
Hello! Im an artic!
Siapa tuan kedua Mu?
Walaupun pesonanya tidak bisa dibandingkan dengan tuan muda Mu, tapi, juga adalah pria yang didambakan banyak wanita di Bei Ling.
Hello! Im an artic!
Tuan kedua Mu ingin mengantar mereka pulang, siapa yang tidak bersedia?
Oleh karena itu, Gu Wei Zi pun hanya bisa melihat dirinya diabaikan Mu Zhe Nan dan masuk ke dalam mobil dengan beberapa wanita yang berdandan dengan indah itu.
Setelah mobil meninggalkan halaman, dalam seketika menghilang di ujung jalan.
Dan dia, ditinggalkan begitu saja!
Hello! Im an artic!
Gu Ming Hao mengira dia dan Mu Zhe Nan sudah bersama, jadi dari tadi sudah pergi.
Tamu-tamu di hotel juga sudah hampir pergi semua, hanya tersisa dia sendirian, tengah malam tertinggal di jalan.
Kenapa, kenapa Mu Zhen Nan yang biasanya sangat melindunginya itu bahakan meninggalkannya demi beberapa wanita jelek?
Yang paling membuatnya marah adalah, kenapa Gu An Ran bisa kembali? Kenapa dia kembali bersama dengan Mu Zhan Bei?
Sebenarnya apa yang dilakukan wanita bodoh itu, sehingga membiarkan merekaa memiliki kesempatan untuk bertunangan!
Ponselnya kebetulan berdering, Gu Wei Zi melihat nama panggilan masuk.
Saat ini, panggilan dari Ye Fang Fang, dia tidak tahu harus mengangkatnya atau tidak.
Akhirnya, dia pun mendiamkan nada dering ponselnya, dan memasukkannya kembali ke dalam tas.
Kalau Gu An Ran dan Mu Zhan Bei sudah kembali bersama, itu berarti kemungkinan Mu Zhan Bei sudah ikut campur dengan masalah ini.
Kalau begitu dia tidak boleh berhubungan dengan Ye Fang Fang, atau dirinya juga akan bermasalah!
Sebuah acara tunangan sialan, tidak hanya melihat Gu An Ran dan tuan muda Mu bertunangan, juga ditinggalkan oleh Mu Zhe Nan, benar-benar mengesalkan!
Dia berjalan sendirian di jalan, disekitaran sama sekali tidak ada orang, karena marah, Gu Wei Zi bahkan tidak memperdulikan citranya sebagai wanita idaman lagi, kakinya pun dihentakkan ke lantai.
Namun, ada sebuah mobil mewah yang tiba-tiba datang dari belakangnya, terdengar suara rem dan berhenti di hadapannya.
“Ternyata wanita tercantik di Bei Ling juga bisa marah yah?” kaca jendela di turunkan, sebuah wajah masuk ke dalam mata Gu Wei Zi, “Nona Gu, apakah ingin berbincang denganku?”
Gu Wei Zi menatap orang yang ada di dalam mobil, tatapannya terlihat terkejut: “…..kamu?”
…….
Gu An Ran masih tinggal di villa Mu Zhan Bei.
Acara tunangan hari ini sampai hampir pagi barusan selesai, agar tidak menganggu nyonya besar berisitirahat, tuan besar memutuskan hari ini untuk sementara tidak mengadakan acara keluarga.
Setelah beberapa hari, kalau kesehatan nyonya besar sudah membaik, semuanya barusan kembali untuk berkumpul, juga agar An Ran cucu menantunya ini bisa bertemu dengan semuanya dan saling mengenal.
__ADS_1
Dari hotel ke villa, sepanjang jalan, Gu An Ran sama sekali tidak mengatakan sepatah katapun.
Mu Zhan Bei juga bersandar di kursi mobil menutup mata beristirahat, tidak ada maksud untuk berbicara.
Walaupun Gu An Ran juga sangat lelah, tapi duduk bersama dengan tuan muda Mu, walaupun masih ada Li Ye yang sedang mengendarai mobil, tapi tetap terasa seperti sedang berduaan.
Karena kejadian malam ini, Gu An Ran juga sedikit canggung.
Masalah dia mencium paksa tuan muda Mu, tuan muda Mu sama sekali tidak mengungkitnya, apakah ini berarti masalah ini sudah lewat, tidak perlu diungkit lagi?
Tapi, perlindungan Mu Zhan Bei hari ini, tetap membuatnya merasa haru, sampai sekarang jantungnya masih berdetak kencang.
Kadang-kadang mengintipnya, wajahnya yang tampan itu sama sekali membuat orang tidak bisa menemukan kekurangan apapun, semakin melihatnya, detak jantung Gu An Ran pun semakin cepat.
Seorang wanita, dilindungi oleh seorang pria sampai seperti ini, apakah mungkin tidak tersentuh?
Kenapa di kehidupan ini tuan muda Mu bersedia memberikan begitu banyak kehangatan padanya?
Apakah setelah mengulang kehidupan, jalan cintanya juga sudah berbeda?
Wajahnya sangat panas, Gu An Ran menyentuh wajahnya sendiri, suhu yang masuk ke tangannya benar-benar menakuti orang.
Kembali melirik Mu Zhan Bei, dia masih tetap dengan posisi awalnya, seolah-olah sudah tertidur.
Tuan muda Mu yang seperti ini benar-benar membuat jiwa gadis mudanya meledak….
Akhirnya, mobil berhenti di depan pintu villa.
Setelah Gu An Ran turun dari mobil, dia mengikuti di belakang Mu Zhan Bei, naik ke lantai 2.
“Dengar-dengar kamu sudaah bolos kelas 1 minggu.” Barusan naik ke lantai 2, suara Mu Zhan Bei pun terdengar.
Gu An Ran tercengang, menghentikan langkah kakinya di depan pintu Mu Zhan Bei, lalu mengangkat kepala menatapnya.
Wajah Mu Zhan Bei masih sama seperti biasanya, tetap begitu dingin: “Hari ini istirahat setengah hari, siang akan ada orang yang mengantarmu ke sekolah.”
Mu Zhan Bei melewatinya, berjalan masuk ke kamar, dibelakang, hanya menyisakan ucapan yang tidak bersuhu.
“Walaupun hanyalah hubungan kontrak, tapi kamu tetap adalah calon istriku secara sah, aku tidak berharap mendengar rumor diluar yang mengatakan calon istri Mu Zhan Bei harus ujian ulang dimasa kuliah.”
Setelah itu, pintu kamar pun ditutup dengan kejam.
Tidak berharap calon istri sah Mu Zhan Bei harus menjalankan ujian ulang selama kuliah….
Gu An Ran menghabiskan waktu selama 3 detik barusan selesai memperoses seluruh ucapannya ini!
Kehangatan apaan, keromantisan apaan, bersikeras ingin tidur bersama dengannya apaan….
Gu An Ran sangat kacau, kenapa seperti ada orang yang menyodorkan tangan, pia pia pia, menampar wajahnya beberapa kali dengan kuat?
Mu Zhan Bei hanya menganggapnya sebagai objek kontrak!
Kontrak! Apakah dia sudah melupakannya? Semalam dia barusan menandatanganinya dengan tuan muda Mu.
Tunangan ini hanyalah akting, setelah 2 tahun kemudian juga tidak akan menikah dengannya, mereka bersama juga hanya berakting untuk memperlihatkannya pada nenek.
__ADS_1
Setelah bertunangan, mereka hidup masing-masing dan tidak saling mengganggu!
Gu An Ran merasa dirinya benar-benar bodoh, Mu Zhan Bei sudah mengatakannya dengan jelas, dia bahkan masih berharap padanya!
“Siapa yang mengatakan aku akan ujian ulang! Nilaiku sangat bagus! Jangan merendahkan orang!”
Gu An Ran berteriak ke arah pintu yang tertutup rapat, tidak puas dan mencibir: “Kalau aku ujian ulang, aku akan menjadi budakmu, membiarkanmu memerintahku sesuka hati!”
Benar-benar merendahkan orang, apakah dirinya Gu An Ran adalah orang yang perlu ujian ulang? Pei!
“Sepakat.” Dari dalam kamar, terdengar suara tuan muda Mu yang dingin seperti biasanya.
Gu An Ran terkejut, kakinya hampir lemas karena terkejut!
Dasar bajingan, apakah pendengarannya harus sebagus itu!
Pintu kamar terbuka, Mu Zhan Bei melemparkan sebuah tas keluar.
“Li Ye mempersiapkan ini untukmu, kalau semester ini ada satu mata pelajaran saja yang harus ujian ulang, aku akan membuatmu tahu betapa menyedihkannya kehidupan menjadi budak.”
Tas dilempar ke tubuh Gu An Ran, berat sekali, menghantam Gu An Ran sampai dia tidak bisa berdiri tegak dan langsung terduduk ke lantai.
Pintu kamar kembali di tutup, wajah Mu Zhan Bei yang dingin dan kejam itu pun langsung menghilang di tatapannya.
Ancaman ini seakan masih berada di samping telinganya dan masih belum hilang.
Menyedihkan…..
Gu An Ran pun gemetaran, langsung memeluk tas itu dan berjalan ke kamarnya sendiri.
Mu Zhan Bei yang pantas mati, bahkan berani mengancamnya, benar-benar keterlaluan!
Padahal ditambahkan dari semalam dan hari ini, dia sudah terharu beberapa kali karena Mu Zhan Bei.
Apakah dia bodoh? Mu Zhan Bei menyelamatkannya hanya karena tidak ingin membatalkan acara tunangan, hanya karena ingin mengabulkan keinginan nyonya besar.
Walaupun orang itu bukan dirinya, Mu Zhan Bei juga tetap akan menyelamatkannya, sama sekali tidak ada hubungan dengan dirinya.
Terharu? Terharu apaan!
Kembali ke dalam kamar, Gu An Ran membuang tas ke kursi, dengan secepat kilat mandi dan langung melemparkan tubuhke ke ranjang dengan postur aksara china besar.
Menjadi budak….um, bolehkah menganggap ucapan yang dia katakan sebagai lelucon, setelah tertawa maka lupakan saja?
Matematikanya, fisikanya, bahasa asingnya…….ah ah ah ah! Pelajaran yang paling dia benci….
Tanpa sadar, dia bahkan sudah tidak tahu sejak kapan dia tertidur.
Saat kembali sadar, dia dibangunkan karena suara nada dering ponsel.
“Halo.” Gu An Ran mengangkat telepon, suaranya tetap masih sangat tidak jelas.
Di dalam telepon, suara Su Xiao Mi terdengar ketakutan: “Ran Ran, aku takut sekali!”
“Takut apa?”
__ADS_1
“Ye Fang Fang…..Ye Fang Fang, dia sudah bunuh diri!”