
Hello! Im an artic!
Yang pergi menjemput Gu An Ran dari tempat tinggal Jiang cuman Li Ye seorang diri.
Hari ini Mu Zhan Bei tidak ada, paviliun Wang Jiang juga tidak ada tamu.
Hello! Im an artic!
Para pelayan melihat Li Ye membawa Gu An Ran, satu-satu tercengang, sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi.
Ditambah lagi, membawa ransel pulang, melihat situasi, seperti ingin tinggal disini.
Gu An Ran sama seperti sebelumnya, menganggukan kepalanya dan tersenyum kepada para pelayan.
Setelah itu, dibawah bantuan Li Ye, menyuruh pelayan membawakan barang bawaan ke lantai dua.
Hello! Im an artic!
Tempat tinggal dia, masih tetap kamar sebelumnya dia.
Dia kira setelah meninggalkannya sekian lama, kamar ini, sekiranya dijajah sama Gu Weizhi.
Tetapi, Gu An Ran terhadap ini, tidak heran.
Walaupun dia hanya kembali untuk waktu singkat, masalah Gu Weizhi, tidak ada hubungannya sama dia.
“Nyonya muda Ran Ran, Tuan besar hari ini pulang ke keluarga Mu, mungkin sedikit malam baru bisa pulang.”
“Kamu tidak pergi membantunya?” Gu An Ran menaruh buku catatan diatas meja, membukanya, tanpa berbalik arah melihatnya.
“Saya sudah mau pergi, Nyonya muda Ran Ran, saya sudah berpesan kepada pelayan, ada perlu hal apa, kamu bisa langsung bilang ke mereka.”
Li Ye takut, Gu Weizhi disini tinggal begitu lama, hati para pelayan sudah mengarah kepadanya.
Tidak tahu apakah Gu An Ran balik, akan merugikannya tidak?
Maka dari itu, dia sengaja mengabari semuanya, Gu An Ran adalah tamu besar dari Tuan muda, siapapun tidak diizinkan memberi ekspresi kepadanya.
Para pelayan telah tergetak olehnya, tetapi, di pavilion Wang, siapa yang bisa membuat hati tuan muda senang, dialah yang harus di baikin semua orang.
Jadi, kedepan Gu An Ran di Pavilion Wang tinggal seperti apa, tetap sesuai keinginan tuan muda.
“Saya mengerti, saya sendiri bisa.”
Gu An Ran akhirnya berpaling, melihat dia, “Li Ye, terimakasih.”
Ucapan terimakasih ini, berasal dari lubuk hatinya.
Li Ye terhadap dia, termasuk sangat baik.
Ketika Mu Zhan Bei ingin meminta dia melaporkannya kepolisi, dia sempat berpikir.
Kenyataanya, pada saat itu, bukan dia yang melaporkannya.
Li Ye menganggukan kepalanya, setelah menyapanya, membalikan badan berjalan keluar ke arah pintu.
Li Ye hari ini terlihat sedikit lemas, seperti seharian tidak tidur, lingkaran hitam mata pun sudah keluar.
__ADS_1
Ketika dia sudah hampir keluar, Gu An Ran dengan nada ringan berkata, “Nyawa dia untuk sementara waktu tidak dalam bahaya, tetapi, dokter mengatakan, tidak tahu kapan baru bisa bangun lagi.”
Li Ye terkejut, tiba-tiba menatap ke arah dia.
Gu An Ran sudah melihat buku catatan tersebut, dengan jarinya yang ramping itu, perlahan mengetik dengan pelan diatas keyboard.
“Lain hari, kamu bisa dengan sendirinya menanyakan kabar dia di rumah sakit, bilang saja temannya, tidak perlu bertanya secara diam-diam.”
“Baiklah” Li Ye menganggukan kepalanya, tidak berkata banyak.
Su Xiao Mi jatuh dari gedung, dia baru mengetahuinya dari Gu An Ran ketika mereka pergi mencari Gu Wei Zhi.
Setiap berpikir tentang orang yang konyol itu, hingga saat ini masih terbaring di kasur rumah sakit, jantung dia seperti diremas, tidak nyaman.
Berjalan ke arah pintu, saat pintu sudah mau ditutup, Li Ye tidak tahan, berpaling melihat ke arah dia.
Punggung Gu An Ran kelihatan sangat ramping, dulu sudah kurus, sekarang, tidak hanya kurus, kelihatannya sangat rapuh.
Dia dengan tenang mengatakan, “Gu Wei Zhi kemarin seharian, terus bersama tuan besar Gu, mama dia tidak keluar negri, tetapi sementara waktu tidak tahu keberadaannya.”
“Li Ye!” Gu An Ran memanggil dengan kencang, berpaling melihat dia, semua mata seperti terkejut.
“Kamu merupakan nyonya muda dihati ku, walaupun, kalian tidak ingin mengakuinya.”
Li Ye tampak agak kesepian, sedikit tidak berdaya.
Sejak mengetahui Su Xiao Mi mengalami kecelakaan, dia tidak pernah tersenyum tulus.
“Saya tidak bisa menebak isi hati tuan muda lagi, saya pikir, tidak ada lagi orang yang bisa menebaknya.”
Dan semua ini, tidak bisa bilang semuanya disebabkan oleh Gu An Ran, walaupun, sebagian besar karena dia.
Dari dulu Tuan muda mencintainya dengan tulus, sisi ini, dia melihatnya dengan jelas.
Tetapi sekarang, dia sendiri juga tidak mengetahuinya.
Kerena, ada kemungkinan, hanya cara Tuan muda untuk membalas dendam.
Mungkin, hanya karena benci.
Siapa tahu?
“Saya mengikuti disisi tuan muda, hal yang tidak disukai tuan muda, saya susah mengurusnya.”
“Saya tahu.” Gu An Ran berdiri, melotot ke arah dia, “Kamu bisa memberitahu saya ini, saya sudah sangat senang, Li Ye, terimakasih, benar-benar terimakasih padamu.”
Li Ye menganggukan kepalanya, seperti perkataan dia, dia merupakan orang dari tuan muda, banyak hal, yang tidak bisa dilakukannya, juga tidak ada cara melakukannya.
Kabar Ye Shuixin, mengatakan diluar negri, maka dari itu, semua orang berpikir, ketika dia berada diluar negri, memikirkan cara pergi ke tempat lain.
Tetapi kenyataannya, dilihat dari kabar yang dia miliki, Ye Shui Xin tidak pergi keluar negri.
Dia tidak tahu apakah dia berada di Bei Ling atau tidak.
Setelah dia pergi, di dalam kamar hanya tersisa Gu An Ran seorang diri.
Dia duduk kembali di kursi, melihat kearah buku catatan dalam laptop, sesaat, baru mengambil alat komunikasi, mengirim kabar kepada Yang Yi secara pribadi.
__ADS_1
Setelah jam sembilan, Gu An Ran makan masakan yang diantar pelayan, langsung di dalam grup kerja, mengirim sebuah artikel yang ditulisnya baru-baru ini.
Suasana dalam grup, seketika menjadi serius dan aktif kembali.
Sebenarnya semua tidak berkata apa-apa, tetapi karena, Gu An Ran kembali mulai bekerja.
Ini adalah grup eksekutif senior mereka di bulan september, Gu An Ran mengetik sebuah paragraf , “Walaupun Xiao Mi untuk sementara waktu tidak hadir, tetapi, pekerjaan harus tetap berjalan.”
Setelah itu, dia membagikan tugas, menyusun kembali semua kerjaan buat tiga bulan kedepan.
Karena kondisi Su Xiao Mi, dia membagikan tugas Su Xiao Mi ke orang lain.
Kemudian, memberikan pekerjaan baru kepada He Ling Zhi.
Selain harus mengurus sebagian besar urusan Su Xiao Mi, dia harus melatih orang baru.
Pekerjaan yang begitu berat, He Ling Zhi tidak akan punya waktu untuk bersedih.
Selama Xiao Mi tidak ada, jika dia mengacaukan pekerjaan Xiao Mi, setelah Xiao Mi kembali, pasti akan sangat kecewa.
Jadinya, He Ling Zhi selain bekerja keras, tidak akan ada lagi kecemasan lain, tunggu Xiao Mi kembali, baru bisa memikirkan hal lain.
Tidak ada lagi energi yang tersisa, untuk mencari masalah dengan Gu Wei Zhi.
Dengan kekuatan Ling Zhi sekarang, tidak mampu untuk melawan Gu Wei Zhi.
Jangankan, mau bertarung melawan kekuatan misterius dibelakang Gu Wei Zhi.
Masalah ini, He Ling Zhi tidak dapat giliran untuk melakukannya.
Seharian, Gu An Ran dipenuhi kesibukan.
Saat malam tiba, Mu Zhan Bei tidak kunjung pulang.
Sendirian di dalam kamar makan malam, meminta pelayan membereskan semuanya, Gu An Ran membuka lemari bajunya.
Baju di dalam lemarinya, ternyata masih sama dengan sebelumnya setelah dia pergi, semua milik dia sendiri.
Dia memilih baju piyama yang digantung dipaling ujung.
Itu merupakan baju yang disiapkan Li Ye tidak lama setelah dia datang, sangat lembut, sangat mempesona.
Dia melepas baju tidurnya, berjalan ke arah kamar mandi.
Setengah jam kemudian, wanita dengan piyama putih dan pink tersebut keluar dari kamar mandi.
Rambut panjangnya masih meneteskan air, seluruh badan putih bersih, sedikit kotor pun tidak ada, cantik seperti bunga anggrek putih.
Mengeringkan rambut panjangnya, dia duduk dikursi, membuka bukunya dengan tatapan serius, sambil lihat, sambil menunggu.
Benar, dia lagi menunggu.
Kemarin muncul masalah seperti itu, hari ini dia pulang, tentunya bukan hanya dia seorang Mu Zhan Bei sendiri.
Jadi, dia tunggu.
Akhirnya, malam jam sembilan lebih, suara mesin terdengar dari luar halaman.
__ADS_1