Road To Immortality

Road To Immortality
Cursed Of Revenge


__ADS_3

"Bagaimana ini bisa terjadi!"


Sosok pria kekar menampar wanita yang membawa minuman di depannya hingga terguling - guling di lantai. Melihat pria kekar itu menampar seorang wanita tidak bersalah hanya untuk melampiaskan kekesalannya, orang - orang yang berada di sekitarnya berkeringat dingin.


Jelas sosok yang menjadi pemimpin mereka merupakan orang kejam yang suka berlaku semena - mena kepada para bawahannya, pria itu mempunyai julukan Red Wolf karena mengenakan topeng serigala berwarna merah, sekaligus salah satu Tetua dari organisasi Cursed Of Revenge.


Organisasi pembunuh bayaran yang terlahir dari dendam para Cultivator aliran hitam akibat kekalahan mereka atas Cultivator aliran putih, selain itu Cursed Of Revenge telah mengakar lama di Kekaisaran Blue Diamond, organisasi ini mempunyai kekuatan yang sama dengan sekte bintang 6, membuatnya menjadikan organisasi yang tidak bisa dianggap remeh.


Sebagai salah satu Tetua Cursed Of Revenge, ia merasa marah karena para bawahannya gagal menjalankan perintahnya. Sebulan yang lalu ia mengirim setengah pasukannya untuk membantu Hwang Guo mengambil alih Heaven Moont Sect dan baru sekarang ia tau bahwa misi itu telah gagal.


Tentu gagalnya misi ini tidak bisa lepas dari kepribadian Red Wolf yang selalu mengganggap remeh, bahkan saat malam penyerangan tiba, bukannya ikut menyerang, pria itu sibuk bermalas - malasan dengan para wanita dan botol arak, sama sekali tidak mempunyai rasa tanggung jawab!


"Bagaimana sekte lemah itu bisa bertahan?!" ucap Red Wolf dengan dingin.


"Ma - Maaf Tetua, sebenarnya saat itu Heaven Moont Sect mendapatkan bantuan dari luar"


Salah seorang pembunuh bertopeng harimau menceritakan bahwa Heaven Moont Sect mendapatkan bantuan dari pemuda pengguna basic spirit es, selain kepribadiannya yang kejam, ia mempunyai aura pembunuh yang bisa membuat siapa saja bertekuk lutut, bahkan ia dapat menyerap qi dan menjadikannya miliknya. Tidak hanya itu, dua orang Cultivator yang berasal dari Golden Sword Sect kerap membantu melindungi sekte tersebut.


Mendengar bahwa Cultivator Golden Sword Sect ikut mengacau rencananya, Red Wolf menggigit bawah bibirnya, bahkan jika Cursed Of Shadow menyerang mereka dengan segenap kemampuan, mereka tidak akan bisa menghadapi Golden Sword Sect.


Namun yang mengganggu pikiran Red Wolf adalah pemuda yang memiliki aura pembunuh yang begitu pekat, selain mempunyai basic spirit es, pemuda itu melakukan pembunuhan seperti sedang bernafas.


Hal itu membuatnya penasaran sekaligus mengingat sesuatu tentang sayembara yang diumumkan oleh Black Skull Valley, beberapa tahun lalu sekte terkuat aliran hitam itu membuat sayembara, bagi siapa pun yang dapat menangkap seorang anak yang mencuri harta mereka akan diberikan imbalan. Harta, sumber daya, kekuatan, bahkan jika yang menemukan seorang pria akan dijodohkan dengan salah satu Four Angels, empat wanita tercantik di seluruh Benua Surga Utara.

__ADS_1


Black Skull Valley menjelaskan ciri - ciri anak tersebut secara detail dan harta yang anak itu curi, sebuah giok bewarna merah darah berukuran segenggam tangan, tentu sayembara ini dikhususkan untuk sekte aliran hitam, namun karena beritanya sudah menyebar terlalu jauh, beberapa sekte aliran putih telah mengetahui sayembara tersebut dan berusaha mencari keberadaan Demon Jade, tentu untuk mereka sendiri!


Selain sayembara, Black Skull Valley memberikan peringatan keras jika ada salah satu pihak yang menemukan keberadaan Demon Jade lalu menyembunyikannya, tentu sekte tersebut akan berhadapan langsung dengan mereka dan menerima konsekuensinya.


"Tetua, bagaimana jika kira menyerang mereka sekali lagi, sudah pasti mereka telah melemah dan peluang kita untuk me-"


Jleb!


Ucapan pembunuh bertopeng harimau itu terpotong, karena sebuah belati menancap pada dahinya.


Red Wolf mendengus dingin, "Dasar bodoh, meski mereka melemah namun sekte aliran putih lainnya pasti akan membantu dan melindungi sekte itu"


Ucapan Red Wolf membuat orang yang mendengarnya mengangguk membenarkan, meski Tetua nya itu pemalas, setidaknya otaknya masih berfungsi cukup baik.


"Putraku, kemarilah!" ucap Red Wolf menengok ke arah pojok ruangan, di sana terlihat siluet bertopeng yang sedang memainkan sebilah pisau.


Pemuda itu memberi hormat, "Iya Ayah?"


"Kau pasti telah menebak apa yang ingin Ayah katakan bukan?"


"Pemuda itu mengangguk, "Tentu, Ayah ingin aku membawa pemuda itu kemari, karena menduga bahwa dia adalah bocah pencuri yang dicari Black Skull Valley bukan?


Red Wolf tersenyum lalu tertawa lebar, "Benar sekali Putraku, entah kenapa aku mempunyai firasat bahwa kita harus menemukan bocah itu!"

__ADS_1


"Baik Ayah, kalau begitu aku pergi" ucap pemuda itu lalu pergi.


**


Ketika keluar ruangan pemuda itu langsung disambut oleh sosok bertopeng harimau yang sedari tadi bersandar di tembok.


"Jadi kita akan pergi ke Kekaisaran Black Sun Shaosheng?" ucap sosok bertopeng harimau.


"Benar dan hentikan kebiasaan burukmu memanggil namaku, kita sedang berada di organisasi bodoh!" jawab pemuda itu yang bernama Shaosheng.


Pemuda itu merupakan salah satu dari 11 Golden Stars, 11 Cultivator muda yang dianugrahi bakat dari langit, masing - masing dari mereka mempunyai kemampuan yang begitu hebat diusianya yang begitu muda dan disebut sebagai generasi terkuat dari setiap generasi yang ada.


"Cih tidak seru!", pembunuh bertopeng harimau berdecak tidak puas sambil membuang wajah.


Shaosheng menghela nafas, merasa tidak tahan karena rekan kerja sekaligus teman masa kecilnya berlaku seperti anak kecil.


"Baiklah ayo berangkat, bawa beberapa topeng harimau lagi, karena lawan kita kali ini cukup berbahaya!" ucap Shaosheng pergi meninggalkan pembunuh bertopeng harimau yang masih diam.


"Baiklah, tetapi hey! bisakah kau tidak meninggalkan gadis lemah ini sendiri?!" gadis bertopeng harimau mendengus kesal lalu berlari menyusul Shaosheng yang memasang ekspresi tidak peduli.


Pemuda itu meragukan bagaimana bisa gadis sembrono itu menjadi pembunuh bayaran, selain tingkah lakunya yang seperti anak kecil, gadis itu begitu manja dan bodoh, benar - benar membuatnya pusing harus mengurusi gadis satu ini!


Keduanya berjalan keluar menuju ruangan gelap yang menjadi tempat pertemuan mereka, di luar, mereka disambut oleh beberapa pembunuh bertopeng harimau, jelas Shaosheng memiliki kedudukan dan kekuatan yang lebih tinggi dari mereka.

__ADS_1


"Ayo berangkat!"


Setelah mengatakan itu, Shaosheng memimpin 6 pembunuh bertopeng harimau untuk pergi ke Kekaisaran Black Sun, jelas tujuan mereka adalah untuk menangkap Nang In!


__ADS_2