
Hello! Im an artic!
“Mu Zhen Nan, sebenarnya apa yang ingin kamu lakukan?” Gu An Ran mengepalkan tangannnya.
Mu Zhe Nan bahkan begitu jelas dengan masalahnya dan Xiao Mi, apakah dia….mengutus orang untuk mengawasi mereka?
Hello! Im an artic!
“Tidak ingin melakukan apa-apa, hanya ingin kamu tidak senang saja, membuatmu tersiksa, membuatmu….lebih baik mati dari pada hidup.”
Mu Zhe Nan tersenyum dingin, walaupun Gu An Ran terlihat begitu tenang, tapi dia juga bisa melihat kekhawatirannya saat ini.
Ternyata, diluar dugaannya, Gu An Ran bahkan begitu mengkhawatirkan wanita yang benama Su Xiao Mi itu.
“Gila!” Gu An Ran tidak tahan dan memarahinya.
Hello! Im an artic!
“Aku hanyalah orang biasa, kenapa kamu seorang tuan muda kedua keluarga Mu harus melawanku?”
Gu An Ran benar-benar tidak mengerti, sebenarnya apa salahnya pada Mu Zhe Nan?
“Kalau dulu aku melakukan kesalahan padamu, aku minta maaf, sudah cukup kan?”
Menganggunya, selain untuk membalas dendam, masih bisa melakukan apa lagi? Terhadap Mu Zhe Nan sama sekali tidak ada keuntungan
Tuan muda kedua Mu adalah orang yang terkenal, mana mungkin melakukan hal yang menyakiti orang dan dirinya sendiri? Gu An Ran benar-benar tidak mengerti.
Mu Zhe Nan juga tidak mengerti kenapa dirinya terus-terusan ingin menyakitinya.
Kalau karena pukulan Mu Zhan Bei, itu juga adalah dendam Mu Zhan Bei, sama sekali tidak ada hubungannya dengan Gu An Ran.
Tapi, setiap kali melihat Gu An Ran, Mu Zhan Bei selalu tanpa sadar tertarik padanya.
Namun setiap kali mendekati dan melihat wajahnya dengan jelas, dia akan langsung merasa mual.
Mungkin karena alasan ini, dia sangat tidak suka dengan wanita jelek yang ada di hadapannya ini!
“He, bukankah barusan kamu masih begitu marah? Kenapa meminta maaf padaku? Kamu bisa terus keras kepala sampai akhir!”
“Tuan muda kedua Mu….”
“Kalau kamu benar-benar ingin minta maaf, ada satu cara, aku akan memaafkanmu.”
Bibir tipis Mu Zhe Nan terangkat, sebuah senyuman dingin terlihat.
Gu An Ran menggepalkan tangannya dengan kuat, dia sama sekali tidak memiliki dendam dengan Mu Zhe Nan, juga tidak tahu kenapa Mu Zhe Nan terus melawannya.
Kalau hanya dirinya sendiri, dia sama sekali tidak takut, tapi, tidak boleh melibatkan Xiao Mi.
Kelima jarinya mengetat, menahan rasa tidak nyaman di lambungnya, akhirnya dia pun mengalah.
“Kita semua adalah sekeluarga, aku juga tidak ingin membuat nenek tidak senang, tuan muda kedua Mu, kamu ingin aku meminta maaf seperti apa, katakan saja.”
Pria yang membosankan dan gila ini, di masa depan sebaiknya menjauhinya, untuk apa melawannya?
“He, benar-benar ingin meminta maaf padaku?” Mu Zhe Nan tiba-tiba mendekatinya.
Gu An Ran setelah refleks mundur beberapa langkah, “Aku hanya tidak ingin kita semua tidak akur dan membuat nenek serba salah, kamu seharusnya tahu, kalau nenek tidak senang, kakek pasti akan marah.”
__ADS_1
“Saat ini, kamu masih ingin menggunakan kakek untuk menekanku?”
Mu Zhe Nan mendengus, wajahnya tiba-tiba menggelap: “Kalau benar-benar ingin minta maaf, maka gunakan tubuhnya untuk meminta maaf, temani aku semalam, maka aku tidak akan mempermasalahkan masalah kemarin lagi.”
“Kamu…..”
“Kenapa, kamu begitu menyukai tubuh calon istirku? Bagaimana kalau malam ini saat aku bermesraan dengannya, juga mengajakmu?”
Di belakang, sebuah suara yang dingin terdengar.
Nafas Mu Zhe Nan menjadi kacau, kakinya hampir lemas!
Gu An Ran masih belum sadar dan sudah di tarik oleh Mu Zhan Bei.
Dia tidak berdiri tegak dan langsung terjatuh ke pelukannya.
Dada tuan muda Mu benar-benar seperti terbuat dari baja, kalau tidak hati-hati, hidungnya sudah hampir bengkok.
Sakit sekali!
Tapi Gu An Ran sama sekali tidak bisa mengelus hidungnya yang tertabrak itu!
Telapak tangan Mu Zhan Bei menekan kepalanya, membuat seluruh kepala Gu An Ran masuk ke dalam pelukannya, sama sekali tidak bisa membantah.
Mu Zhan Bei menatap wajah Mu Zhe Nan yang memucat, tatapannya dicipitkan: “Tuan muda kedua, malam ini, apakah kamu tertarik untuk bergabung?”
Mu Zhe Nan di tatapi olehnya sampai mundur behberapa langkah, benar-benar ingin mengatakan dengan keras, dia tidak hanya ingin meniduri wanitanya, juga ingin pria di seluruh dunia menidurinya bersama-sama!
Tapi, dia tidak berani!
Di tempat Mu Zhan Bei berada, keberaniannya selalu hilang dengan mudah.
“Hanya bercanda saja, kak, sejak kapan kamu menjadi begitu kaki, bahkan tidak bisa bercanda lagi?”
“Hal lain boleh bercanda.” Sepasang mata Mu Zhan Bei menggelap, terlihat begitu dingin.
“Tapi, wanitaku, satu katapun tidak boleh!”
Mu Zhe Nan hanya merasa dadanya begitu sesak, ditatap oleh tatapan yang begitu dingin, dia sepertinya tidak bisa bernafas, bahkan bernafas juga menjadi sulit.
Dia barusan dengan tidak mudah kembali bernafas, dadanya tetap naik turun.
“Baik…kedepannya, aku tidak akan asal bercanda dengan kakak ipar lagi.”
Suara ini, juga seperti dikeluarkan dari tenggorokannya, serak, tidak bertenaga.
“Aku masih ada urusan, kak, aku tidak mengganggu kamu dan kakak ipar bermesraan lagi, sampai jumpa.”
Dia memalingkan tubuh dan pergi, langsung berjalan jauh, keluar dari kerumunan orang, berjalan ke tempat yang sama sekali tidak merasakan aura Mu Zhan Bei, dia barusan berhenti.
Yang Gu An Ran katakan memang benar, tuhan memang begitu tidak adik!
Kenapa, kenapa dia jelas-jelas begitu membenci Mu Zhan Bei, tapi, saat melihatnya dia akan merasa panik dan takut!
Sebenarnya kenapa?
Gu An Ran yang ada di pelukan Mu Zhan Bei sudah hampir tidak bisa bernafas.
Bajingan ini menekan kepalanya di tubuhnya, hidung dan mulutnya juga berada di dadanya, menekannya dengan begitu kuat, membuatnya bahkan tidak ada tenaga untuk bernafas.
__ADS_1
“Um um…..” Gu An Ran membantah di dalam pelukannya, semakin lama semakin kuat.
Lanjut mendesah, dia benar-benar sudah hampir kehilang nafas!
Mu Zhan Bei akhirnya melepaskannya, hanya terus menatap matanya itu dengan dingin.
“Bukankah aku sudah memperingatimu untuk tidak menganggunya?”
Siapa Mu Zhe Nan, Gu An Ran benar-benar berani, bahkan berani menantangnya?
Dia tidak bisa setiap saat berada di sisinya, saat dia tidak ada, satu jari Mu Zhen Nan sudah bisa menginjaknya sampa mati!
“Aku tidak menganggunya, dia sendiri yang datang mencari masalah!” Gu An Ran tidak puas, membuka mulut berkata.
Kapan bukan Mu Zhe Nan sendiri yang menggila dan datang mencari masalah dengannya? Dia bahkan tidak tahu apa kesalahan yang dirinya perbuat padanya.
Kemarin setelah dirugikan di keluarga Gu, kalau ingin balas dendam, dia juga seharusnya mencari Mu Zhan Bei, apa hubungannya dengan dirinya?
Mu Zhe Nan benar-benar pengecut, tidak berani mencari Mu Zhan Bei, hanya tahu menyakiti yang lemah saja.
Gu An Ran juga tidak begitu mudah dipijak!
“Jadi, jika dia yang datang sendiri, maka kamu harus menghiraukannya?”
Ucapan Mu Zhe Nan barusan, yang menyuruh Gu An Ran untuk membayar kesalahannya dengan tubuhnya, membuat Mu Zhan Bei ingin merobek orang!
“Kenapa, apakah tuan muda Mu cemburu karena aku berbicara dengan tuan muda kedua, atau tidak tega melihatku di sakiti tuan muda kedua? Bukankah tuan muda Mu hanya bisa mencelakaiku? Apakah kamu juga peduli padaku?”
Kalau bukan karena barusan dia pergi dengan segerombolan wanita, apakah dia akan tertinggal sendirian dan diganggu oleh Mu Zhe Nan?
Kalau Mu Zhan Bei terus menemani di sisinya, siapa yang berani menyakitinya?
Dia sendiri yang tidak menginginkannya!
Ada satu kata Mu Zhe Nan yang memang tidak salah, mereka barusan bertunangan 2 hari, Mu Zhan Bei sudah meninggalkannya!
Dimana tempat tuan muda Mu berada, maka disana akan ada banyak wanita, bahkan dia juga tidak bisa masuk ke dalam, jadi apa yang bisa dia lakukan?
“Sejak kapan aku mencelakaimu?” gadis ini bahkan masih ingat dengan masalah itu.
Apakah di dalam hati wanita ini, dia adalah keberadaan seperti ini?
“Ada atau tidak, kamu sendiri sangat jelas.”
“Kamu….” tatapan Mu Zhan Bei menggelap, malas menjelaskan padanya, sejak kapan dia menjelaskan untuk dirinya sendiri?
“Keterlaluan!”
Tuan muda Mu memalingkan tubuh dan hendak pergi, segera, di sisinya pun dikerumuni oleh segerombolan wanita.
Walaupun tahu ini bukanlah niat Mu Zhan Bei sendiri, tapi, tetap membuat orang sangat tidak senang.
Gu An Ran menarik tatapannya, berusaha untuk memberitahukan dirinya sendiri, tenang, abaikan, jangan memperdulikannya lagi!
Tapi, kesal! Dia sebagai calon istrinya masih ada di sini, kalau ingin menggoda calon suaminya, apakah tidak bisa berjalan lebih jauh dan jangan membiarkannya melihatnya?
Gu An Ran kesal dan memalingkan tubuh, tidak ingin melihat dan tidak ingin memikirkannya.
Mengambil minuman, ponselnya tiba-tiba berdering.
__ADS_1
Dibalik telepon, ada suara panik Yang Yi: “Ran Ran, Xiao Mi hilang!”