Road To Immortality

Road To Immortality
Tidak Bertanggung Jawab


__ADS_3

Gong Mu dan Nang In kembali ke kamar Tetua Heng dirawat, melihat kedatangan sosok Alchemist tua tersebut membuat semua yang ada di dalam kamar merasa terkejut.


Heng Luo lebih dulu mendekat ke arah Gong Mu, "Tuan Alchemist, apakah ada spirit herb yang anda butuhkan lagi? jika benar maka kami akan segera menyiapkannya"


Membuat penangkal racun tingkat 5 membutuhkan spirit herb yang berkualitas tinggi dan jumlah yang tidak sedikit, itu sebabnya wajar jika Gong Mu meminta banyak spirit herb karena proses pembuatannya yang membutuhkan banyak elixir.


"Tidak perlu, lagi pula aku sudah membuat pil penangkalnya" Gong Mu memberikan botol giok yang berisi Privilion Pill kepada Heng Luo.


Mendengar itu Heng Luo terkejut, "A - Apakah mungkin membuat pil penangkal racun tingkat lima membutuhkan waktu sesingkat ini?"


Umumnya membuat penangkal racun tingkat 5 membutuhkan waktu berhari - hari bahkan bisa sampai berbulan - bulan, karena semakin tinggi kualitas suatu pil maka membutuhkan waktu dan tentu keterampilan Alchemist sendiri yang menjadi faktor utama cepat atau lambat dalam pembuatan pil tersebut.


Ketika mengecek pil yang ada di dalam botol giok, tubuh Heng Luo sedikit bergetar, "I - Ini Privilion Pill dengan kemurnian 60% - 70%?!"


Melihat ekspresi Heng Luo yang begitu terkejut dan takjub, semua orang yang melihatnya merasa penasaran, Jun Hei mendekat ke Heng Luo dan mengecek apa yang ada di dalam botol giok tersebut.


"Ini Privilion Pill, bukankah pil ini digunakan untuk menangkal racun tingkat 2?" Jun Hei menaikkan satu alisnya, seingatnya Privilion Pill digunakan untuk menangkal racun tingkat 2 bukan untuk menangkal racun tingkat 5.


Miang Hao merebut botol giok dari tangan Jun Hui, "Dasar bodoh, meski ini hanya Privilion Pill, tapi setidaknya pil ini memiliki 60% - 70% tingkat kemurnian, seharusnya cukup untuk mengobati racun tingkat empat bahkan sampai tingkat lima!"


Mendengar hinaan yang dilontarkan untuknya, Jun Hui berdecak tidak puas, sedangkan Bao Yu dan Mei Yin mereka terkejut dengan apa yang diucapkan Miang Hao.

__ADS_1


"Paman, apa benar yang dikatakan Hao gege, bahwa pil ini dapat menyembuhkan kakek?" ucap Bao Yu memastikan.


Heng Luo mengangguk, "Tentu, meski hanya sebuah Privilion Pill, namun dilihat dari tingkat kemurniannya, itu cukup untuk membersihkan racun yang mengendap di dalam tubuh Kakekmu"


"Kalau begitu, ayo kita obati kakek, paman!" Bao Yu mendadak bersemangat, kesedihan di wajahnya sedikit berkurang.


Heng Luo melirik ke arah Gong Mu untuk meminta izin, Gong Mu mengangguk mengizinkan, "Meski aku berhasil membuatnya, namun aku tidak menjamin khasiatnya"


"Saya percaya dengan khasiat pil yang anda buat Tuan, terima kasih banyak" Bao Yu membungkuk hormat, gadis itu meneteskan air mata penuh syukur karena kakeknya masih mempunyai kesempatan untuk diselamatkan.


Heng Luo menangkupkan tinjunya, "Tentu saya pun percaya dengan khasiat pil yang anda buat, mulai sekarang dan seterusnya anda adalah tamu istimewa Southern Spear Sect, jadi jangan sungkan untuk meminta bantuan kami"


Nang In tentu mengetahui apa yang dipikirkan Gong Mu, dirinya akan mendapatkan keuntungan yang berlimpah baik itu harta, elixir bahkan sekutu yang kuat karena mendapatkan hutang budi dari sekte tingkat atas. Ya, hal itu terjadi jika dirinya bukanlah seorang buronan yang sedang dicari oleh seluruh sekte aliran hitam.


Tidak ada jaminan bahwa Southern Spear Sect akan terus menjadi sekutunya jika tau bahwa dirinya merupakan seorang buronan. Selain tidak ingin menjadi incaran seluruh sekte aliran hitam dan sekte aliran putih, para Tetua Southern Spear Sect pasti tergiur dengan imbalan yang didapatkan ketika berhasil menangkap Nang In.


Waspada dan berperasangka buruk adalah sikap yang harus ia terapkan untuk saat ini,


setidaknya sampai situasi cukup membaik dan dirinya cukup mampu untuk melindungi dirinya sendiri.


"Kalau begitu cepat masukkan pil ini ke dalam mulut Kakekmu" ucap Gong Mu.

__ADS_1


Bao Yu mengeluarkan pil yang ada di dalam botol, semua yang berada di dalam kamar begitu terpukau dengan aroma dan aura hangat yang terpancar dari pil itu.


Bao Yu segera memasukkan pil tersebut ke dalam mulut Tetua Heng, ia berharap bahwa kakeknya dapat segera sadar.


"Sebaiknya kita semua keluar, Privilion Pill membutuhkan beberapa hari agar dapat mengeluarkan racun yang mengendap di dalam tubuh Tetua Heng"


Mei Yin menepuk pelan pundak Bao Yu memberi isyarat untuk meninggalkan kamar, saat semua orang hampir meninggalkan kamar, sebuah kejadian yang aneh terjadi.


"Paman, apa yang terjadi pada Kakek!"


Tubuh Heng Jian mengeluarkan qi putih yang hampir memenuhi seisi kamar, semua yang melihatnya terkejut, termasuk Gong Mu dan Nang In, ia tidak menyangka bahwa pil yang ia buat akan membuat reaksi yang seperti itu.


"Tenang Yu'er, kakekmu pasti akan baik - baik saja!" Heng Luo menghentikan Bao Yu yang ingin berlari ke arah Heng Jian.


Setelah beberapa saat tubuh Heng Jian berhenti mengeluarkan qi putih lalu keadaannya kembali seperti sebelumnya, masih tidak sadarkan diri namun tubuhnya terlihat membaik.


"Tuan Alchemist, apa yang terjadi pada Kakek?" Bao Yu bertanya dengan ekspresi khawatir.


Mendengar pertanyaan Bao Yu, Gong Mu melirik ke arah Nang In untuk meminta penjelasan, namun pemuda itu justru membuang muka, berlagak bodoh dan tidak tau apa - apa.


Benar - Benar melepas tanggung jawab!

__ADS_1


__ADS_2