Rahasia Kecil Tuan Mu

Rahasia Kecil Tuan Mu
Bab 60 Oh Tuhan! Tuan Muda Benar-Benar Mengerikan!


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Kamu…..” Gu An Ran tidak percaya dengan telinganya sendiri, Mu Zhan Bei bahkan berbicara padanya dengan nada yang begitu lembut.


Dia mengira, Mu Zhan Bei masih marah.


Hello! Im an artic!


“Kita baikan yah.” Tangan pria jatuh di pinggangnya, perlahan menekannya ke arahnya.


Gu An Ran menyadari dirinya tidak bisa berpikir, bahkan tidak bisa bernafas.


Wajah tuan muda Mu semakin besar di dalam matanya, melihat dari dekat, tetap tidak ada bekas, benar-benar sempurna.


Tangannya tanpa sadar diletakkan di dada Mu Zhan Bei, namun sama sekali tidak ada maksud untuk mendorongnya.


Hello! Im an artic!


Mu Zhan Bei sangat panas, tidak, dia sendiri yang panas….sepertinya, sama-sama panas.


Apa maksudnya ini?


“Mu……um…..” saat bibirnya bergerak, bibir Mu Zhan Bei yang panas pun menekan bibirnya.


Seperti tersetrum, terasa seperti berputar-putar.


Tapi hanya setengah detik, Gu An Ran sudah kehilangan dirinya sendiri.


Nafasnya dipenuhi oleh aroma Mu Zhan Bei, rasa dingin dan panas Mu Zhan Bei terus menggelugutinya.


Hingga akhirnya, menjadi segumpal api…..


Gu An Ran tidak tahu sejak kapan dirinya digendong, juga tidak tahu kapan kancing bajunya dilepas, dan semakin tidak tahu, kapan dia memeluk lehernya.


Dia tidak mengingat apapun, seluruh dunia penuh dengan bayangan Mu Zhan Bei, aroma Mu Zhan Bei.


“En….”


Terdengar suara, ada orang yang menabrak pintu.


Aroma yang kacau langsung hilang.


Mu Zhan Bei langsung menarik selimut dan membungkus wanita di bawah tubuhnya dengan erat.


Memalingkan kepala, tatapan yang tertuju ke sana hampir membuat Li Ye yang berdiri di depan pintu hancur.


“Tuan, tuan tuan tuan muda…..”


Li Ye merasa dirinya benar-benar akan mati, kali ini, dia pasti akan mati tanpa pemakaman.


Dia mana mungkin tahu siang-siang mereka bahkan……yang paling parah adalah, mereka bahkan tidak mengunci pintu!


Barusan karena dia terlalu terkejut, setelah menabrak pintu dia barusan sadar.


“Keluar!”


Wajah pria bahkan lebih buruk dari badai angin di langit, awan gelap dan petir!


Suara keluar itu, lebih mirip dengan pisau, menyayat Li Ye sampai hampir pingsan.


“Aku, aku keluar, aku akan keluar sekarang, aku sudah keluar!”


Oh tuhan! Mengerikan sekali! Siapa yang bisa menduga tuan muda yang begitu dingin akan melakukan hal yang begitu mengerikan di siang hari!


Namun, Li Ye termasuk bawahan yang paling setia di dunia ini.


Sebelum keluar, dia juga mengingatkan nya dengan mengorbankan keselamatannya: “Tuan, tuan muda, perhatikan……citramu.”

__ADS_1


Terdengar suara pia, bantal lembut jatuh di depan pintu, pintu itu pun di tutup di hadapannya.


Li Ye tidak berani tinggal di sana lagi, tuan muda menyuruhnya pergi, cepat pergi!


Begitu dia memalingkan tubuh, petir itu langsung hilang.


“Pantas mati!” Mu Zhan Bei menundukkan kepala melihatnya, wajahnya langsung terlihat buruk.


Jarinya bergerak, langsung menarik resleting celananya, namun, sepertinya tetap tidak bisa menyembunyikan sebuah rahasia.


Wajahnya terlihat begitu mengerikan, hal baik diganggu, benar-benar sangat tidak senang!


Memalingkan wajah melihatnya, wanita sedang bersembunyi di ujung ranjang, terbungkus erat di dalam selimut, hanya menunjukkan kepala, tatapan yang tertuju padanya penuh dengan rasa berjaga-jaga.


Gu An Ran tidak menduga, barusan dia dan tuan muda Mu bahkan hampir melakukan hal itu.


Siang-siang, kenapa begitu…tidak tahu malu! Bahkan dilihat oleh Li Ye!


Tuhan, bagaimana dia bertemu dengan orang di masa depan!


Mu Zhan Bei mendekatinya, Gu An Ran langsung mundur.


Mu Zhan Bei menggerutkan dahi menatap wajahnya yang merah.


Gu An Ran yang ada di balik selimut buru-buru merapikan bajunya sendiri, begitu mengangkat kepala, awalnua ingin mengatakan sesuatu padanya, namun, dia malah melihat bagian bawah perut tuan muda Mu…..


Nafasnya menjadai kacau, begitu terkejut sampai matanya terbuka besar.


“Begitu suka melihatnya?” menatapnya seperti ini, apakah ingin membuatnya kehilangan kendali sekali lagi?


Awalnya masih merasa saat ini dirinya sedikit kehilangan kendali, namun, penampilan gadis yang begitu terkejut ini malah membuatnya senang.


Apa adanya, terbuka, dan sama sekali tidak ada maksud untuk menutupinya.


Gu An Ran bahkan ingin menyelimuti dirinya sendiri dengan selimut, agar tidak membiarkan orang lain melihat dirinya yang malu ini.


Dia bukan sengaja menatapnya, dia hanya…hanya terkejut.


“Sengaja apa?”


“Tidak, tidak apa-apa.” Barusan dengan tidak mudah merapikan bajunya sendiri, dia barusan membuka selimut dan turun dari ranjang.


Awalnya dia ingin mengatakan, dia tidak sengaja melihatnya, hanya saja tatapanya tidak sengaja tertuju ke sana.


Tapi, kalau nanti Mu Zhan Bei sengaja menanyakannya melihat kemana, bukankah akan sangat canggung.


Tenang, tenang, barusan hanya sedikit gegabah saja.


Pria dan wanita, sama-sama adalah orang dewasa, terutama terhadap pria seperti Mu Zhan Bei.


Gegabah sesaat juga tidak masalah, tapi, terhadapnya, ini benar-benar adalah hal yang mengerikan!


Tidak boleh mengulangi kesalahan di kehidupan sebelumnya lagi!


“Itu, kalau tidak ada urusan lagi, aku kembali dulu.” Gu An Ran berjalan cepat ke depan pintu.


“Tidak memohon padaku?” pria duduk di atas ranjang, nafasnya jelas-jelas sedikit kacau, tapi, seluruh tubuhnya terlihat sangat tenang.


Gu An Ran tercengang, secara refleks memalingkan wajah melihatnya.


Kalau tidak melihat suatu tempat, tuan muda Mu yang seperti ini terlihat begitu anggun dan dingin, sama sekali tidak terlihat seperti sedang tergoda kan?


Ternyata benar, hal seperti ini terhadap pria dan wanita sangatlah berbeda.


Pria hanya menganggap hal ini sebagai sebuah kesenangan, tapi wanita, asalkan sudah tenggelam di dalamnya, akan sangat sulit keluar lagi.


Dia menyimpan perasaannya, menggelengkan kepala: “Hal ini, aku bisa menyelesaikannya sendiri.”

__ADS_1


Mu Zhan Bei mengangkat alis, tatapan yang dingin tertuju pada wajahnya.


Wajah ini selalu membuatnya merasa aneh, letak bintikan di wajahnya ini, kenapa selalu membuatnya tidak bisa mengingatnya?


Apakah ingatannya yang buruk, atau bintikan itu bisa bergerak?


Gu An Ran ditatapi olehnya sampai merasa bersalah, dia paling takut tuan muda Mu menatap dirinya dengan begitu serius.


Bintikan ini dia gambar dengan asal, siapa yang bisa ingat letaknya sama seperti kemarin atau tidak?


Hanya takut disadari olehnya.


Gu An Ran memalingkan tubuh dan membuka pintu, menghindar dari tatapannya yang sedang mengamatinya itu.


“Terima kasih sudah menyelamatkanku hari ini, tapi ada hal yang aku rasa aku bisa mengatasinya sendiri, tidak perlu merepotkan tuan muda Mu lagi.”


Ucapan ini dia katakan dengan tenang, sama sekali tidak ada rasa marah.


Mu Zhan Bei tidak berbicara, hanya menatap bayangannya.


Gu An Ran merasa dirinya tidak bisa tinggal di kamar ini lagi, selalu merasa, kalau terus begini, rahasiannya akan segera diketahui oleh Mu Zhan Bei.


“Aku kembali dulu.” Dia ingin pergi, tiba-tiba teringat sesuatu.


Setelah ragu sejenak, dia akhirnya buru-buru kembali, mengambil seikat bunga mawar yang dia taruh di samping dan buru-buru berjalan ke arah pintu.


“Kalau tidak bisa mengatasinya, cari aku kapanpun juga.” Di belakang, suara yang membuat orang terpesona pun terdengar.


Kaki Gu An Ran langsung lemas, dengan terpingkal-pingkal berjalan ke depan pintu, bahkan tidak berani memalingkan kepalanya: “Baik, aku mengerti.”


Buru-buru kembali ke kamarnya sendiri, bang dan pintu pun tertutup, bahkan, cekrek terkunci, dia barusan menghela nafas.


Seorang pria, bahkan bisa membuat kaki wanita lemas begitu saja, benar-benar sangat mengerikan.


Yang mengerikan bukanlah tekanan yang dia berikan, melainkan pesona yang membuat orang tergila-gila!


Obat pesona berjalan, nama ini benar-benar bukan asal!


Hanya mendengar suaranya yang serak, bahkan membuat tubuhnya lemas, pantas saja saat barusan di cium olehnya, seluruh tubuhnya langsung kehilangan kesadaran.


Pria seperti ini benar-benar sangat berbahaya.


Dia masih berani mendekatinya, masih tidak bersembunyi jauh-jauh, benar-benar tidak takut mati!


Hu…….


Menarik nafas dalam-dalam, barusan dengan tidak mudah memaksa diirnya kembali tenang.


Gu An Ran berdiri tegak, malah menyadari dirinya sedang memeluk bunga mawar itu.


Bunga yang diberikan tuan muda Mu..


Gawat! Nafasnya kembali kacau, seluruh otaknya penuh dengan bayangan pria itu, bahkan hidungnya juga bisa mencium aromanya!


Gu An Ran buru-buru mencari sebuah tempat untuk menaruh bunga mawar itu, tidak berani memeluknya lagi.


Memeluknya seakan sedang memeluk tuan muda Mu, seluruh tubuhnya sangat panas….dasar! tidak ingin orang hidup lagi yah!


Barusan selesai menata bunga mawar itu, ponselnya kebetulan berbunyi, begitu melihat layar, adalah Yang Yi.


“Dimana Xiao Mi? suruh dia bicara denganku.” Gu An Ran berkata.


Di balik telepon, Su Xiao Mi sepertinya berusaha memberanikan diri barusan mengangkat teleponnya: “Ran Ran….”


“Apakah kamu adalah bodoh? Kenapa aku memiliki teman bodoh sepertimu? Kamu ingin membunuhku atau membunuh dirimu sendiri?”


Begitu berbicara Gu An Ran terus menyalahkannya.

__ADS_1


Su Xiao Mi tahu dia ssudah melakukan kesalahan, sama sekali tidak berani mendengus.


Akhirnya, setelah Gu An Ran puas memarahinya, barusan dengan tenang berkata: “Masalah ini, aku akan mengatasinya.”


__ADS_2