Rahasia Kecil Tuan Mu

Rahasia Kecil Tuan Mu
Bab 30 Masih Mengatakan Tidak Sengaja?


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Dia memang adalah orang yang begitu lantang, 10 menit, kalau dia tidak turun, Mu Zhan Bei pasti akan menyuruh Li Ye naik dan membawanya pergi!


Gu An Ran terlalu mengerti emosi pria ini.


Hello! Im an artic!


10 menit, dia bahkan tidak sempat minum, langsung mengambil tas dan keluar dari kamar.


Su Xiao Mi dan Yang Yi masih sedang menonton layar telivis yang lebar, Mu Tian You sedang duduk di kursi samping jendela, mengambil ponsel dan tidak tahu sedang melihat berita apa.


“Pergi kemana? Dia bertanya.


“Aku ada urusan, keluar sebentar.” Gu An Ran tidak ingin terlalu banyak menjelaskan.


Hello! Im an artic!


“Aku temani kamu.” Hari ini sudah membuat Ye Fang Fang marah, tidak tahu si wanita pemarah itu akan membalas dendam atau tidak.


“Tidak apa-apa, ada orang yang sedang menungguku, hanya di parkiran saja, aku akan segera kembali.”


“Mungkin setelah pergi tidak akan bisa kembali lagi.” Su Xiao Mi memalingkan kepala dan menggedipkan mata padanya: “Apakah tuan muda Mu sudah menyuruhmu ‘pulang ke rumah’?”


Dia sudah akan segera menjadi calon istri orang, bukankah pulang ke rumah adalah hal yang lazim?


Gu An Ran tetap tidak ingin menjelaskan, hanya berkata: “Adalah tuan muda Mu.”


“Tidak memakai makeup? Aku ada kotak makeup.”


“Sudah makeup.” Bukankah wajah dengan bintikan ini bukan makeup?


“Ran Ran……”


“Nanti baru bicarakan lagi.”


Pintu kamar tertutup, begitu melihat waktu di ponsel, ditambah dengan 2 menit yang terbuang di dalam kamar, sekarang sudah lewat 5 menit.


Setelah keluar, Gu An Ran buru-buru berjalan ke lift, untungnya, tidak ada yang menggunakan lift.


Tidak sampai 10 menit, dia sudah muncul di hadapan mobil tuan muda Mu.


Li Ye membantunya membuka pintu mobil, setelah menunggunya masuk, Li Ye menutup pintu dan pergi.


Suasana sedikit canggung, apa maksud kepergian Li Ye? Apakah mereka ingin berbicara lama di sini?


Mobil ini adalah mobil mewah yang sudah dirombak, ruang bagian tempat duduk belakang dan designnya benar-benar sangat mewah.


Pria berbaring di kursi kulit yang ditidurkan, sedang menutup mata beristirahat, kelihatannya sedikit lelah.


Tadi Gu An Ran sudah tidur sebentar di kamar, saat ini, sudah jam 11 malam.


“Tuan muda Mu….” dia mencoba untuk memanggilnya, orang itu sama sekali tidak ada reaksi.

__ADS_1


Gu An Ran sedikit kesal, menyuruhnya turun malah hanya sibuk beristirahat, apa maksudnya ini?


Bahu Mu Zhan Bei sepertinya ada sesuatu, awalnya Gu An Ran tidak ingin memperdulikannya, namun secara refleks menatapnay sejenak.


Tuan muda Mu memiliki alergi ringan, kalau ada sesuatu ditubuhnya dia pasti tidak nyaman, Gu An Ran ragu sejenak, akhirnya menghampiri dan mengaambil bulu di bahunya.


Tidak menduga barusan ingin menarik tangannya kembali, pria yang kelihatan seperti sudah tertidur itu tiba-tiba membuka mata, dan langsung menahan pergelangan tangannya.


Dia hanya menariknya dengaan pelan, Gu An Ran malah langsung kehilangan keseimbangan dan masuk ke dalam pelukannya.


“Tuan muda Mu….”


“Kamu ingin menggodaku lagi?” suara pria terdengar berat, dari aroma bir di tubuhnya, kelihatannya malam ini dia minum banyak.


“Tidak, hanya saja….”


“Kamu tebak aku percaya atau tidak?”


Gu An Ran mengigit bibir, melototinya, dia masih belum selesai menjelaskan namun Mu Zhan Bei sudah mengambil kesimpulan?


“Iya, aku menggodamu, kalau kamu sudah tahu, apakah sudah bisa melepaskan tanganku?”


Malas berdebat dengannya, anak ini kalau sudah menetapkan sesuatu, sangat jarang ada orang yang bisa mengubah pemikirannya.


“Tuan muda Mu, lepaskan aku dulu.” Kalau terus menarik tangannya, dia hanya bisa melanjutkan postur bersandar pada tubuhnya, sama sekali tidak bisa bangkit.


“Sudah menggodaku dan ingin menghindar?” Mu Zhan Bei memicingkan mata, sepasang matanya menyembunyikan sebuah aura yang membuat orang tidak tenang.


Gu An Ran mencium aroma yang mengerikan, buru-buru menekan pada kaki Mu Zhan Bei dan bangkit.


“Kamu!” kalau mengatakan barusan benar-benar membantunya mengambil sesuatu, kalau begitu sekarang masih bisa mengatakan bukan sengaja?


Mungkin sudah terbiasa dengan tuan muda Mu yang dingin, disaat tangan Gu An Ran menyentuhnya, karena tidak tahan, wajahnya langsung berubah.


“Aku bukan! Bukan sengaja!” Gu An Ran begitu terkejut sampai hampir pingsan!


Tuhan! Apa yang terjadi! Dia bahkan mempermainkan tuan muda Mu! Sangat ingin menjerit!


Dengan panik ingin bangkit dari tubuhnya, namun sepertinya ingin menyentuh lebih banyak tempat lagi.


Tubuh pria, juga semakin tegang dan keras karena asal di sentuh olehnya!


Telapak tangan pria tiba-tiba jatuh di pinggulnya dan langsung menekannya: “Jangan asal bergerak!”


Mungkin karena malam ini minum beberapa cangkir bir, kalau tidak, dia juga tidak akan langsung menyuruh Gu An Ran turun setelah mendengarnya menginap di hotel dengan beberapa pria dan wanita.


Juga tidak akan hampir…….kehilang kendali setelah disentuh olehnya!


Gu An Ran bersandar di kakinya, sama sekali tidak berani asal bergerak: “Aku benar-benar……tidak sengaja.”


Dengan postur yang sangat tidak bagus menekan kaki Mu Zhan Bei, Gu An Ran dengan jelas merasakan setiap perubahan pada tubuh Mu Zhan Bei.


Pria yang tahan nafsu apaan! Tidak tahu siapa yang menyebarkan informasi palsu ini, benar-benar ingin menghabisi orang itu!

__ADS_1


Tangan pria masih menekan pinggul bagian belakangnya, suhu jarinya, sepertinya mengenai kulit Gu An Ran melalui bajunya.


Dalam seketika, membuat sekujur tubuh Gu An Ran menjadi tegang.


Pertama kali mereka, sepertinya juga di dalam mobil.


“Apa yang kamu pikirkan?” suara serak pria terdengar dari atas kepalanya, terdengar seperti orang yang dibegitu sadar.


“Hanya teringat.” Ucapan ini, pasti nyata.


Gu An Ran bergerak, namun tidak menduga tangan Mu Zhan Bei yang terlihat asal di taruh dipinggul nya, tapi, saat dia ingin bangkit, barusan menyadari betapa besar tenaganya!


Gu An Ran ditekan sampai sama sekali tidak bisa bangkit, apa-apaan ini!


“Tuan muda Mu….”


“Bukankah aku sudah menyuruhmu tidak asal bergerak?” nafasnya sedikit kacau.


Kakinya sedang ditekan oleh Gu An Ran, jelas-jelas tidak nyaman, tapi sepertinya juga tidak ingin membiarkannya bangkit.


Dengan rasa menghukum, telapak tangan Mu Zhan Bei yang ada di belakang pinggulnya semakin ke bawah.


“Tuan muda Mu!” Gu An Ran membuka matanya yang berbinar-binar itu dengan besar, berteriak: “Aku tidak akan bergerak, berhentilah!”


Telapak tangan Mu Zhan Bei sudah berhenti, posisi jarinya membuat Gu An Ran merasa malu.


Gu An Ran mengigit bibir, dengan nada kecil berkata: “Kamu biarkan aku bangkit dulu, ada apa….bisa kita bicarakan.”


“Mereka adalah orang-orang pergaulan bebasmu dulu?” mengenai gosip pergaulan bebas nona ketiga keluarga Gu benar-benar tidak sedikit.


Mu Zhan Bei tidak pernah peduli dengan calon istrinya ini, informasinya, dia hampir tidak pernah mendengarnya.


Hanya saja 2 hari ini dia sepertinya terlalu santai, tidak sengaja dan mulai mendalaminya.


“Mereka semua adalah teman baikku! Bukan orang yang melakukan pergaulan bebas denganku!” terhadap temannya sendiri, Gu An Ran pasti melindungi mereka.


“Teman baik.” Mu Zhan Bei memikirkan 2 kata ini, setelah seketika, dengan perlahan berkata: “Termasuk anak kecil yang berdandan itu?”


“Anak kecil yang berdandan apaan?” dan juga anak kecil! Orang ini bisa berbicara atau tidak?


“Walaupun Yang Yi suka membuat gaya rambut dan memakai anting, tapi dia sebenarnya sangat polos, dia juga merupakan ahli komputer.”


“Apalagi Tian You, Tian You sangat tampan dan sangat Man loh?”


Apakah di mata Mu Zhan Bei temannya begitu tidak berharga, di kehidupan sebelumnya, Mu Zhan Bei sudah sangat tidak menyukai dia bersama dengan Xiao Mi dan yang lainnya.


Di kehidupan sebelumnya dia bodoh, benar-benar sangat kagum padanya, apapun yang Mu Zhan Bei katakan dia pasti akan menurutinya.


Demi pria ini, dia bahkan tidak menginginkan temannya!


Di kehidupan ini, dia tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi!


“Kamu jangan berpikir untuk menghalangiku berhubungan dengan mereka, aku tidak akan mendengarkanmu!”

__ADS_1


Nafas pria sepertinya sedikit aneh, telapak tangan yang ada di tubuh Gu An Ran semakin erat, suaranya begitu rendah dan mengerikan: “Benarkah?”


__ADS_2