
"Space Cultivator?" mata Niiu berkilat dingin melihat Sosok berjubah merah yang melarikan diri dengan portal dimensinya.
Saat itu juga demonic beast berbentuk ayam yang dikeluarkan olehnya membuat suara memekik, membuat gendang telinga Nang In serasa ingin pecah.
"In'er! lindungi telingamu menggunakan qi!" ucap Niiu yang sama sekali tidak terpengaruh dengan suara memekik yang dihasilkan demonic beast ayam.
"Baik!" Nang In melakukan apa yang diperintahkan Niiu, kemudian suara yang memekik itu tidak lagi terdengar olehnya.
"Setidaknya Demonic Beast ini sudah menjadi Demonic Lord Beast" ucap Niiu membuat Nang In terkejut.
Nang In mengingat ucapan Lin Yue jika Demonic Beast yang sudah ditingkat Earth Fondation High - Stage akan menjelma menjadi Demonic Lord Beast.
Demonic Lord Beast dapat memerintah Demonic Beast sesuai keinginan mereka karena selain kekuatan, kecerdasan maupun ketangkasan Demonic Lord Beast lebih baik dari Demonic Beast.
Ketika Demonic Lord Beast menembus tingkat yang lebih tinggi maka akan mencapai tingkat Realm Beast, mulai dari sini mereka mempunyai kecerdasan yang setingkat di bawah manusia, mereka berfikir dan dapat berbicara dengan bahasa mereka sendiri atau pun bahasa manusia.
Realm beast mempunyai kemampuan untuk merubah tubuhnya menjadi manusia setengah beast, di ras beast, Realm Beast seperti halnya para bangsawan karena dapat memerintah Demonic Lord Beast dan Demonic Beast.
Tingkat berikutnya adalah Noble Beast, mereka adalah beast yang kekuatannya setingkat dengan Cultivator di ranah Sky Fondation dan Soul Wondering, sedangkan tahap paling akhir atau sempurna adalah King Beast atau Queen Beast.
King beast atau Queen Beast adalah pemimpin para beast, mereka tahapan terakhir atau perubahan paling sempurna dari Demonic Beast, kekuatan mereka setingkat dengan Cultivator di ranah Nascaen Soul bahkan hampir mendekati tingkat Nihility. Keberadaan mereka sedikit lebih banyak dari Divine Beast.
Sedangkan makhluk yang menduduki puncak rantai makanan adalah Divine Beast, jumlah mereka hanya tujuh di seluruh Benua Surga Utara dan merupakan gabungan dari ras Demonic Beast atau pun ras Spirit Beast.
Mengesampingkan kekuatan yang sudah pasti sangat besar, Keberadaan Divine beast mempunyai kecerdasan yang lebih tinggi dari manusia pada umumnya bahkan diantara ketujuhnya terkenal akan kecerdasannya hingga membuat ribuan Cultivator di tingkat Sky Fondation yang hendak menangkapnya tewas karena jebakan buatannya.
Demonic Lord Beast yang berada di depan Nang In adalah Purple Chicken, ayam bewarna ungu yang mempunyai tinggi sepuluh meter dengan paruh kokoh dan kedua sayap yang sangat lebar.
"In'er, sebaiknya kau mundur, biarkan aku yang melawan Demonic Lord Beast ini! Niiu memerintah Nang In untuk mundur karena sebelumnya pemuda itu sudah kelelahan karena pertarungan sebelumnya.
__ADS_1
"Tapi bukankah sangat berbahaya-"
Ucapan Nang In terhenti karena hampir melupakan bahwa Cultivator yang melepaskan aura Sky Fondation High - Stage untuk melerai pertarungan dirinya dengan Sosok berjubah merah adalah Niiu, pemuda itu tertegun seakan menyadari sesuatu, menyentuh wajahnya ia baru sadar bahwa topeng yang ia kenakan sudah hancur karena pertarungan sebelumnya.
Melirik ke arah Niiu yang berekspresi biasa saja setelah melihat wajahnya, Nang In terkekeh jelas wanita itu telah mengetahui identitasnya sedari awal, justru ia memintanya untuk menjadi pengawal karena mengetahui identitas Nang In.
"Apa kau pikir aku tidak mengenalimu meski kau mengenakan topeng?" Niiu memiringkan kepalanya, "Tidak mungkin aku melupakan siapa orang bodoh yang berani menentang Nona Xuan bukan?"
Mengingat ketika dia dan Xuan Li bertengkar ketika memperebutkan Blood Carrot di Sky Treasure House membuat Nang In tersenyum canggung.
Niiu tersenyum sambil menggeleng ringan, "Jika gadis kecil itu sadar jika pemuda bertopeng itu adalah dirimu, mungkin dia akan merasa sangat kesal"
Mengatakan itu Niiu tersenyum ceria, membuat wanita itu semakin cantik dan anggun meski membawa dua buah belati di tangannya.
"Kau benar, itu sebabnya aku harus menutupi wajahku" ucap Nang In sambil tersenyum juga.
Keduanya terlalu nyaman mengobrol hingga tidak menyadari jika Purple Chicken berlari ke arah mereka dengan paruh yang diselimuti air liur, nampaknya sudah sangat lapar dan menjadi gila setelah melihat mangsa di depannya.
Niiu masih tenang melihat Demonic Lord Beast datang ke arahnya, wanita itu menyarungkan kedua belatinya lalu melompat ke udara menghindari serangan Purple Chicken yang mengarah padanya.
"PETOKK!"
Duar
Ledakan besar terjadi ketika paruh tajam Purple Chicken menghancurkan tanah sekitar, menggelengkan kepala untuk menjatuhkan bebatuan yang ada di kepala, Demonic Lord Beast itu melirik ke atas melihat Niiu yang mengarahkan tinjunya ke arahnya.
BANG!
Niiu memukul ubun - ubun Purple Chicken membuat Demonic Lord Beast tersebut membentur tanah, di depan tatapan terkejut Nang In muncul akar - akar raksasa dari dalam tanah yang mengikat erat Demonic Lord Beast tersebut itu hingga kesulitan untuk bernafas.
__ADS_1
Niiu mendekat ke arah Purple Chicken lalu mengelus dagu nampak sedang memikirkan sesuatu yang sangat penting.
"Hmmm karena ingin menjaga berat badan, beberapa hari ini Nona menolak untuk memakan semua jenis daging, khususnya ayam. Padahal ayam sangat bagus di usianya yang sekarang, tapi jika sesekali tidak apa - apa bukan?" Niiu tersenyum sambil memegang dagunya, "Kalau begitu sudah ku putuskan, makan malam hari ini adalah ayam bakar"
Niiu tersenyum ceria lalu menepuk - nepuk kepala Purple Chicken, menyadari jika manusia di depannya ingin menjadikan dirinya sebagai makanan, membuat ekspresi ayam raksasa menjadi gelap, Demonic Lord Beast itu seketika berkokok dan berontak dengan segenap tenaga agar meloloskan diri dari akar yang mengikatnya, namun hasilnya nihil.
Karena akar yang dikeluarkan Niiu akan melilit semakin erat seiring Demonic Lord Beast itu bergerak, semakin erat sehingga mustahil baginya untuk lolos di kondisinya yang sekarang.
"Hehe menyerah saja, aku berjanji akan memberi kematian yang layak untukmu" Niiu tersenyum ramah ke arah Purple Chicken, namun bagi makhluk itu senyuman manusia di depannya lebih seperti senyuman iblis.
Melihat ekspresi putus asa Purple Chicken membuat sudut bibir Nang In berkedut, ia tidak menyangka bahwa Demonic Lord Beast yang terkenal akan keganasannya akan bernasib sial dengan menjadi menu makan malam!
"Baiklah ucapkan selamat tinggal!" Niiu tersenyum mengeluarkan sebuah belati yang dialiri qi bewarna merah mudah lalu mengayunkannya dengan lembut.
Slash!
Kepala Purple Chicken seketika terpotong dari lehernya dengan mudah seperti tahu yang teriris dengan rapi, membuat darah kental bewarna ungu bercipratan di tanah sekitarnya. Setelah itu Niiu memasukkan bangkai Purple Chicken ke dalam space ring yang dikhususkan untuk menyimpan bangkai atau mayat.
"Akhirnya aku akan makan daging ayam~"
Niiu tersenyum cerah mendapat daging untuk malam hari, sebelumnya ia sama sekali tidak memakan daging karena mengikuti Xuan Li yang hanya memakan sayur - sayuran karena sedang menjaga berat badan.
Melihat ekspresi ceria Niiu membuat Nang In tersenyum sambil menggeleng ringan, meski sudah dewasa wanita itu kerap menunjukkan sisi kekanak-kanakannya.
"Niiu! di mana kau berada!"
Pada saat itu terdengar suara dari seorang gadis yang seperti baru terbangun dari tidurnya, melirik ke sumber suara ia melihat Xuan Li yang keluar dari lubang penginapan sambil menggosok - gosok matanya.
Menyadari bahwa Nang In saat ini sedang tidak memakai topeng, membuat pemuda itu panik, jika Xuan Li melihatnya maka gadis itu akan langsung menyerangnya bahkan akan memecatnya menjadi pengawal dan keinginannya untuk mendapatkan Blood Carrot akan pupus!
__ADS_1