
Hello! Im an artic!
“Kamu asal berkata apaan? Aku mana mungkin bersedia untuk bertunangan dengan orang jelek sepertimu?”
Mu Zhen Nan hampir muntah karena ucapan Gu An Ran ini.
Hello! Im an artic!
Gu An Ran malah tertawa sambil menggelengkan kepala: “Kamu salah, bukannya kamu yang tidak bersedia, melainkan, kamu tidak berhak.”
“Dasar keji…..” wajah Mu Zhe Nan menggelap, begitu marah dan bahkan ingin mengambil piring yang ada di meja dan langsung menghantamnya ke kepala Gu An Ran.
Tapi, disekeliling ada tamu, kalau dia membuat kerusuhan di acara tunangan kakaknya sendiri, tuan besar pasti tidak akan mengampuninya!
Mu Zhe Nan juga tidak menduga hanya dengan beberapa kata gadis ini sudah bisa membuatnya begitu marah sampai hampir kehilangan kendali.
Hello! Im an artic!
Dimana dia mempelajari ucapan yang begituu tajam ini? Dulu, dia jelas-jelas sangat bodoh!
“Aku tidak perlu berbasa-basi denganmu..”
“Kalau begitu singkirlah, untuk akan kamu melompat-lompat di hadapanku? Aku tidak suka melihatnya.”
Gu An Ran menundukkan kepala memakan kue, dan juga tidak lupa mengeluh: “Orang jelek tentu membawa masalah, ucapan ini sama sekali tidak salah.”
“Kamu! Kamu……” dasar gadis kurang ajar! Dasar jelek! Dasar wanita keji!
Tapi hari ini memang dia sendiri yang berinisiatif untuk menghampirinya, benar-benar seperti mencari masalah sendiri!
Mu Zhe Nan menahan, berusaha keras untuk menahan! Menahan sampai hampir menderita luka dalam!
“An Ran, ternyata kamu ada di sini.” Dari tempat yang tidak jauh, sebuah suara indah sedang mendekatinya.
Mu Zhe Nan memalingkan kepala, wanita idamannya sedang melangkahkan langkah kakinya yang elegan dan berjalan kemari.
Gu Wei Zi berjalan ke hadapannya, lalu tersenyum: “Zhe Nan.”
Tetap begitu lembut dan cantik, walaupun tetap tidak secantik wanita yang dia lihat saat malam turun hujan hari itu, tapi, Gu Wei Zi yang ada di depannya ini adalah wanita yang paling cantik diantara semua orang di ruangan ini.
Terutama saat bersama dengan Gu An Ran, benar-benar jauh berbeda.
Mu Zhe Nan menganggukkan kepala menatap wajahnya.
Sebuah wajah yang indah dan tidak berbekas, sudah sembuh sepenuhnya, dia bertanya: “Apakah kamu masih tidak nyaman?”
Gu Wei Zi menggelengkan kepala, dalam hati malah sangat dendam padanya.
Hari itu dia dipukul sampai begitu menyedihkan, namun pria ini malah pergi dengan begitu cepat, selama 3 hari sama sekali tidak pergi menjengguknya.
Sekarang, dia kembali muncul dengan keadaan cantik, tatapan Mu Zhe Nan padanya pun seperti lebah yang melihat bunga.
__ADS_1
Pria memang begitu rendahan dan hanya menilai orang dengan tampang!
Namun, sekarang dia adalah pemenang tampang, oleh karena itu, semakin pria seperti ini, dia akan semakin senang.
“Lihat nona kedua, setelah disakiti oleh adiknya, dia masih memperlakukan adiknya dengan begitu lembut.”
“Tidak hanya cantik, juga baik hati, coba lihat adiknya, bahkan lebih jelek dari badut!”
Orang di sekitar mulai bergosip lagi, Gu Wei Zi tersenyum dengan begitu lembut, paling suka mendengar pujian ini.
“An Ran, kamu sudah bermain beberapa hari diluar dan terus tidak kembali, kakak sangat mengkhawatirkanmu, kamu baik-baik saja kan?”
Gu Wei Zi sepertinya datang memperhatikan adiknya, namun, suara yang tidak keras dan tidak kecil ini malah membuat orang-orang mendengarkan banyak informasi.
Kelihatannya beberapa hari ini Gu An Ran terus bermain di luar dan sama sekali tidak pulang ke rumah!
Orang yang sudah akan segera bertunangan bahkan begitu tidak senonoh!
“Ada tuan muda Mu yang terus menjagaku, aku mana mungkin ada apa-apa, kakak sudah terlalu khawatir.”
Gu An Ran tersenyum padanya, ingin memfitnahnya, juga tidak mencari tahu dengan jelas dulu beberapa hari ini dia ada dimana.
Walaupun dia tidak kembali ke keluarga Mu, tapi malah terus tinggal di villa Mu Zhan Bei, hanya tidak mengabarinya saja.
Gu Wei Zi sedikit terkejut, dia mengangkat alis: “Oh? Beberapa hari ini tuan muda Mu terus sibuk dengan proyek baru yang akan segera dipasarkan, aku dengar dia sudah tinggal beberapa hari di perusahaan.”
“Orang keluarga Mu juga mengatakan kamu tidak kembali ke rumah keluarga Mu, An Ran, jangan-jangan kamu menginap di klub yah?”
Kehebatan Gu Wei Zi adalah setelah mencelakainya, juga tidak memberikannya kesempatan untuk membantah.
Intinya, informasi yang diterima semua orang adalah, Gu An Ran tidak pergi ke keluarga Mu, seharusnya bermalam di klub.
Dia bahkan berbohong, mengatakan tuan muda Mu menemaninya, kenyataannya, selama itu tuan muda Mu sedang sibuk!
Nona ketiga Gu ini benar-benar menjijikkan, benar-benar tidak bisa berubah.
Namun saat ini semua orang juga tidak ada suasana hati untuk menghiraukan wanita ini.
Diatas tangga putar, sebuah bayangan yang tegap perlahan turun.
Dia berjalan dengan sangat santai, tapi auranya yang dingin tetap bagaikan seorang raja.]
Bagaikan seorang pria yang keluar dari comik, wajahnya yang indah dan sama sekali tidak ada cacat, 360 derajat semuanya begitu indah.
Begitu wanita-wanita di bawah melihatnya, jantung mereka pun berdetak kencang, bahkan bernafas pun tidak berani kuat-kuat.
Ternyata pria tampan yang dikatakan membuat wanita-wanita tidak bisa menutup kakinya itu benar-benar ada.
Walaupun dia sudah bertunangan, juga tidak mempengaruhi pesonanya di dalam hati para wanita, melainkan, membuat semua orang semakin menginginkannya! Mendekatinya! Berusaha keras untuk menelannya!
Pria seperti ini, kalau ada kesempatan untuk menghabiskan 1 malam dengannya saja, walaupun berkurang 10 tahun kehidupan juga layak!
__ADS_1
Mu Zhan Bei barusan turun dan sudah dikerumuni orang-orang, namun tuan muda Mu tidak suka didekati orang, semua orang mengetahui hal itu.
Oleh karena itu, walaupun ingin mendekat, juga tidak ada yang berani melampaui batas.
Malam ini semua orang keluarga Mu ada di sini, nyonya besar tidak begitu sehat, tuan besar menemaninya pergi istirahat, bermaksud untuk menunggu acara tunangan di mulai barusan keluar.
Mengenai orang keluarga Mu lainnya, semuanya memiliki kerumunan masing-masing, belum ada kesempatan untuk berkumpul bersama.
Wanita-wanita berkeliling di sekitar dan terus menatap bayangan yang ada berada di tengah kerumunan orang, namun tidak ada yang berani mendekat.
Sayangnya, tatapan tuan muda Mu sama sekali tidak tertuju pada mereka, Mu Zhan Bei benar-benar seperti yang dikatakan orang-orang, dia melihat wanita seperti tidak melihat apapun.
Juga tidak tahu wanita mana yang begitu beruntung yang bisa disukai olehnya.
Mengenai Gu An Ran, siapa yang tidak tahu kalau dia hanyalah orang yang diatur oleh petua?
Tuan muda Mu tidak mungkin menyukai orang utan yang jelek itu.
“Tuan muda, nyonya sedang makan di ujung ruangan.” Melihat tatapan Mu Zhan Bei melihat ke sekeliling aula, Li Ye berinisiatif untuk melaporkan.
Mu Zhan Bei tidak menjawab, tatapannya tertuju pada sebuah bayangan yang ada di kejauhan, sama sekali tidak menunggu lagi.
Setelah turun, dia langsung menemukan tempat Gu An Ran berada.
Tapi, semua wanita terus menghampiri ke arahnya, namun gadis itu malah sama sekali tidak menatapnya.
Sengaja yah? Benar-benar begitu tidak peduli padanya?
“Tuan muda Mu.” Akhirnya, ada orang yang memberanikan diri membawa bir ke hadapan Mu Zhan Bei.
Adalah Gu Wei Zi!
Malam ini Gu Wei Zi memakai gaun panjang berlian imitasi yang hampir tergerai di lantai, kerah baju yang berbentuk V tidak sampai membuatnya terlihat jelas, tapi sangat seksi dan menggoda.
Setiap gerakannya begitu indah seperti sedang menari, sangat lembut.
Terutama garis dadanya, membuuat tatapan pria bergelombang, sangat tertarik.
“Tuan muda Mu, kemarin saat anda datang aku tidak melayanimu dengan baik, semoga tuan muda Mu memaafkanku.”
Cangkir birnya sudah disodorkan ke hadapan Mu Zhan Bei, suara yang indah itu sebelum air.
“Wei Zi sudah meminta maaf padamu, semoga tuan muda Mu tidak mempermasalahkannya, lain kali saat kamu datang, Wei Zi pasti akan melayani anda dengan baik!”
Tatapan Mu Zhan Bei malah melewatinya, mengarah ke tubuh ramping yang ada di sudut.
Saat ini Gu An Ran pun melihat ke arahnya, tapi, juga hanya sekilas saja dan langsung disimpan kembali.
Ada wanita yang menyulang calon suaminya, dia tidak hanya tidak peduli, bahkan juga menerima minuman yang dibawakan oleh seorang pria!
Mu Zhan Bei terlihat tidak berekspresi, tatapannya malah terlihat tidak senang.
__ADS_1
Bagus, wanita ini! Sangat bagus!
Tangannya langsung diangkat, mengambil bir yang tidak tahu siapa diantarkan siapa dan langsung meneguknya sampai habis.