Rahasia Kecil Tuan Mu

Rahasia Kecil Tuan Mu
Bab 367 Dia Mengapa Begitu Tabu


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Gu An Ran berdiri dihalaman, melihat mobil tuan besar pergi.


Mata indah tersebut secara bertahap menutupi jejak kerumitan.


Hello! Im an artic!


Mu Zhan Bei hendak kembali ke aula, tetapi melihat orang itu masih melihat kearah gerbang paviliun Wang Jiang, tidak dapat melepasnya.


Dia menyipitkan matanya, dengan kesal mengatakan ,”Ingin bermalas-malasan?”


Gu An Ran kembali tersadarkan, melihat ke arah gerbang untuk terakhir kalinya.


Disana, sekarang sudah tidak terlihat bayangan mobil tuan besar.


Hello! Im an artic!


Dia baru menggigit bibirnya, membalikkan kepalanya mengikuti Mu Zhan Bei.


Sarapan belum selesai dimakan, setelah Mu Zhan Bei duduk, dia masih berdiri dibelakangnya.


“Apakah saya pernah bilang tidak membiarkan kamu makan?”


Pelayan wanita? Dia melakukan peran ini dengan baik!


Tetapi, siapa yang membuatnya menjadi pelayan?


Gu An Ran melihat dia, arti dari Tuan Muda Mu, menyuruhnya duduk untuk makan?


Sangat tidak berdaya, disini, dia berdiri disalahkan duduk juga tidak benar.


Tetapi, Kakek Gu sudah pergi, dia juga bisa menghelakan nafasnya.


Hubungan dia dengan Mu Zhan Bei, dia tidak ingin sampai Kakek Gu mengetathuinya.


Jika Kakek mengetahuinya, sekiranya… akan kecewa padanya?


Dia duduk disamping Mu Zhan Bei, pelayan segera mengantarkan sarapan buat dia.


Saat makan pagi, Gu An Ran tidak mengatakan apa-apa, secara diam dan perlahan menghabiskan makanannya.


Saat Mu Zhan Bei menaruh kembali sumpitnya, dia dengan segera menaruh sumpitnya, kemudian berdiri.


“Tuan Muda Mu, saya antarkan kamu keluar.”


“Adakah saya mengatakan mau keluar?”


Perkataan Tuan Muda Mu, membuat Gu An Ran seketika panik.


Tidak keluar rumah? Dengan begitu… apakah dia ingin tinggal?


Buat apa tinggal dirumah?


“Ikut saya naik ke atas”


Satu patah kata, membuat badan Gu An Ran bergetar, kakinya mulai merasa lemas.


Orang yang bisa membuat wanita terkejut hingga kaki lemas, di seluruh dunia ini, takutnya hanya Tuan Muda Mu seseorang.


Masih pagi, buat apa ikut dia ke atas?


Dia dengan gemetar berjalan dibelakangnya, ketika masuk kedalam kamar, setiap sel didalam tubuhnya, seperti sedang meneriaki tolong!


Mu Zhan Bei berjalan kedepan meja, Gu An Ran yang berjarak sekitaran lima langkah dengannya, tidak berani mendekatinya.


“Takut saya?”

__ADS_1


Dia tidak menoleh.


Gu An Ran tidak tahu bagaimana cara untuk menjawabnya, kenyataannya, pertanyaan ini tidak memerlukan jawaban.


“Kapan ujian?”


“Ujian?” Otak Tuan Muda Gu perpikir dengan cepat, Gu An Ran menghabiskan beberapa detik, baru bisa bereaksi.


“Satu bulan lagi.” Dia segera menjawabnya.


“Setiap tidak bisa mencapai nilai sembilan puluh, waktu persiapan digandakan.”


Mu Zhan Bei mengambil tas komputer, pergi.


Punggungnya masih terasa dingin.


Bukannya bilang tidak keluar!


Isi hati pria tersebut, bagaikan jarum di dasar laut, tidak dapat ditebak.


Gu An Ran ingin pergi bersamanya dan mengantar dia keluar rumah, pekerjaan ini baru mirip seorang pelayan.


Tetapi, dengan nada yang penuh kebencian , “Menjauh dariku, sangat mengganggu!”


Dia segera menyimpan langkahnya, ekspresinya kesal.


Apa dia mengira dia ingin pergi dengannya? Bukannya dia dipaksa untuk melayaninya?


Benar saja!


Tetapi, setiap mata pelajaran harus di atas sembilan puluh…. Bagi orang yang sering bolos sepertinya, apakah sedikit sulit?


Gu An Ran menghelakan nafasnya, setelah Mu Zhan Bei keluar, dia mulai berjalan, mengarah ke kamar sendiri.


Tetapi tidak terduga, melihat di atas meja Mu Zhan Bei, tersusun beberapa buku.


Buku ini, mengapa begitu familiar?


Bukankah buku pelajaran mereka semester ini?


Di atas meja Mu Zhan Bei, mengapa ada buku pelajaran semester mereka?


Mengambil dan melihatnya, mata Gu An Ran tiba-tiba berbinar.


Ini buku catatan siapa?


Dibagian atas setiap buku, disana poin pentingnya, setiap poin itu saat ujian harus banyak diperhatikan, semua sudah ditandainya.


Meskipun tulisannya tidak begitu bagus, tetapi sangat familiar.


Ini… tulisan tangan He Lingzhi!


Gu An Ran tiba-tiba membalikan badannya, membawa bukunya mengejarnya kebawah.


Didepan pintu aula, MayBach melaju keluar, sekejap hilang dari kasat mata.


Dia sudah pergi.


Ternyata dia mengutus orang memanggil He Lingzhi, membuatkan buku catatan buatnya, mengantarkannya kembali kesini!


Hari dia pergi kesekolah, lebih buruk dari He Lingzhi.


Orang adalah ketua kelas, sekalipun sibuk, mata pelajaran tidak akan tertinggal.


Buku pelajaran He Lingzhi, lebih bagus darinya.


Dia cuman tidak mengerti, mengapa Tuan Muda Mu melakukan hal ini?

__ADS_1


Memeluk buku catatan dipelukannya, melihat halaman yang sudah kosong, perasaan Gu An Ran merasa sedih.


Ada perasaan, yang campur aduk.


Sekian lama memandangnya, Gu An Ran akhirnya membalikan badannya, mengarah ke lantai atas.


Baru masuk kedalam kamar, langsung menerima panggilan dari Yang Yi ,”Ran Ran, kamu hari ini kemana?”


“Saya… ” Gu An Ran terdiam sejenak, baru mengatakan ,”Saya di tempat teman, Yang Yi, ada hal apa cari saya, apakah ada penemuan baru?”


“Dalam sistem imigrasi bandara, tidak ada informasi tentang Ye Shuixin.”


Setelah Yang Yi menerima informasi dari dia, langsung dibeberapa situs jaringan mencarinya.


Tetapi hingga kini, tidak ada kabar tentang Ye Shuixin.


“Kamu bilang Ye Shuixin tidak keluar negri, jika dilihat sekarang, benar perkataanmu. Tetapi Ran Ran, mereka pasti mempunyai teknisi komputer yang hebat, jika tidak, informasi yang saya telusuri, tidak mungkin tidak cocok.”


“Benar” Gu An Ran menganggukan kepalanya.


Orang dibelakang mereka, pasti ada teknisi komputer yang hebat.


Bahkan mereka berhasil membobol database rumah sakit, dan juga dapat memodifikasi seluruh catatan DNA nyonya besar.


Bukan orang alih, sama sekali tidak bisa melakukannya.


“Yang Yi, Gu Weizhi secara dadakan menjadi cucu perempuan keluarga Gu, kamu bantu aku telusuri, sebenarnya Ye Shuxin melakukan apa dibelakang ayah saya.”


Tadi sebenarnya ingin menanyakannya, tetapi, Gu Weizhi ada dilapangan.


Sebenarnya Gu An Ran sendiri ada firasat, ada beberapa hal, mungkin, berhubungan dengan dirinya.


Tetapi dia tidak bisa menelusurinya sekarang, tidak ada yang bisa ditelusurinya.


Saat itu menelusuri masalah nenek, hampir mencelakai Yang Yi.


Sekarang sebelum situasinya jelas, dia tidak berani melibatkan Yang Yi.


Tadi sebelum tuan besar meninggalkan dia, dia meminta nomor telepon Gu Jingyuan.


Masalah ini, biarkan dia menelusurinya sendiri.


Tetapi, Ling Zhou, terlalu jauh dari sini, dan Mu Zhan Bei, untuk sementara takutnya tidak membiarkan dia pergi.


Ingin menelusurinya, sekarang bukan saatnya.


Didalam kamar melihat seharian buku, siang setelah makan, mendadak ingin keluar jalan-jalan.


Bukan paviliun Wang Jie, tetapi, halaman belakang.


Mu Zhan Bei tidak bermaksud untuk memenjarainya di Paviliun Wang Jie.


Dia sendiri dari paviliun Wang Jiang keluar, mengendarai minibus, mengarah ke halaman belakang keluarga Mu.


Minibus berhenti di danau yang dipenuhi, sekarang disini, sudah menjadi sebuah taman.


Gunung palsu, bunga rumput, pepohonan.


Hanya tidak ada lagi danau, jalan tersebut.


Tempat dimana dia berdiri, adalah tempat dimana nenek terjadi masalah.


Sebenarnya disini ada sebuah jalan, tidak jauh dari jalan tersebut, sebenarnya ada sebuah danau.


Tuan besar mengapa ingin secepatnya, menutupi danau ini?


Dia orang yang sudah melewati berbagai macam cobaan, tidak mampu menghadapi kematian nyonya besar?

__ADS_1


Mengapa kejadian nyonya besar tersebut membuatnya menjadi tabu?


Bahkan hingga danau ditutupinya?


__ADS_2