
Hello! Im an artic!
Saat Mu Zhan Bei naik ke atas, pintu kamar Gu An Ran sedang tertutup.
Dia sedikit ragu, bahkan tidak tahu harus pergi mengetuk pintu itu atau tidak.
Hello! Im an artic!
Tuan muda Mu yang selamanya bisa melakukan segala hal ini, bahkan tidak berani membuka pintu, sepertinya sedikit….membuat orang tidak percaya.
Li Ye datang dari belakangnya, dengan nada kecil berkata: “Tuan muda, bagaimana kalau aku pergi melihat nyonya?”
“Apa yang ingin kamu lihat?” wajah Mu Zhan Bei menggelap.
Wanitanya, apakah dia juga boleh melihatnya?
Hello! Im an artic!
“Aku, aku tidak bermaksud seperti itu.” Li Ye ketakutan karena tatapannya yang dingin itu, oh tuhan, kenapa maksud dari ucapannya berubah begitu saja?
Dia hanya melihat tuan muda yang sangat gagah itu bahkan tidak berani membuka sebuah pintu, jadi ingin membantunya saja.
Sama sekali tidak ada maksud buruk, uh uh uh!
Mu Zhan Bei akhirnya berjalan ke depan pintu itu, mengangkat tangan dan mengetuknya.
Kamar wanitanya sendiri, apakah perlu memerlukan bantuan orang lain untuk membuka pintu?
Orang di dalam kamar sama sekali tidak menjawab, bahkan tidak menghiraukannya!
Mu Zhan Bei menggerutkan dahi, biasanya kalau ada orang yang berani berlagak seperti ini padanya, orang ini pasti tidak akan memiliki kesempatan untuk muncul dihadapannya lagi.
Bahkan Li Ye juga sedikit khawatir, apakah tuan muda akan marah dan langsung menendang pintu?
Walaupun biasanya tuan muda terlihat dingin dan tenang, tapi kenyataannya, tempramen tuan muda kadang sangatlah buruk.
Namun diluar dugaannya adalah, Mu Zhan Bei tidak menendang pintu, melainkan, dengan sabar, kembali mengetuk pintu.
Tetap tidak ada yang menjawab.
Li Ye merasa sedikit khawatir, tempramen nyonya sepertinya juga tidak lebih baik dari tuan muda!
Ini adalah ketiaga kalinya Mu Zhan Bei mengetuk pintu Gu An Ran, kali ini, dia mengetuknya dengan sedikit kuat.
Orang di dalam akhirnya datang, suara langkah kaki mulai mendekati pintu kamar.
Li Ye pun merasa lega, saat bermaksud untuk kembali ke kamarnya sendiri dan tidak menganggu sepasang suami istri ini bermesraan, bahunya tiba-tiba ketat, tiba-tiba, dia ditarik.
Oleh karena itu, saat Gu An Ran membuka pintu, yang dia lihat adalah Li Ye yang sedang kebingungan.
“Ada apa?” tampangnya tidak terlihat begitu baik, malam ini, suasana hatinya sangat buruk.
“Aku, itu, aku…..aku datang menyapa nyonya, he, hehe…”
Li Ye begitu canggung sampai merinding, tuan muda kamu ini….siapa yang barusan mengatakan wanitanya sendiri tidak perlu orang lain yang melihatnya?
__ADS_1
Sekarang, nyonya sudah membuka pintu, dia malah bertindak seperti tidak ada masalah apapun dan berdiri menonton di samping.
Tapi orang yang ingin melihat nyonya jelas-jelas adalah kamu kan?
Tentu saja, Li Ye tidak berani membongkar pria itu, hanya bisa tersenyum: “Nyonya….”
“Tidak perlu menyapaku!” Gu An Ran memalingkan tubuh, membanting pintu kamarnya dengan kuat.
Satu tangan disodorkan dari belakang tubuh Li Ye dan mendorong kembali pintu yang akan segera tertutup itu dengan pelan.
“Walaupun dia adalah bawahan, tapi menyapamu juga karena kebaikan hatinya, apakah kamu perlu mempermalukannya seperti ini?”
Tubuh yang tinggi itu bersandar di pintu, terlihat begitu dingin dan sombong, kenyataannya, kalau kamu melihatnya dengan seksama, pasti akan melihat ketegangan di matanya.
Tuan muda ini……sedang takut diusir nyonya?
Ketegangan ini, Li Ye melihatnya dengan jelas.
Tapi yang tidak dia mengerti adalah, kenapa pria yang begitu arogan harus datang menghadapi penolakan ini?
Saat ini nyonya muda kelihatannya tidak begitu mudah dihadapi!
Biasanya, kalau menemui keadaan seperti ini, tuan muda mana mungkin menghiraukannya? Tidak langsung menendang orang itu sudah termasuk sangat bagus.
Sikap tuan muda terhadap nyonya, sepertinya……sedikit berbeda.
Gu An Ran menatap bayangan di pintu, mendengus: “Apa hubungannya denganmu?”
Dia tidak ingin mempermalukan siapapun, Li Ye hanya bertindak sesuai perintahnya, juga tidak melakukan kesalahan apapun.
Walaupun ada salah, juga adalah kesalahan pria ini, Gu An Ran tidak akan mencari kesalahan Li Ye.
“Aku hanya mengingatkanmu, bawahan juga manusia.” Seorang pria dengan dingin berkata.
Li Ye benar-benar sudah mau menangis, ternyata di dalam hati tuan muda, kedudukannya begitu tinggi.
Tuan muda begitu peduli dengan perasaannya, benar-benar sangat membuat orang terharu! Uh uh uh…..
“Kalau kamu tidak senang, kamu bisa memukulnya semaumu, pria kuat sepertinya, lebih baik di pukul juga tidak bersedia dimarahi.”
Setelah memukul dan melampiaskannya, bukankah perasaan Gu An Ran akan lebih baik?
Pia!
Hati kacanya hancur berserakan di lantai!
Li Ye memegang hatinya, kali ini benar-benar ingin menangis.
Tuan muda, kamu hanya ingin mencari alasan untuk masuk ke kamar nyonya, apakah perlu membuatnya dimarah dan dipukul?
Dirinya juga takut sakit loh!
Tatapan Gu An Ran akhirnya tertuju pada wajah Mu Zhan Bei, tapi tetap tidak berekspresi.
“Tuan muda Mu, aku tidak ingin memukul dan memarahi orang, selain itu, aku tidak mengerti apa maksudmu datang mengatakan hal yang tidak masuk akal ini?”
__ADS_1
Dengan sikap tuan muda Mu, kalau bisa tidak berbicara, sepatah katapun dia tidak bersedia mengatakannya.
Namun malam ini malah mengatakan ucapan yang begitu membosankan, sebenarnya apa yang ingin dia lakukan?
“Hanya kebetulan lewat.” Mu Zhan Bei tentu tidak ingin mengakui, kalau 3 kali ketukan pintu tadi adalah perbuatannya.
Li Ye yang mengetahui kenyataannya sudah menahan sampai terkena luka dalam.
Ternyata orang yang memiliki IQ tinggi, EQnya mungkin sangat rendah.
Tuan mudanya adalah orang yang bisa menyapu seluruh jenis bisnis di medan perang, sama sekali tidak terkalahkan, tapi, mencari alasan untuk mengunjungi nyonya, benar-benar lemah.
Selain itu, yang nyonya katakan barusan sama sekali tidak salah, ucapan tuan muda malam ini memang terlalu berlebihan dan membosankan.
“Kalau begitu, apakah sekarang kamu bisa membiarkanku untuk menenangkan diri sendirian?” Gu An Ran malas melihat 2 orang yang menghalangi di depan pintunya lagi.
Tatapan Mu Zhan Bei malah terus tertuju ke pergelangan tangan Gu An Ran.
Disaat dia membuka pintu, Mu Zhan Bei sudah melihatnya menggulung pergelangan tangannya dengan kain.
Beberapa kali ingin menanyakan keadaannya, tapi ucapan yang keluar malah membuat dirinya sendiri juga merasa sangat tidak masuk akal.
Sebenarnya mengatakan begitu banyak, juga hanya ingin menanyakan 1 kalimat saja.
“Tanganmu….masih sakit?”
“Tuan muda Mu, apakah kamu sedang memperdulikanku?” Gu An Ran tersenyum dingin.
Harga diri Mu Zhan Bei tertusuk, wanita ini, kenapa begitu tidak tahu diri?
“Besok tuan besar akan mengadakan acara keluarga, aku hanya tidak ingin kamu dijelekkan di hadapan orang keluarga Mu dan membuatku malu.”
“Kamu tenang saja, mempermalukan siapapun aku tidak akan mempermalukan anda tuan muda Mu!” Gu An Ran menyodorkan tangan, dan ingin menutup pintu.
Tapi tangan Mu Zhan Bei menahan di atas pintu, tidak membiarkannya menghalangi dirinya di luar pintu.
“Minggir, aku sudah mau istirahat!” Gu An Ran terlihat sangat tidak senang.
“Ini adalah tempatku, aku ingin kemana, tidak ada yang bisa mengaturku.” Mu Zhan Bei tidak hanya tidak menghindar, malah melangkahkan kaki berjalan ke dalam.
Alasan ini sangat bagus, lagian ini adalah villanya, dimanapun semua adalah miliknya, termasuk kamar ini.
“Baiklah, kalau begitu aku saja yang keluar sudah bisa kan?” Malam ini Gu An Ran tidak ingin tinggal di sini, dia ingin pergi melihat Xiao Mi.
Kalau bukan karena bajingan ini membawanya kembali, sekarang dia pasti sudah berada di rumah sakit.
Mu Zhan Bei melirik Li Ye yang masih terbengong di depan pintu, Li Ye tidak mengatakan apapun dan langsung menutup pintu.
“Li Ye, apa yang kamu lakukan?” Gu An Ran hampir menendang pintu.
Li Ye yang berjaga diluar berkata: “Sudah malam, nyonya dan tuan muda beristirahatlah lebih awal.”
Dua orang ini baik-baiklah, jangan menyiksanya lagi yah!
Menjadi asisten benar-benar tidak mudah, bahkan ketika mereka bertengkar, dia juga harus mendamaikan mereka.
__ADS_1
Aih! Tuan muda begitu kuat, apakah tidak bisa langsung memaksanya saja?
Membuat keadaan ini menjadi begitu canggung, sama sekali bukan stylenya!