
Hello! Im an artic!
Melihat Gu Anran duduk di dalam mobil Mu Zhenan, tanpa sadar kaki Li Ye menginjak pedal gas.
Terdengar suara berdecit, mobil berhenti.
Hello! Im an artic!
Melihat mereka berhenti, supir Mu Zhenan juga hanya bisa langsung berhenti, lalu keluar dari mobil untuk menyapa Tuan Muda Pertama Mu.
Li Ye justru langsung berjalan ke bagian tempat duduk belakang mobil mereka dengan cepat, mengetuk kaca mobil.
Mu Zhenan agak tidak sabaran, menurunkan kaca mobilnya, “Ada apa?”
“Tuan Muda Kedua.” Setelah Li Ye menyapanya, langsung melihat ke arah Gu Anran, “Nyonya……Nona Ran Ran, kenapa kamu……”
Hello! Im an artic!
Lalu dia melihat Mu Zhenan lagi, berwajah bingung.
Kenapa Gu Anran bisa di dalam mobil tuan muda kedua? Tuan muda kedua tidak akan bersikap tidak pantas padanya, kan?
Gu Anran tahu apa yang sedang dia pikirkan, karena bagaimanapun juga, perbuatan Mu Zhenan dulu memang sangat keterlaluan.
Sebenarnya malam ini, dia sama sekali tidak ingin naik mobil Mu Zhenan. Jika ini adalah masa lalu, dia pasti akan merasa sangat tidak aman.
Akhirnya karena tidak dapat menolak bujukan Shu Ran, baru naik ke mobilnya.
Bagaimanapun juga, dia memang harus pulang.
“Tidak apa-apa. Nyonya besar yang mengundangku kemari untuk bertamu. Sekarang, Tuan Muda Kedua akan mengantarku pulang.”, kata Gu Anran.
Mobil di samping, kaca jendelanya tiba-tiba diturunkan oleh seseorang.
Pandangan mata Mu Zhanbei yang dingin, melewati semua orang, jatuh pada dirinya dengan tajam.
Tulang punggung Gu Anran menjadi sedikit lebih tegak, menerima tatapannya dengan dingin.
Tuan Muda Pertama Mu yang sekarang sudah bukan Tuan Muda Pertama Mu yang dulu, dia berubah menjadi semakin dingin dan lebih susah didekati.
Tapi dia masih bisa melihat dengan jelas, orang yang duduk bersama Mu Zhanbei di belakang adalah Gu Weizi.
Jari Mu Zhanbei yang panjang diletakkan di atas pintu mobil, mengetuknya dengan ringan.
Li Ye langsung kembali. Dua detik kemudian dia kembali lagi, melihat Mu Zhenan dan berkata, “Tuan Muda Kedua, Tuan Muda mengundangmu minum teh di Paviliun Wang Jiang.”
“Maaf. Kamu beri tahu pada Kakak, aku lagi ada hal penting, antar Ran Ran kembali ke sekolah dulu.”
Mu Zhenan bukannya tidak tahu apa yang sedang dipikirkan Mu Zhanbei. Saat ini, dia juga tidak ingin berselisih dengan Mu Zhanbei.
Karena bagaimanapun juga, sudah ada Gu Weizi di samping Mu Zhanbei, dia seharusnya tidak akan merebut orang darinya saat ini.
Dia melihat Li Ye, “Tolong kamu beri tahu pada Kakak, aku akan pergi mencarinya agak malam nanti.”
“Maaf, Tuan Muda Kedua, ada hal penting yang mau didiskusikan Tuan Muda denganmu, menyuruhmu ke sana sekarang.”
“Sudah kubilang, aku masih ada hal penting yang mau diurus.” Mu Zhenan juga sedikit kesal.
__ADS_1
Setiap kali selalu menggunakan status Tuan Muda Pertama Mu untuk menekannya. Dulu dia masih takut, sekarang, apa yang harus ditakutkannya?
Grup Mu sudah menjadi milik Tuan Muda Pertama Mu, paling parahnya, dia juga tidak mau posisi manager di Grup Mu itu lagi!
Di saat tidak bersikeras pada hal-hal seperti ini lagi, tiba-tiba Mu Zhenan sadar, ternyata hidup itu, benar-benar bisa begitu santai.
Melihat ke arah supir, Mu Zhenan berkata, “Jalanlah.”
“Baik, Tuan Muda Kedua.”
Kemudian, supir menghidupkan mobilnya. Tak disangka setelah itu, langsung pergi begitu saja di depan mereka.
“Tuan Muda, kata Tuan Muda Kedua……mau mengantar Nona Ran Ran kembali ke sekolah dulu.”
Li Ye melihat mobil yang berjalan pergi, dirinya berkeringat dingin dalam seketika, takut tuan muda akan melampiaskan kemarahan ini padanya.
Tuan muda kedua ini, walaupun biasanya selalu tidak karuan, tapi, masih ada sedikit rasa hormat pada tuan muda.
Kenapa sekarang setelah tuan muda menjadi CEO Grup Mu, sebaliknya dia malah sama sekali tidak takut pada tuan muda lagi!
Jangan-jangan, dia benar-benar tidak takut jika tidak dapat mempertahankan posisi manajernya itu?
Mu Zhanbei tidak mengatakan apapun, dan tidak membiarkannya mengendarai mobil. Untuk seketika, Li Ye juga menjadi sedikit tidak berdaya.
Gu Weizi penuh dengan kemarahan, tak disangka Mu Zhenan bersama dengan Gu Anran!
Apa dia masih marah padanya? Marah padanya karena dia sudah berbaikan dengan Tuan Muda Pertama Mu. Jadi, dia mencari Gu Anran si jelek itu untuk menusuknya?
Kenapa tuan muda kedua Keluarga Mu melakukan sesuatu masih begitu kekanak-kanakkan? Meskipun tindakan seperti ini memang membuatnya sangat marah, tapi, apa yang bisa diubahnya?
Tetapi, melihat Mu Zhenan bersama dengan Gu Anran, Gu Weizi memang sungguh merasa tertusuk.
Bersama dengan Gu Anran, bukankah jadi menguntungkan orang jelek itu?
Tuan Muda Kedua Mu ini, dia harus mencari waktu untuk memberinya sedikit penderitaan.
Bahkan jika sekarang dia sudah mempunyai Tuan Muda Pertama Mu, tapi, dia juga tidak suka pria yang hebat itu menaruh pandangan matanya pada wanita lain.
Walaupun hanya untuk menusuknya, juga tidak boleh!
Gu Weizi melipat bibirnya, mengangkat kepala, justru melihat Li Ye yang masih berdiri di luar.
Dan Tuan Muda Pertama Mu, masih mempertahankan gayanya yang tadi, tangannya diletakkan di atas jendela mobil, mata yang dalam melihat ke sudut yang tidak jelas, tidak tahu apa yang sedang dipikirkannya.
“Zhan Bei, masih belum mau pulang?” Meskipun kata-kata ini dikatakan pada Mu Zhanbei, tapi sebenarnya juga sedang memperingati Li Ye.
Orangnya sudah pergi, apa yang mereka lakukan di sini?
Li Ye justru hanya melihat Mu Zhanbei, “Tuan Muda……”
Mu Zhanbei menurunkan matanya, tidak tahu mengeluarkan sebuah batang rokok dari mana, lalu dihidupkan.
Li Ye berpikir sebentar, lalu segera mengeluarkan handphone, mengirimkan sebuah pesan.
Baru kemudian kembali ke mobil, menghidupkan mobil, mengendarainya kembali ke tempat parkir Paviliun Wang Jiang.
Mu Zhanbei turun dari mobil, melangkahkan kaki berjalan ke arah ruang tamu.
__ADS_1
Langkah kakinya sedikit cepat, tunggu sampai setelah Gu Weizi turun dari mobil dengan pelan, dia sudah berjalan begitu jauh.
Gu Weizi tidak bisa mengejarnya, dia seketika marah sampai menghentakkan kaki.
Tak disangka Zhan Bei malah tidak menunggunya, keterlaluan!
Dia tidak tahu, kalau dia tidak bisa berjalan dengan cepat karena memakai sepatu hak tinggi?
Li Ye berjalan di sampingnya, berkata dengan datar, “Nona Gu, silakan.”
Gu Weizi menatapnya sekali, setiap hari selalu memanggilnya “Nona Gu”, “Nona Gu”, kapan baru bisa berubah jadi nyonya?
Dulu, ketika terhadap Gu Anran si jelek itu, setiap berbicara dia selalu panggil nyonya!
“Barusan kamu kirim pesan pada siapa?”
Gu Weizi melihatnya, hanya saja karena tadi ada Mu Zhanbei, dia merasa tidak enak untuk bertanya.
“Maaf, Nona Gu. Itu adalah masalah pribadiku, tidak perlu melaporkannya padamu.” Perkataan Li Ye sangat dingin.
Meskipun itu soal pekerjaan, juga tidak perlu dilaporkan padanya.
Karena, dia juga bukan supirnya!
Gu Weizi tahu, Li Ye tidak begitu menyukai dirinya.
Tapi dia tidak mengerti, bagian mana dari dirinya yang membuatnya marah?
“Li Ye, kuharap kamu bisa menjaga sikapmu!”, katanya dengan tidak senang.
Li Ye justru sedikit tidak mengerti, berwajah terkejut, “Nona Gu, apa ada masalah dengan sikapku?”
Apakah, masalah pribadi masih harus dilaporkan padanya?
“Apakah kamu tidak tahu, Zhan Bei pernah berjanji pada nenek akan menjagaku baik-baik seumur hidup ini?”
Gu Weizi juga tidak takut akan membeberkan perkataanya, supaya orang ini tidak selalu bersikap tidak sopan padanya.
Sebaliknya Li Ye masih berwajah tidak mengerti, “Jadi?”
“Jadi?” Wajah Gu Weizi menjadi tidak senang, menatapnya! “Kamu sengaja, ya?”
Li Ye mengangkat bahunya, sama sekali tidak mengerti di bagian mana dari dirinya yang sengaja.
Gu Weizi sangat ingin menendangnya dengan satu kaki sampai terbang! Dia berkata dengan suara mendalam, “Aku katakan sekali lagi dengan serius, Zhan Bei pernah berjanji pada nenek akan menjagaku seumur hidup ini!”
“Yang berarti, di masa depan, aku akan menjadi nyonya pemilik Paviliun Wang Jiang ini! Kuharap kamu bisa lebih hormat dan sungkan padaku sebagai nyonya di sini!”
Li Ye justru merasa kemampuan memahaminya mungkin sedikit berbeda dengan wanita ini.
“Itu, tuan muda setuju untuk menjagamu dengan kamu akan jadi nyonya di sini, apa…….ada suatu hubungan yang pasti?”
“Li Ye!” Dia sengaja! Dia pasti sengaja!
Li Ye batuk ringan sekali, wajahnya juga serius.
“Nona Gu, aku harap kamu bisa memisahkan dengan jelas, tuan muda setuju untuk menjagamu, tidak berarti kamu bisa menjadi nyonya pemilik taman ini.”
__ADS_1
“Kamu……”
“Setidaknya, sebelum tuan muda setuju untuk menikahimu, tolong……jangan begitu bersemangat, nanti kamu yang akan malu sendiri, tahu tidak?”