Rahasia Kecil Tuan Mu

Rahasia Kecil Tuan Mu
Bab 300 Kenapa Bisa Jadi Seperti Ini?


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Saat selesai kelas sore, beberapa orang bersiap untuk kembali ke gedung perusahaan Grup Jiang dan ponsel Gu Anran berdering.


Li Ye.


Hello! Im an artic!


Hatinya terasa terjerat, bergegas mengangkat panggilan telepon, “Li Ye, bagaimana?”


Li Ye dari pagi sudah mendapatkan laporan identifikasi Gu Anran dengan Nyonya Tua. Sekarang sedang membandingkan informasi DNA dengan sistem rumah sakit?


Dia terlalu bersemangat bahkan sampai jari tangan yang memegang ponsel ikut bergetar, nafasnya juga menjadi lebi cepat.


“Ran Ran…” Su Xiaomi ingin pergi ke sana tapi ditarik kembali oleh Yang Yi.


Hello! Im an artic!


“Jangan ganggu dia, ada masalah penting.”


Yang Yi berpikir-pikir lagi, lekas menatapi Qin Zhizhou, “Tian You sedang pergi hari ini. Kamu bawa mereka pergi ke Grup Jiang. Aku dan Ran Ran ingin keluar sebentar.”


“Kamu juga pergi?” Nada bicara Su Xiaomi terdengar tidak senang. Kenapa Yang Yi mengetahui masalah Ran Ran sedangkan dirinya tidak?


“Masalah kecil saja.” Yang Yi mendorong Su Xiaomi, “Cepatlah. Kami agak malam pulangnya.”


Su Xiaomi merasa tidak berdaya dan tidak mengganggu mereka lagi karena melihat mereka sedang ada masalah.


Setelah mereka pergi, Yang Yi berjalan ke arah Gu Anran.


Kebetulan juga Gu Anran mengakhiri panggilan teleponnya dan melihat Yang Yi, “Aku ingin pergi menemui Li Ye.”


“Aku mengerti. Hari ini aku bawa mobil ke sini, ayo.”


Perusahaan memberikan setiap orang sebuah mobil baru agar lebih memudahkan mereka.


“Baiklah, di Café Shang Dao.”


Café Shang Dao tidak begitu jauh dari sekolah. Yang Yi membawa mobil dan mereka tiba di tempat beberapa menit kemudian.


Saat memasuki Café Shang Dao, tiba-tiba terlintas sesuatu di dalam benak Gu Anran.


Kapan dia datang kemari waktu itu? sepertinya Gu Weizi yang mengajaknya.


Tapi, saat itu Gu Weizi terlihat sangat aneh. Mengajaknya keluar tapi tidak ada masalah, tapi dia ingat saat itu dia merasakan suatu perasaan yang janggal.


Seperti sengaja melakukan sesuatu. Apa yang sebenarnya ingin dia lakukan?


Kapan masalah itu terjadi? Apakah dia sudah memalsukan identitasnya?


Saat itu……


“Ran Ran, kenapa berdiri terus dan tidak masuk?”

__ADS_1


Saat Gu Anran hampir teringat akan sesuatu, tapi dia malah diganggu oleh Yang Yi.


Ada beberapa adegan yang terlintas di benaknya, tapi setelah diganggu, adegan itu malah tak bisa diingatnya lagi.


Gu Anran menggelengkan kepala kemudian menoleh melihat Yang Yi dan berkata, “Ada yang perlu aku bahas dengan Li Ye.”


“Baik, aku mengerti. Aku akan duduk di meja yang lain untuk minum kopi sambil menunggu kamu.”


Yang Yi sudah melihat Li Ye. Dia berjalan ke meja yang jauh di sana dan mencari pelayan untuk memesan makanan.


Gu Anran berjalan ke arah Li Ye. Setiap langkahnya terasa sangat berat tapi malah disertai dengan rasa keingintahuan.


Suasana hatinya sangat kacau, sangat penasaran, sangat panik dan tidak tenang. Perasaan apa saja semua hadir dan membuat dirinya tampak tidak begitu bagus.


Dari pintu café, Gu Anran berjalan menuju ke tempat Li Ye dan 20 langkah yang berjarak dekat terasa sangat panjang baginya.


Dengan tidak mudah, akhirnya dia berada di depan Li Ye dan duduk di hadapannya.


“Minumlah sedikit.” Li Ye sudah memesan kopi untuknya.


Gu Anran meminum setengah cangkir dalam sekali teguk. Dirinya tidak memiliki niat untuk menikmati bagaimana aroma dari kopi.


“Li Ye, bagaimana? Sudah ada hasilnya?”


Li Ye melihatnya. Saat melihat minum kopi yang bahkan sudut bibirnya ternodai kopi dan tidak memiliki niat untuk menghapusnya.


Li Ye mengambil secarik tisu dan memberikannya kepada Gu Anran. Dengan lembut berkata, “Hapus dulu mulutnya.”


Gu Anran langsung menghapus dan mengepal erat tisu di tangannya.


Li Ye mencurigai sejenak, kemudian mengeluarkan laporan dari dalam map dokumen.


Itu adalah laporan yang diberikan Gu Anran kepada Li Ye dan merupakan hasil identifikasi Gu Anran dan Nyonya Tua.


“Li Ye?” Apa maksud ini? Gu Anran tidak mengerti.


Li Ye mengeluarkan lagi selembar laporan yang berbeda dari dalam map dokumen, “Ini, adalah data DNA pertinggal Nyonya Tua di sistem rumah sakit. Aku tidak tahu apakah kamu bisa mengerti melihatnya.”


Hati Gu Anran tiba-tiba merasa tidak tenang dan jari tangannya semua gemetaran.


Dia mengambil dua lembar laporan tersebut dan dengan teliti membacanya yang dulunya tidak pernah dia lihat dengan baik.


Karena, dia tidak mengerti mengenai DNA ini.


Lagipula, dia hanya melihat hasil akhirnya.


Tapi, kali ini, Li Ye malah berkata, “Nona Ran Ran, bandingkan sebentar dua laporan informasi DNA ini.”


Gu Anran menggigit bibirnya. Mengambil dua laporan tersebut kemudian dengan serius melihatnya.


Banyak yang tidak dia mengerti.


Tulisan Inggris ini terlalu banyak, terlalu rumit dan kacau. Dia mengerti setiap kata, tapi saat menggabungkannya, kepalanya terasa sangat pusing.

__ADS_1


Tapi kenapa… kenapa begitu banyak yang berbeda? Apa maksud dari ini?


“Ini, adalah data DNA yang kamu tinggalkan di rumah sakit. Aku juga sudah mencari informasinya. Coba kamu bandingkan sendiri.”


Li Ye mengeluarkan lagi selembar data laporan dan meletakkannya di hadapan Gu Anran.


Gu Anran mengambil datanya sendiri dan membandingkan informasi laporan identifikasi. Sama, semuanya sama!


Meskipun dia tidak mengerti gambar yang tertera, tapi setidaknya dia bisa melihat dengan jelas. Dua gambar yang disusun untuk dibandingkan tidak ada perbedaan sama sekali.


“Kenapa?” Hatinya mulai terasa seperti terpukul begitu kuat, rasanya begitu berat dan juga… panik!


“Apa maksudmu? Li Ye, beritahu aku, apa maksud ini? Aku tidak mengerti, aku tidak mengerti…”


“Nona Ran Ran, laporan identifikasi ini mungkin ada suatu kesalahan di dalamnya.”


“Kamu bilang, informasi di dalam laporan identifikasi ini, bukan dari Nyonya Tua melainkan aku sendiri yang membuatnya?”


Gu Anran tiba-tiba berdiri, memukul meja dengan kedua tangannya disertai dengan dirinya yang tidak bisa berkata apapun.


“Bu-bukan! Bukan itu!”


“Nona Ran Ran, aku tahu masalah ini. Kamu pasti tidak bisa menerimanya, tapi, aku sendiri yang mencari informasi ini dari sistem rumah sakit. Pasti tidak ada yang salah.”


Dari awal Li Ye sudah memperkirakan dia pasti akan memberi respon yang seperti ini. Dia lekas berdiri dan ingin membuatnya duduk.


Tapi Gu Anran malah menghempaskannya dan membuat tangan besar Li Ye terjatuh.


“Jadi maksudmu, aku memalsukan laporan ini untuk membohongimu dan Tuan Besar Mu, ya?”


“Nona Ran Ran, jangan gegabah dulu. Duduk dulu, mari kita pelan-pelan membahasnya. Aku percaya kamu tidak akan…”


“Apa gunanya kamu mempercayaiku? Kenyataan lebih utama daripada perkataan. Aku sudah memalsukan laporan identifikasi ini!”


Heh, kenapa bisa jadi seperti ini? Bagaimana mungkin ini palsu?


Sampel darah, Nyonya Tua sendirilah yang meninggalkannya di rumah sakit. Bagaimana bisa palsu?


Jika itu palsu, kenapa bisa menyatakan bahwa memiliki hubungan darah dengannya?


Tapi, Li Ye tidak mungkin membohonginya. Alasan apa yang dimiliki Li Ye untuk membohonginya?


Dia sekarang ingin membongkar semua kebohongan Gu Weizi. Li Ye tidak mungkin membantu Gu Weizi.


Kenapa bisa jadi seperti ini? Kenapa?


“Ran Ran…” Yang Yi melihat dia yang tidak seperti biasanya. Dia lekas berjalan kemari, menopang Gu Anran yang terhuyung-huyung, “Ada apa?”


“Data yang mereka dapatkan dari rumah sakit, infromasi DNA nenek, berbeda dengan laporan identifikasi yang ada di tanganku.”


Saat ini Gu Anran tidak tahu siapa yang harus dipercayainya. Tapi, Yang Yi, setidaknya berada di jalan yang sama dengannya.


Mereka pasti pergi melakukan identifikasi ini, bersama mengambil laporannya, Yang Yi pasti tahu hal ini!

__ADS_1


“Tidak mungkin!” Yang Yi melihat Li Ye, terbata-bata mengatakan, “Jelas sekali bahwa sampel itu milik Nyonya Tua. Bagaimana mungkin data DNA bisa berbeda? Kalian ingin membohongi siapa?”


__ADS_2