu selama dua hari ini, jadi aku belum punya waktu untuk memberi mereka penilaian.”
“Kamu harus cepat, waktu sangat singkat.”
“Memang begitu urgent?” Su Xiaomi berkedip, dia tidak tahu apa yang di uber Gu Anran.
Gu Anran tidak tahu bagaimana menjelaskannya padanya, mulai besok sampai tahun depan, dalam waktu dua tahun, Beiling tiba-tiba akan membangun sanggar komik.
Dua tahun itu adalah waktu paling tepat untuk meluncurkan komik, semua platform utama bersaing untuk mencari orang.
Jika menunggu sampai saat itu untuk merekrut orang, pasti tidak akan bisa, nanti adanya modal tidak berputar, perekrutan akan semakin sulit.
Pokoknya, siapa yang makan kepiting pertama, dia pasti akan memiliki peluang terbesar.
Meski Su Xiaomi tidak paham, tapi kalau dia bilang urgent pasti sangat urgent.
“Tidak apa-apa. Bulan depan, Ning University dan Jiang University akan mengadakan pameran animasi secara bersamaan. Saat itu, pasti akan ada banyak pelukis.”
__ADS_1
“Pameran animasi?” Gu Anran benar-benar jarang berpartisipasi dalam urusan sekolah akhir-akhir ini, dia bahkan tidak tahu berita seperti ini.
“Ya, pameran animasi, selain klub animasi kedua sekolah, akan ada banyak klub swasta, bahkan klub dari sekolah lain pun bisa mendaftar.”
“Oh iya, haruskah kita juga menmbuat klub untuk mendaftar?”
“Sekarang baru bikin, mana sempat.” Klub harus melapor ke sekolah dan mendapatkan persetujuan dulu baru dapat didirikan.
Ini membutuhkan waktu, aku rasa tidak akan disetujui dengan begitu cepat.
Gu Anran mengerutkan keningnya.
Su Xiaomi tahu bahwa dia pasti sedang memikirkan sesuatu.
Siapa bilang Ranran gadis bermasalah? Mereka hanya tidak dekat saja dengan Ranran.
Faktanya, otak Ranran sangat hebat, terutama akhir-akhir ini.
“kelas kita……”
“Gu Anran,kamu benar-benar sudah kembali?” Sebuah suara yang jelas terdengar, dengan sedikit terkejut.
Itu adalah ketua kelas mereka, He Lingzhi.
Dia menghampiri Gu Anran, terlihat sangat bersemangat, dia ingin menjabat tangan Gu Anran, tapi tampaknya sedikit tidak enak.
Akhirnya, dia meletakkan tangannya di bahu Gu Anran.
Sangat hangat.
He Lingzhi menghela nafas lega dan menepuk dadanya: “Mereka bilang kamu jatuh ke laut, dan belum ditemukan selama dua hari dua malam. Kupikir …”
Dia menghela nafas lagi, “Untungnya, tidak apa-apa.”
Ketua kelas ini, meskipun terlihat biasa-biasa saja, tapi dia sangat antusias dan sangat pandai dalam belajar.
Dulunya Gu Anran memang gadis yang bermasalah, namun ketua kelasnya selalu sabar dengannya, boleh dibilang dia adalah teman sekelasnya yang memiliki hubungan paling baik dengannya.
“Aku baik-baik saja.” Gu Anran tersenyum padanya.
Tiba-tiba dia memikirkan sesuatu, Gu Anran pun berkata: “Ketua kelas, klub komik di kelas kita apakah juga akan berpartisipasi dalam pameran animasi?”
Kalau tidak salah ingat, klub komik mereka seharusnya baru berdiri belum lama ini.
Namun, untuk event besar seperti pameran animasi, ini mungkin baru sekali atau dua kali dalam setahun. Jika tidak ikut kali ini, masih harus menunggu setidaknya setengah tahun kemudian.
Selama mereka memiliki kemampuan, semua klub animasi di sekolah tidak akan melewatkan kesempatan yang bagus ini.
He Lingzhi tersenyum, dia mendorong kacamatanya dengan sedikit canggung.
“Itu … klub kita hanya … hanya tiga orang saja di klub kita, itu …”
Klub di kelas lain semuanya sangat bagus, dan hanya klub di kelas mereka yang benar-benar kacau.
__ADS_1
Gu Anran memotong pembicaraannya dan berkata sambil tersenyum: “Ketua kelas, bisakah aku dan Xiaomi bergabung?”