Road To Immortality

Road To Immortality
Sky Treasure House


__ADS_3

Setelah mengetahui bahwa hasil penjualan pil habis dalam waktu singkat, Nang In cukup senang, lagi pula ini pertama kalinya pil buatannya laku dalam waktu yang sangat singkat. Sesuai kesepakatan, Gong Mu membagi keuntungan menjadi dua bagian kepada Nang In, karena bahan untuk membuat pil telah habis, keduanya sepakat untuk membeli bahan - bahan yang baru di Sky Treasure House.


Sky Treasure House merupakan asosiasi pedagang terbesar yang mengakar sejak lama di Benua Surga Utara, mereka terbagi di setiap wilayah Benua, menjual kebutuhan untuk para Cultivator entah itu spirit tool, pil, manual bahkan menjual informasi, tidak sedikit dari para Cultivator yang mengunjungi Sky Treasure House untuk membeli informasi yang ada di sekitar maupun di tempat yang jauh.


Meski hanya sebatas asosiasi yang menekankan jual beli atau informasi, Sky Treasure House termasuk asosiasi beraliran netral yang sama kuatnya dengan sekte bintang 10, meski tidak sekuat Frozen Island, namun para Cultivator bayaran yang bernaung di dalamnya tidak bisa dianggap remeh.


Setelah beberapa saat berjalan, akhirnya mereka berdua sampai di sebuah rumah yang memiliki ukuran raksasa, rumah itu dipenuhi hiasan yang begitu bagus dan mencolok, di depan rumah itu terlihat papan nama yang bertuliskan 'Sky Treasure House' bewarna emas berkilau.


"Bukankah ini terlalu besar untuk ukuran toko di kota sekecil ini?" Nang In mendongak ke atas, memandangi bangunan megah di depannya.


"Hehe tentu tidak Guru, mereka membangun cabang di sini sesuai dengan ukuran kota yang ditinggali"


Ukuran Sky Treasure House terlihat sangat berlebihan untuk ditempatkan di kota kecil seperti di Kota Green Sky, tetapi jika itu di kota besar maka ukurannya akan dua kali lipat lebih besar, Sky Treasure House mempunyai 12 cabang yang menyerupai rumah megah tersebar di seluruh Benua Surga Utara dan di kota ini adalah salah satunya.


Suasana di dekat Sky Treasure House begitu ramai pengunjung, banyak para Cultivator yang lalu lalang masuk ke dalam rumah megah itu untuk membeli keperluan mereka masing - masing. Dua penjaga yang sejak tadi berdiri di depan gerbang, membungkuk hormat kepada Nang In dan Gong Mu, aksinya ini membuat mereka berdua heran, tidak lama dari itu muncul seorang pria paruh baya bersama dua orang di samping kanan dan kirinya dari rumah megah itu.


"Selamat datang di Sky Treasure House Tuan - Tuan terhormat sekalian, perkenalkan nama saya Haocun Hai, House Owner di sini, para pengunjung biasa memanggilku Owner Hai" pria paruh baya itu memperkenalkan diri dengan sopan.


Di setiap Sky Treasure House, masing - masing dari mereka dipimpin oleh House Owner, orang yang bertanggung jawab atas segala kebutuhan yang terjadi pada toko atau yang kerap disebut dengan rumah.


"Terima kasih atas sambutan hangat ini Senior, perkenalkan nama saya Gong Mu dan disebelah saya..."


Nang In memberi kode kepada Gong Mu untuk tidak menyebutnya dengan sebutan macam - macam, "Perkenalkan dia adalah Nang In"


Nang In tersenyum memberi hormat, ia mengira pria tua di depannya sama kuatnya dengan Gong Mu, namun dua pria yang berada di sampingnya, ia sama sekali tidak dapat membaca tingkat praktisinya, tetapi jelas bahwa pria yang berada di samping kanan dan kirinya merupakan pengawal pribadi dari Haocun Hai.


"Saya mendapat laporan, jika ada seorang Golden Alchemist yang menjual pil kualitas tinggi dengan harga yang murah, takdir memang suka melucu, tidak disangka bahwa kita akan bertemu dan Alchemist hebat seperti anda mau mengunjungi toko kecil kami yang kumuh dan bau ini" kata Owner Hai sambil tersenyum ramah.

__ADS_1


Mendengar kata 'kecil' Nang In benar - benar ingin menghajar pria tua di depannya, jelas - jelas Sky Treasure House adalah bangunan yang memakan banyak ruang di kota, bahkan untuk ukuran satu cabang, luasnya hampir menyerupai luas sekte tingkat menengah.


Selain itu ia diam - diam mengagumi kecepatan Owner Hai dalam mendapatkan informasi, berita tentang Gong Mu yang menjual pil kualitas tinggi dengan harga yang murah telah tersebar hampir di seluruh kota, tidak heran jika sekarang banyak yang mengenal pria tua itu.


"Senior terlalu melebih - lebihkan, saya tidak sehebat yang anda pikirkan" Gong Mu menggaruk kepalanya yang tidak gatal, jelas pil yang ia jual merupakan buatan Nang In, jadi pujian yang dilontarkan Owner Hai seharusnya untuk Nang In.


Owner Hai sendiri mengira Nang In adalah murid Gong Mu, jelas Alchemist setingkatnya pasti banyak yang ingin menjadi muridnya, Owner Hai tertegun seakan menyadari sesuatu, "Benar sekali, maafkan ketidaksopanan saya, silahkan masuk, saya akan mengantar kalian masuk ke dalam"


"Tentu"


Gong Mu dan Nang In masuk ke dalam bangunan, di dalamnya berisi berbagai macam tipe spirit tool, pil dan manual yang berjejer rapi, keduanya berjalan hingga ke meja resepsionis tempat penjualan bahan - bahan berada.


Gong Mu dan Nang In membeli banyak set bahan untuk membuat pil, satu set bahan seharga satu spirit stone, biasanya cukup untuk membuat dua atau tiga pil, tentu jika itu tidak gagal, namun kebanyakan Alchemist khususnya tingkat rendah hanya mampu menciptakan satu pil dari satu set bahan.


Sedangkan Nang In, jika ia membuat pil tanpa menggunakan Sun Light Formula ia mampu membuat dua pil, tiga pil jika beruntung. Empat atau lima pil jika ia menggunakan Sun Light Formula.


Nang In berkeliling lebih jauh ke dalam ruangan, ketika melihat - lihat, ia menemukan spirit herb yang menyita perhatiannya.


"Ini Blood Carrot?"


Blood Carrot, wortel yang berwarna merah seperti darah, dari penampilannya saja Nang In dapat menebak setidaknya elixir ini termasuk spirit herb tingkat 4, setidaknya jika dikelola dengan baik maka dapat menjadi pil yang pas untuk Cultivator Earth Fondation naik ke tingkat Sky Fondation atau menjadi penawar racun tingkat 5.


"Baiklah, aku akan membeli beberapa kilo Blood Carrot ini" ucap Nang In dengan senyum di wajahnya.


Nang In langsung mengambil satu ikat Blood Carrot, namun saat itu juga salah seorang gadis ikut mengambil Blood Carrot tersebut.


Gadis itu memiliki rambut coklat dengan gaya ikat samping kanan dan kiri, mata hijau cerah dengan tubuh yang mungil, jelas bahwa ia lebih muda beberapa tahun dari Nang In, tetapi kecantikannya tidak kalah dengan para remaja yang usianya lebih dewasa darinya.

__ADS_1


"Hey! lepaskan tangan baumu dari Blood Carrot milikku!" ucap gadis itu dengan ketus.


Nang In memiringkan wajahnya, "Maafkan aku Nona, namun aku yang lebih dulu memegang Blood Carrot ini, jadi spirit herb ini milikku"


Mendengar ucapan Nang In, gadis itu menaikkan satu alisnya, nampak bingung sekaligus tidak puas dengan ucapan Nang In, "Apa kau gila! Blood Carrot ini milikku, apa kau tidak tau siapa aku!?"


Nang In menatap gadis itu dengan heran, menyadari tatapan Nang In, gadis itu pura - pura batuk lalu mengeluarkan lencana, "Kau lihat lencana ini! aku bagian dari Star Alchemist Association, putri dari Patriack, jika tidak ada yang suka boleh bicara denganku?!"


Gadis itu memamerkan lencana ke segala arah, membuat para pengunjung yang melihatnya menundukkan kepala dengan lemas, jelas karena gadis itu mempunyai latar belakang yang tidak biasa.


"Apa kau menyesal karena mencari urusan denganku? biarku perjelas, tidak ada kata maaf bagimu, aku akan..." gadis itu niatnya ingin merendahkan Nang In, namun ucapannya tercekat karena pemuda di depannya memasang ekspresi datar, tampak tidak peduli sama sekali dengan apa yang dipamerkannya.


Lin Yue pernah menceritakan tentang dua putri dari Patriack Star Alchemist Association, salah satu dari dua itu adalah si bungsu yang memiliki kepribadian ingin menang sendiri dan sombong, namanya Xuan Li, kebetulan gadis itu sekarang sedang berdiri di depan Nang In.


"Jadi kau Putri Patriack Star Alchemist Association?" Nang In memandangi Xuan Li dari bawah hingga atas, "Dari sifat manjamu, sepertinya kau adalah Xuan Li, benar?"


Mendengar ucapan Nang In yang lebih mirip hinaan itu, tubuh Xuan Li bergetar, tangannya mengepal erat, benar - benar tidak menyangka ada orang yang tidak hormat padanya!


Xuan Li maju satu langkah dengan emosi, "Sepertinya kau ingin sekali menjadi mayat kaku! kalau begitu akan aku kabulkan!" Xuan Li memberi kode kepada dua pengawal pribadi di belakangnya, seketika dua orang itu maju sambil menghunuskan pedang.


Melihat hal itu Nang In bersiap dengan kemungkinan terburuk, namun saat itu juga suara tidak asing terdengar.


"Mohon maaf, kami melarang keras pertarungan di dalam Sky Treasure House, meskipun anda berasal dari Star Alchemist Association sekalipun, kami akan bertindak tegas"


Suara tidak asing itu adalah suara Owner Hai bersama dua pengawal pribadi di belakangnya dan Gong Mu berjalan di sampingnya.


Pria tua itu kembali berkata, "Jadi permasalahan apa yang terjadi antara Nona Muda dan Tuan Muda ini, biar pria tua ini menjadi penengahnya?" Owner Hai bertanya dengan sopan.

__ADS_1


__ADS_2