
Salah seorang Cultivator Red Scorpion menyerang, Sosok Berjubah Hitam menepis, lalu memukul hingga terpental mengenai rekannya beberapa meter.
"BUNUH DIA!"
Empat Cultivator Red Scorpion kembali menyerang, kali ini Sosok Berjubah Hitam mengeluarkan sebilah pedang.
Klang! Klang! Swosh!
Suara dentuman pedang terdengar, empat Cultivator Red Scorpion berempat menyerang menggunakan formasi, mereka merupakan Cultivator Qi Gathering tingkat 10, meskipun Sosok Berjubah itu dapat mengalahkan mereka, bantuan dari Red Scorpion akan datang, hal itu membuat mereka merasa di atas angin.
Namun hal yang tidak terduga terjadi, arus pertarungan yang semula seimbang menjadi berat sebelah, selain itu mereka baru sadar jika Sosok Berjubah yang mereka lawan tidak dapat diketahui tingkat praktisinya.
Slash!
Beberapa tebasan cepat seketika membunuh empat Cultivator Red Scorpion dengan mudahnya.
"Lumayan, tapi kami tidak mempunyai banyak waktu untuk bermain denganmu jadi, " pemimpin pasukan Red Scorpion bertepuk tangan, seketika beberapa Cultivator Red Scorpion muncul dari balik pohon.
"BUNUH DIA!" Seru Pemimpin Red Scorpion.
__ADS_1
Pasukan Cultivator Red Scorpion mengeluarkan dagger, jumlah mereka mencapai puluhan, karena dilatih dengan baik sebagai seorang Pembunuh Bayaran, gerakan mereka nampak begitu cepat dan lincah.
Meskipun begitu, mereka sama sekali tidak sadar jika suhu udara di sekitar mereka kian merendah, mungkin karena lebatnya hujan menutupi hal itu.
Melihat beberapa Cultivator Red Scorpion mendekat, tubuh Sosok Berjubah Hitam tiba - tiba perlahan mengeluarkan es.
"Basic Spirit Es? ", Pemimpin Red Scorpion terkejut melihat hal itu, melihat ke sekitar ekspresinya kian berubah, "MUNDU-"
Swosh!
Belum sempat menyelesaikan ucapannya, udara dingin menyapu mereka, semua pasukan Red Scorpion seketika membeku menjadi patung es, pepohonan dan area yang berada sekelilingnya berubah tertutupi es bahkan rintik hujan yang turun sebagian berubah menjadi es.
Pemimpin Red Scorpion dan Cultivator Bermata Satu terkejut dengan hal itu, pandangan mereka terarahkan oleh Sosok Berjubah Hitam yang ada di depannya.
Cultivator Bermata Satu pun sama terkejutnya, dia mengira bahwa Sosok tersebut merupakan bala bantuan dari Sektenya, namun melihat bahwa Sosok itu mempunyai basic spirit es, jelas tebakannya salah.
Sosok Berjubah Hitam tidak menjawab justru berjalan dengan santai, uap dingin keluar dari dalam tudungnya, setiap kali melangkah membuat area sekitarnya tertutupi oleh es.
Melihat sosok tersebut mendekat, Pemimpin Red Scorpion hendak melarikan diri, namun tidak menyangka bawa kedua kakinya terjebak di dalam bongkahan es.
__ADS_1
"JANGAN MENDEKAT! JIKA TIDAK, PRIA INI AKAN-"
Jleb!
Ingin mengancam namun beberapa pisau yang terbuat dari es menancap di betis, lengan dan pundak Pemimpin Red Scorpion, membuat Pria itu meraung kesakitan lalu berteriak.
"KURANG AJAR! AKAN KU BUNUH-"
Swosh!
Duar!
Sosok Berjubah tiba - tiba muncul dihadapannya, lalu membenturkan wajah Pemimpin Red Scorpion beberapa kali ke tanah hingga pingsan.
Setelah membenturkan wajah Pemimpin Red Scorpion hingga tidak sadarkan diri, dia membanting wajah Pria itu seakan tidak merasa bersalah lalu melirik ke Pria yang disampingnya.
Mengetahui Sosok Berjubah Hitam melirik ke arahnya, membuat Cultivator Bermata Satu menelan ludah sekaligus waspada.
Karena bagaimana pun dia tidak tahu bahwa sosok tersebut ingin menolong atau justru merampoknya. Lagi pula Sosok Berjubah Hitam tersebut muncul dan tiba - tiba menyerang tanpa sebab.
__ADS_1
"Jika kau menginginkan harta ini, sampai kapan pun aku tidak akan membiarkannya terjadi, meskipun nyawa sebagai-"
Belum sempat menyelesaikan ucapannya, pandangan Cultivator Bermata Satu menjadi buram lalu jatuh tidak sadarkan diri karena terlalu banyak kehilangan darah.