
"Red Octopus? Setidaknya demonic beast ini baru menembus Earth Fondation Low - Stage " ucap Fuan Yu.
Di depannya sosok gurita raksasa bermata satu menatap mereka seperti memandang makanan cepat saji, delapan tentakel menggeliat yang dilumuri lendir membuatnya nampak mengerikan sekaligus menjijikan.
"Aku sendiri yang akan melawan gurita jelek ini!" Bai Luinha melemaskan lehernya lalu turun ke air laut, bukannya tenggelam ia justru mengambang karena kakinya membekukan air disekitarnya.
"Jika kau ingin terlihat kuat sebaiknya tidak sekarang, lawanmu kali ini sangat berbahaya!" Zhou Luong memperingatkan Bai Luinha, meski gurita itu baru menembus Earth Fondation Low - Stage namun ukurannya yang raksasa akan cukup merepotkan.
"Aku tidak membutuhkan saran dari orang lemah!" ucap Bai Luinha dengan acuh tak acuh.
"Apa kau bilang!?" Zhou Luong berseru tidak puas.
"Cukup" Fuan Yu menengahi keduanya sebelum berlanjut lebih jauh, "Harusnya kau tidak akan kesulitan bukan jika melawannya sendiri?"
Bai Luinha Menatap Fuan Yu dengan tatapan aneh, "Aku kesulitan? haha jangan bercanda"
Fuan Yu menghela nafas, "Gadis itu begitu mirip dengan ibunya"
Bai Luinha berjalan santai ke arah gurita raksasa sambil melakukan peregangan ringan, sampai di depan makhluk besar itu, Bai Luinha tersenyum lalu melakukan gerakan menantang.
__ADS_1
Meski tidak memahami apa yang dilakukan manusia di depannya, Red Octopus setidaknya tau bahwa mangsanya tengah meremehkannya. Demonic Beast itu langsung mengayunkan tentakelnya dengan cepat.
Bai Luinha masih terdiam ditempat namun uap dingin merembes keluar dari tubuhnya, setelah itu ia mengayunkan tangan kanannya.
Swosh!
Udara dingin berhembus dengan kencang, detik kemudian tentakel dengan seluruh tubuh Red Octopus membeku menjadi patung es, disekitar area pertarungan air yang semula tenang menjadi membeku.
"Serangan yang hebat tapi hanya memperlambat, sama sekali tidak berguna" Zhou Luong mencibir Bai Luinha.
"Dasar bodoh, perhatikan baik - baik!" Fuan Yu memukul kepala Zhou Luong lalu menunjuk patung es bergetar yang seperti ingin hancur namun tertahan sesuatu.
"Ice Magic - Confinement Seal!"
Rune - rune aneh yang menjalar di patung Red Octopus bersinar kemudian bertambah banyak selayaknya sebuah rantai yang mengikat, simbol itu mengurung Red Octopus agar tidak terbebas dari penjara es.
Fuan Yu terkejut melihat jurus yang digunakan Bai Luinha, jurus itu merupakan salah satu jurus yang ada di dalam Eternal Ice Manual, teknik penyegelan yang menggunakan es sebagai wadah dan qi sebagai pengikatnya, es yang dikelilingi segel tersebut akan menjadi abadi tidak mencair selama tidak ada yang merusak segelnya. Meski belum sempurna namun sangat hebat dilakukan oleh gadis berusia 15 tahun.
Alasan mengapa wanita tua itu mengetahuinya karena dalam sejarah diceritakan bahwa jurus yang digunakan gadis di depannya adalah jurus yang digunakan Heaven Seal generasi kedua untuk menyegel Ruler Of Ice, Penguasa Tanah Barat.
__ADS_1
Fuan Yu mengakui bakat Bai Luinha merupakan anugerah dari langit, gadis itu pantas disejajarkan dengan 11 Golden Star, meski agak sombong dan mengesalkan, setidaknya ia bersyukur gadis berbakat sepertinya terlahir di dalam Frozen Island.
"Sepertinya kau berusaha keras untuk mempelajari apa yang diajarkan Nenekmu" Fuan Yu tersenyum kepada Bai Luinha yang selesai menyegel Red Octopus.
Fuan Lui merupakan cultivator terakhir yang mempelajari Ice Eternal Manual, meski tidak mempunyai tubuh khusus seperti milik Bai Luinha, namun neneknya memiliki qi yang cocok untuk mempelajari manual tersebut.
"Apa maksud bibi?" Bai Luinha memiringkan wajahnya, "Nenek tidak pernah mengajarkan jurus ini"
"Lalu kenapa kau dapat menggunakannya?" tanya Fuan Yu dengan terkejut.
"Aku mempelajarinya sendiri"
"Jangan bercanda dengan wanita tua ini!"
Bai Luinha menghela nafas sebelum kembali menambahkan, "Aku menciptakan jurus ini ketika seekor White Bear mengganggu waktu bersantaiku, karena akan lama jika bertarung secara langsung maka aku putuskan untuk mengurungnya, maka terciptalah jurus ini"
Mendengar jawaban yang terkesan asal - asalan dari Bai Luinha, Fuan Yu tidak bisa tidak merasa kesal. bahkan dirinya yang merupakan satu dari 5 cultivator terkuat di Frozen Island tidak memiliki kecocokan untuk mempelajari jurus - jurus yang ada di dalam Ice Eternal Manual.
Melihat bagaimana Bai Luinha mengalahkan Red Octopus dengan mudah membuat Zhou Luong mendengus kesal, jika dirinya yang melawan, tentu akan dikalahkan kurang dari tiga gerakan, hal ini yang membuatnya sangat frustasi karena perbedaan kekuatan mereka terlalu jauh.
__ADS_1
Setelah itu ketiganya kembali melanjutkan perjalanan, selain serangan beberapa demonic beast tingkat rendah tidak ada yang menggangu perjalanan mereka hingga sampai di Kekaisaran Black Sun.